<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982</id><updated>2012-02-02T18:45:49.601+01:00</updated><category term='Puisi'/><category term='agama'/><category term='Profil Tokoh'/><category term='makanan instan'/><category term='KUMCER'/><category term='kesehatan'/><category term='coretan'/><category term='Menunngu Cinta Negeri'/><category term='Kisti'/><title type='text'>Penaku, Kesaksianku</title><subtitle type='html'>Masih Dalam Tahap Redesign</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>67</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3293933637847197225</id><published>2010-04-29T06:21:00.003+01:00</published><updated>2010-04-29T06:31:41.949+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>"Aura Biru Langit Hongkong=Simfoni Hong Kong=" Kumpulan Novelet karya "Tarian Pena Tiga Serangkai" Anggota FLPHK Share</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kY7-D7kyI/AAAAAAAAALk/7gfJjoCa4CA/s1600/aura+hongkong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kY7-D7kyI/AAAAAAAAALk/7gfJjoCa4CA/s320/aura+hongkong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465427041341641506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Kaki Nurjanah tiba-tiba sulit digerakkan, seakan ada tarikan dari dalam bumi. Dadanya berdebar hebat, jatungnya seakan terkeping-keping karena hentakan dasyat yang datangnya dari bibir perempuan berdiri di depan suaminya, Abdullah. Kedua tangannya meremas ujung jilbab yang menjuntai, dengan bibir gemetar Ia ingin teriak, tetapi terasa kelu seakan tenggorokannya mati. Matanya mulai berkaca-kaca, dengan hati tercabik-cabik Nurjanah menyeret kedua kakinya meninggalkan tempat persembunyiannya yang tidak jauh dari tempat suaminya dan perempuan tidak di kenal itu berdebat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Aku tidak mau tahu. Yang jelas, Mas Abdullah harus bertanggung jawab dengan kehamilanku ini." Kata Nurmala dengah wajah geram. &lt;br /&gt;"Tetapi... Nur...mana mungkin janin itu darah dagingku, dan aku sendiri sudah beristri." Pembelaan Abdullah karena merasa tidak pernah menyentuh perempuan yang di kenal saat sama-sama cuti pulang ke Indonesia dua bulan lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dua kalimat percakapan suaminya dan perempuan lain selalu menari-nari dalam pikiran Nurjanah. Kini hari-harinya murung, sendu, dan tidak ada semangat lagi bekerja. "Benarkah Mas Abdullah mengkhianati pernikahan ini." pekiknya dalam hati dengan air mata kian bebas mengalir di pipinya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                      ********  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sepotong cerita dari Novelet yang berjudul "Simfoni Hongkong" Karya buku ke dua dan sebelumnya sudah lahir buku kumcer berjudul "Sebutir Mutiara untuk Ayah"  Dan Buku ini kado buat milad Forum Lingkar Pena Hong Kong yang ke 5  Sekalian launching pada tanggal 9 Mei 2010 di Houtung School Causeway Bay Hong Kong. Semoga FLPHK sukses selalu.... Amin  Terima Kasih...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Bagi area Hong Kong bila ingin beli bisa hubungi = Ilma 67343775 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila area Indonesia bisa hubungi = http://halamanmoeka.blogspot.com http://jualbukubagus.blogspot.com http://tokoanekakebutuhan.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3293933637847197225?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://ilma-site.blogspot.com' length='0'/><link rel='enclosure' type='mp' href='http://wanailma77.multiply.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3293933637847197225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3293933637847197225&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3293933637847197225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3293933637847197225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2010/04/aura-biru-langit-hongkongsimfoni-hong.html' title='&quot;Aura Biru Langit Hongkong=Simfoni Hong Kong=&quot; Kumpulan Novelet karya &quot;Tarian Pena Tiga Serangkai&quot; Anggota FLPHK Share'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kY7-D7kyI/AAAAAAAAALk/7gfJjoCa4CA/s72-c/aura+hongkong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3941787062549990138</id><published>2009-06-27T00:32:00.004+01:00</published><updated>2009-06-27T02:36:14.606+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>TERJERAT TAKDIR</title><content type='html'>“Alahh…yo paling-paling jadi wanita panggilan, dia itu janda muda, masih cantik lagi.” Kata Mas Tekno siang itu, saat aku dari rumah nenek melihat dia dengan beberapa pemuda kampong sedang gadang didepan rumah tetangga.&lt;br /&gt;Bagaikan disengat kalajengking telingaku saat mendengar baru saja diucapkan Mas Tekno. Aku yakin sindiran itu ditujukan padaku. Sebab, tidak ada orang lain yang lewat selain aku. Seketika telingaku langsung panas, merah. Jantungku berdetak geram, ingin melontarkan makian atau kalau perlu aku tonjok aja mukanya. Tapi aku tahan tanganku. Selain itu, dia dalam  kondisi mabuk, pikirannya kurang normal akibat pengaruh minuman haram, sehingga bicara tanpa dikontrol.&lt;br /&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt; Dengan menyebut Asma Allah, aku minta kekuatan dariNya. Supaya tegar dan tidak terpancing dengan kata-katanya yang basi. Mas Tekno masih tetangga dengan nenekku, aku dengar dia baru  pulang dari Malaysia. Menurut cerita Duwi teman mainku masa kecil, bahwa dia sering jajan. Atau lebih kasarnya beli wanita penghibur. Makanya selama disana dia sering menjumpai wanita Indonesia menjadi pelacur. Sehingga dia mengira bahwa semua wanita yang bekerja diluar negeri sama. Begitu juga penilaiannya tentang yg bekerja di Hongkong.&lt;br /&gt;Dengan kaki kuseret, aku meninggalkan rumah nenek. Aku tetap tersenyum saat berpapasan dengan mereka dan bahkan aku buat secerah mungkin wajahku, meski sedikit aku paksakan. Aku tidak mau terpancing dengan kata-katanya yang bersifat fitnah, tanpa bukti kuat. Hatiku sakit, ingin menjerit tapi imanku masih memberi kesejukan supaya tetap sabar menerima hinaan itu. &lt;br /&gt;“Apakah aku yang salah, bila akhirnya harus menjadi janda?” Mungkin itu pertanyaan yang konyol dan tidak masuk akal. Tidak ada wanita mempunyai cita-cita menjadi janda. Mustahil ada wanita menginginkannya, kecuali ada masalah. Saat masih kecil tidak ada dalam pikiranku kalau ingin menjadi wanita janda.&lt;br /&gt;Semua orang pasti keinginannya sama. Ingin mempunyai suami yang baik dan menjadi wanita terbahagia hidup disambing suami dan anak-anaknya. Tapi semua yang menentukan takdir manusia hanya Allah SWT. Tanpa bisa ditawar atau dihindari. Bahwa manusia boleh berencana tapi Allah yang akan mentukan takdir setiap manusia. &lt;br /&gt;Setiap sujudku, aku selalu memohon diberi kerukunan dan kebahagiaan dalam membangun rumah tangga. Tetapi, takdir hidupku bicara lain, tidak sesuai dengan impian yang selama ini aku idam-idamkan. Akhirnya, aku  pasrah dan menerima dengan hati iklas dan merelakan suamiku dalam dekapan wanita lain. Wanita yang kaya dengan sawah dan harta, dan dapat memberi apapun keinginan mertuaku.&lt;br /&gt;Sedangkan aku datang dari keluarga yang berantakan dan miskin. Sehingga kemenangan jatuh pada wanita itu. Padalah aku adalah istrinya yang pertama, sudah tidak ada artiya lagi dimatanya. Seandanya aku adalah binatang kecoak, mungkin sudah akan diinjak-injak hingga mampus dengan penderitaan. Ya, penderitaan yang kurasakan ciptakan rasa trauma dan luntur rasa percaya diriku. &lt;br /&gt;Saat  mendengar kalau suamiku menikah lagi, bagai godam menghancurkan rasa cintaku  yang selama ini aku jaga. Saat itu juga rasa cintaku luntur bersamaan dengan pisau operasi membelah perutku untuk mengeluarkan bayi darah dagingnya yang disia-siakan. Badanku lemas, seolah aku berada dialam lain. Pikiran tidak dapat bekerja. Berhenti sulit untuk memperkirakan apa yang sudah terjadi dalam hidupku.&lt;br /&gt;Bayangan indah saat masih bersama seolah menari diatas kepala mengucapkan selamat tinggal. Pergi membawa kenangan manis yang pernah kita ukir bersama. Semua sudah berlalu, seakan tidak terjadi apa-apa. Hanya titik-titik air mata menjadi teman sejati menjalan hidup seorang diri membawa bayi yang masih merah dalam dekapanku. &lt;br /&gt;Di usia muda aku sudah berstatus janda cerai. Laki-laki yang selama ini aku cintai dan selalu kupuji setiap saat telah menikah lagi dengan perempuan berada. Sangat berbeda dengan  aku yang datang dari keluarga miskin, sedangkan kedua orang tuaku berpisah sejak aku masih kecil. Kini, aku harus juga mengalami yang sama seperti mereka, meskipun versinya berbeda.&lt;br /&gt;Sebelum suamiku meninggalkan aku, ibu mertua memberikan dua pilihan pada  Mas Tony, nama suamiku. Pertama, bila tetap memilih aku, Mas Tony tidak akan diakui menjadi anaknya lagi. Sedangkan yang kedua, akan diterima menjadi anaknya lagi bila meninggalkan aku. Sedangkan saat itu, kami baru pulang dari Pulau Ambon yang mengalami kerusuhan. Bisa dibayangkan, pulang dalam keadaan hamil dan Mas Tony tidak mempunyai uang. Akhirnya terhimpitnya keadaan Mas Tony meninggalkan aku begitu saja tanpa berpikir panjang lagi.&lt;br /&gt;Saat keluargaku memberitahu kalau aku akan menjalani operasi kepada keluarga Mas Tony, mereka tidak mau tahu. Bahkan mereka tidak mau mengakui kalau aku mantunya, begitu juga bayi yang aku kandung Ibu mertua tidak mau mengakui sebagai cucunya. &lt;br /&gt;Aku tidak sanggup berbuat apa-apa terhadap keluarga suamiku. Karena mereka tidak mau tahu dengan keadaanku yang sedang mengandung darah dagingnya. Bukan tidak berani, tapi ada dalam pikiranku hanya kesehatan anak dalam kandunganku. Begitu juga, dokter  menyarankan aku untuk tidak mikir macam-macam demi keselamatan bayi.&lt;br /&gt;Waktu itu, ada dalam pikiranku hanya bagaimana cara aku memberi kehidupan pada anak tanpa suami disampingku. Menyiapkan diri menjadi orang tua tunggal, aku tetap harus siap meskipun bekerja banting tulang sendiri. Hanya beban hinaan masyarakat yang membuat hati terasa pilu dan teriris.&lt;br /&gt;Pertama masa kesendirianku yaitu pertama menjanda, aku tidak begitu banyak masalah. Sebab, setelah perpisahan itu aku langsung pergi ke PT tempat penampungan yang mau bekerja menjadi TKW. Semua berjalan biasa saja, kalau ingat suami dan anak pasti itu terjadi. Tapi tidak membuatku larut dalam kesedihan, sebab hutang biaya operasi dan susu buat anakku sudah menunggu uluran tanganku.&lt;br /&gt;Seandainya aku lebih dulu tahu akan terjadi perpisahan ini, mungkin aku tidak akan menikah dengannya. Aku akan memilih laki-laki lain yang dapat diajak membangun rumah tangga dunia akhirat. Tetapi, semua takdir sudah menjadi kehendak pencipta. Aku hanya mengikuti perputaran roda dunia.&lt;br /&gt;Keinginan untuk menikah lagi sangat jauh dalam impian. Rasa kecewa dan sakit hati masih membekas, begitu sulit untuk dilupakan. Seakan akan selalu membekas bersama bekas jahitan operasi kelahiran. Seakan aku menilai kalau semua laki-laki sama, tidak ada rasa tanggung jawab dan tidak punya perasaan lagi terhadap wanita.&lt;br /&gt;Kini hidupku seperti bunga layu, tidak mungkin kembali segar. Dunia seperti sempit, pergi kesana-kemari orang-orang seakan tahu kalau aku seorang wanita janda yang siap menjadi santapan birahinya. Siap disingkirkan karena dianggap rendah dan tidak ada harga diri lagi. Seolah dunia tidak menerima wanita berstatus janda. Semua ibu-ibu akan berhati-hati dengan suaminya atau anak laki-lakinya yang sudah dewasa.&lt;br /&gt;Aku merasa tidak ada tempat bagiku untuk berlindung, selain kepada Allah. Tapi semua juga butuh ketegaran dan kesabaran yang tinggi. Memang, masih ada orang yang tidak memandang rendah wanita janda, tapi itu bisa dihitung dengan jari. Mungkin hanya beberapa orang saja, itupun kadang baik diluar saja.&lt;br /&gt;Semenjak kejadian dirumah nenek, aku penuh hati-hati. Kata-kata itu akan aku ingat, jadikan surport bagi diriku jangan sampai putus asa ataupun frustasi. Keinginan untuk membuktikan pada  masyarakat, bahwa tidak semua wanita yang berstatus janda, pada akhirnya akan menjadi wanita nakal. Semua orang mempunyai pola pikir berbeda-beda dan mempunyai tujuan hidup yang berbeda pula. &lt;br /&gt;Tiga tahun aku di Hngkong, meskipun berstatus janda belum penah mendengar ada sindiran atau hinaan dari masyarakat yang ada. Penduduk Hongkong tidak memandang dari segi status, tetapi dari segi kejujurannya. Ini pertama cuti, dan langsung mendapat sindiran yang membuat telinga merah seperti api. Aku menatap kampong kelahiranku biasa, tidak ada perubahan. Kalaupun ada perubahan rumah yang semakin bagus-bagus, meskipun masih ada rumah lama tidak ada perubahannya.&lt;br /&gt;Tetapi mereka memandangku tampak asing, seolah memandang barang antic yang siap ditawar. “Begitu kejamkah, kampungku?” pertanyaan yang menusuk-nusuk perasaanku. Begitu asing, aku menyapa mereka. Seperti ku meninggalkannya bertahun-tahun lamanya, sehingga keakraban yang dahulu telah luntur dimakan waktu.&lt;br /&gt;Pagi yang cerah. Semua kemelut sudah hilang dari ingatan. Hari ini program selanjutnya  menepati janji dengan teman satu sekolahan dulu. Dia biasa aku panggil Mas Mansyah, nama itu kuambil dari nama belakangnya dia. Janji mau berkenalan dengan kedua orang tuanya. Ini pertama selama aku menyandang janda akan berkenalan dengan orang tua seorang  laki-laki bertujuan minta restu dengan hubungan teman menjadi hubungan yang halal.&lt;br /&gt;Meskipun dengan hati was-was, aku tetap berani. Apapun yang akan terjadi semua sudah atas kehendak Allah. Sekalipun akan mendapat hinaan lagi dengan statusku, aku akan tetap tabah dan sabar, ini tekatku karena semua aku anggap sustu perjuangan untuk masa depanku dan anakku. Sebab, tidak selamanya aku akan tetap hidup menjanda tanpa suamidisampingku.&lt;br /&gt;Hari minggu, hari yang bersejarah. Bertemu dengan kedua orang tua Mas Mansyah, saat diperjalanan hanya dendang-dendang doa yang melantun dalam hati. Aku usir rasa minder dan takut untuk pergi jauh dalam hatiku. Kubayangkan bagaimana dahulu Siti Khadijah bertemu Nabi Muhammad. Hanya mereka nabi yang aku cintai dan aku ikuti ajarannya.&lt;br /&gt;Tepat didepan rumahnya, aku berdoa dalam hati. Dengan kerendahan hati mengucap salam kepada seluruh keluarganya yang ada. “Hmmm… sambutan yang sangat hangat.” Batinku saat bertemu ibunya dengan senyum manis selalu menghias wajahnya. Tapi ayahnya, sungguh wajah yang suran seolah ada beban hidup. Yah, beban bathin karena sakitnya yang berkepanjangan. Tapi, Mas Mansyah pernah cerita kalau ayahnya ego nya besar.&lt;br /&gt;Beberapa  menit aku termangu oleh pemandangan keadaan rumah yang besar tapi kosong tanpa ada perabotan apa-apa kecuali dua almari pakaian dekat TV duapuluh lima inc dan almari kaca atau estalase untuk tempat dagangan bahan pokok makanan. “Oh, Astoqfirullah…. Kenapa aku begitu mengecam keadaan keluarganya.” Iqstihfarku dalam hati.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, aku diinterogasi tentang keluarga dan tentang diriku sendiri. Aku ibarat tahanan yang sedang diwawancarai seorang polisi atas perbuatan jahatku. Semua aku ceritakan sedetail mungkin pada keluarganya. Tanpa ada rasa takut atau malu, karena aku sudah iklas dengan apa yang akan terjadi, meskipun nada hinaan sepahit apapun.&lt;br /&gt;Tidak berapa lama, saat aku permisi ke kamar mandi. Aku mendengar dari luar kamar, Ibu Sri Murdyah bicara dengan Mas Mansyah. “Apa tidak ada wanita lain, kok milih yang janda.” Kata Ibu Sri Murdyah dengan suara samar.&lt;br /&gt;Mukaku terasa panas seketika. Dadaku terasa sesak sangat berat untuk bernafas. Segera aku pergi meninggalkan tempat itu, suapaya mereka tidak mengetahui posisiku. Sedangkan mataku seketika berkaca-kaca, bendungan siap mengeluarkan air mata, tapi aku berusaha untuk menahannya supaya tidak meluap. “Yah, aku tidak boleh nangis karena aku bukan anak kecil lagi.”tekatku. Aku berusaha tersenyum saat sampai di ruang tamu bertemu ayahnya Mas Mansyah. &lt;br /&gt;Seketika  kepalaku pusing tidak dapat  bekerja lagi, semua yang dibicarakan ayah Mas Mansyah tidak masuk dalam pikiranku. Dua kali aku menerima kenyataan pahit yang sama, semua berhubungan dengan statusku. Sungguh, aku tak sanggup menerima kenyataan ini, impianku untuk bertengger di dermaga telah pupus dimakan takdir. Kenyataan pahit telah melahap langkah kehidupanku.&lt;br /&gt;Kini tinggal kenangan pahit yang tampak. Pernikahan tanpa restu, tidak mungkin terjadi lagi dalam hidupku, cukup sekali saja. Itu tekatku yang harus aku pegang. Yah, aku tidak mungkin mengulangi lagi kejadian masa silamku. Karena bila aku salah mengambil keputusan lagi, hidupku semakin suram, bahkan mungkin akan jauh dari kebahagian yang aku impikan.&lt;br /&gt;Dengan perasaan perih, aku mohon diri pamit pulang. Aku ingin meluapkan semua apa yang sudah mengganjal, dadaku sesak sulit bernafas. Sedangkan air mata sudah mulai meleleh pelan bekaskan aliran dipipi. Panggilan Mas Mansyah tidak aku hiraukan lagi, semua anggota tubuhku terasa tidak dapat bekerja lagi. dipikiranku hanya keinginan untuk menjauh, sejauh mungkin.&lt;br /&gt;Impian gagal. Sudah tidak ada harapan lagi untuk menjadi kenyataan. Sepahitnya empedu masih pahit kenyataan hidupku, hingga kelelahan sendiri. Kegagalan demi kegagalan telah menghandang perjalananku. Seakan aku tidak diijinkan meneguk kebahagiaan. Kebahagiaan hidup bersama laki-laki sebagai peindung jiwa.&lt;br /&gt;Semua pupus. Hanya anak semata wayangku yang dapat memberi kebahagiaan yang abadi. Kini luka itu tergores lagi, tergores dengan pisau egonya orang-orang kaya. Seakan janda ada virus penyakit yang harus dijauhi. Seakan tidak mendapat tempat di hati ibunya.&lt;br /&gt;Dengan semua itu, pikiranku semakin sadar. Bahwa takdir jodoh sudah ada yang menentukannya. Semua perjalanan hidupku sudah menjadi takdirNya. Aku hanya bisa menjalani dan mengambil hikmah dengan apa yang sudah terjadi. Masa depan ada ditangan genggamanku, hanya aku yang akan mengepresikan menjadi kehidupan nyata.&lt;br /&gt;Sesamapai rumah, aku langsung bersimbah sujut menghadap kepadaNya. Untuk memohon ampun segala khilaf dan kesalahan yang hanya menuruti nafsu saja. Dan dengan kejadian itu kini aku tersandar dan merasa bersalah. Akhirnya tekat mencari masa depan yang menjadi perjalanan utama. Semua itu membuat aku tersadar dari bangun, bahwa dia bukanlah terbaik untukku. Karena semua manusia terjerat takdir sejak satu bulan dalam kandungan.  &lt;br /&gt;Central – HK 09  ( hasil wawancara )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3941787062549990138?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='TERJERAT TAKDIR'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3941787062549990138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3941787062549990138&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3941787062549990138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3941787062549990138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2009/06/terjerat-takdir.html' title='TERJERAT TAKDIR'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6015822565955323162</id><published>2009-06-10T17:32:00.001+01:00</published><updated>2009-06-10T17:36:15.608+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>LIMA BUDAYA HONGKONG</title><content type='html'>Saat pertama niat pergi merantau muncul, tentunya dengan segudang cita-cita terterap dipikiran. Untuk berjuang dinegara orang di pikir masak-masak segala apa yang akan dihadapi nanti. Mungkin dengan berbagai persiapan kita kumpulkan untuk menghadapi apa yang terjadi. Dengan tekat dan tujuan positif selalu tertanam dalam hati. Tentunya demi satu harapan memperbaiki masa depan.  &lt;span class="fullpost"&gt; Hongkong negara paling diincar untuk merenggut dollar. Selain dimanjakan kemajuan teknologi juga kedisiplinan dibidang hukum yang sangat ketat. Tapi seimbang dengan kehidupan serba bebasnya. Dimana selangkah kita salah berjalan, arus nikmatnya dunia akan menyeret ke lubang dosa. &lt;br /&gt;Perempuan sebagai ajang kuasa di Negara Hongkong. Bias di lihat dari perbedaan kehidupan orang Hongkong dengan kehidupan tanah air Indonesia. Sangat berbeda. Hongkong pola pikirnya sangat keras, kedisiplinan mengental di kehiupannya. Perlukah ini dijadikan contoh? Sangat perlu. Kenapa tidak. &lt;br /&gt;Sebagai perempuan tetaplah jalan di kodratnya sebagai ibu dari anak-anaknya. Tetapi perempuan bukan berarti tidak ada hak untuk menjalan kedisiplinan dalam melangkahkan kaki. Seperti kita tahu sebagai hamba muslim bagaimana sikap dan tindak tanduk istri-istri Rasul kita cintai yaitu, Nabi Muhammad. Seperti Bunda Aisyah yang begitu tegar dan semangat membantu menegakkan islam. Dan juga Bunda Siti khotijah begitu mandiri dan jiwa keibuannya sangat kental.&lt;br /&gt;Lalu kita sebagai perempaun jauh dari keluarga, suami, anak, dan teman di kampong apakah tidak boleh mengikuti jejak kakinya bila tujuannya itu positif. Tentu diharuskan. Sebab inilah kesempatan untuk melatih menjadi perempuan mandiri dalam berpikir dan melangkahkan kaki. Budaya Hongkong banyak yang kita jadikan tonggak untuk mengasah kepribadian yang positif. Budaya apakah itu?&lt;br /&gt;Budaya Hongkong yang bias kita petik adalah:&lt;br /&gt;1. Gemar membaca, dengan membaca kita akan mengumpulkan segudang ilmu pengetahuan. Entah buku agama atau buku ilmu yang lain. Tentunya buku itu bermanfaat untuk kehidupan. Membaca apakah berarti menuntut ilmu, tentu saja iya. Sebab dengan membaca kita akan menjadi tahu, padahal sebelumnya kita tidak tahu.&lt;br /&gt;2. Mengolah waktu. Kalimat ini saya ambil dari kata-kata majikan saat memberi nasehat saya. Maksudnya adalah pandai-pandai memanfaatkan waktu 24 jam dengan sesuatu hal positif. Seperti rumus para pebisnis, “Waktu adalah uang” Jadi buatlah draf-draf untuk mengatur waktu supaya satu detik ada hikmah dan manfaatnya.&lt;br /&gt;3. Mantapkan kaki. Ini pesan kudapatkan dari seorang yang membimbing sekolah bisnis. Maksud dari kata itu adalah, memantapkan segala keputusan dengan hati iklas dan optimis bahwa pilihan hidupnya adalah untuk kebaikan. Seperti disaat kita dihadapkan dua atau tiga pilihan, sedangkan semuanya adalah baik buat kita. Lalu bagaimana? bias kita sholat istiqaroh. Lalu bagaimana bila masih bingung? Buatlah denah-denah berpisah diantara dua atau tiga pilihan itu. Tentunya denah itu pasti ada berbandingannya antara banyak manfaatnya dan tidak banyak manfaatnya untuk dipilih. Setelah itu, mantapkan hati dan iklas memilih salah satu pilihan itu. Tentunya dengan optimis kita menjalankan pilihan itu.&lt;br /&gt;4. Tepat waktu. Ini yang mungkin sulit untuk diterapkan, tetapi bukan berarti tidak bias diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di didunia tidak ada yang tidak mungkin. Dengan belajar kita akan bias menjalan apa yang menjadi tujuan hidup, begitu juga dengan belajar untuk tepat waktu. Tidaklah sulit belajar tepat dengan waktu, asal jangan sampai waktu yang menyetir langkah kita tetapi justru kita yang menyetir waktu itu.&lt;br /&gt;5. Positif berpikir. Ini titik utama untuk melangkahkan kaki untuk mencapai tujuan itu. Kenapa? karena pikiran yang akan mengolah apa yang kita lihat, dengar, dan kita jalankan. Dimana kita harus bias memandang sesuatu dengan otak kanan lalu dengan otak kiri kita mengedit segala apa yang menjadi tujuan hidup. &lt;br /&gt;Dari lima budaya Hongkong yang sangat terlihat di depan mata kita. Apakah salah bila kita juga menerapkan dalam kehidupan sehari-hari atau dijadikan artikel pribadi untuk melangkahkan kaki merajut sebuah cita-cita. Tentunya tidak ada yang akan menyalahkan. Asal kita harus pandai-pandai menyaring budaya-budaya hongkong dengan saringan iman dan tawaqal.&lt;br /&gt;Ingin mencoba ke lima bahan diatas. Silahkan. Hanya satu pesan yang selalu jadikan pacuannya, “Bahwa masa depan dan apa yang terbaik untuk kita adalah kita sendiri yang merajut dan bias memilihnya” (MNI)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6015822565955323162?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='LIMA BUDAYA HONGKONG'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6015822565955323162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6015822565955323162&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6015822565955323162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6015822565955323162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2009/06/lima-budaya-hongkong.html' title='LIMA BUDAYA HONGKONG'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6019922548446135858</id><published>2009-04-30T09:37:00.000+01:00</published><updated>2009-04-30T09:39:11.293+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>WAKTU YANG TERGADAIKAN</title><content type='html'>Bergantinya waktu kian cepat. Tidak terasa keberadaan di Hongkong sudah menginjak tahunan, bahkan ada sampai puluhan tahun. Dengan pekerjaan yang sama, tetap menjadi BMI. Lamanya merantau dengan berbagai macam alasan, entah karena belum cukup, masih harus membayar hutang dan masih banyak alasan-alasan supaya tetap bekerja di Hongkong. Hingga lupa bahwa usia semakin bertambah dan jatah untuk menikmati kebahagian dunia semakin berkurang.  &lt;span class="fullpost"&gt;  Bertambahnya usia, rasa tidak puasnya merantau kian jelas hingga bujukan untuk mempertambah kontrak membuat telinga geli untuk menambahnya. Lalu bagaimana waktu yang sudah tergadaikan untuk kepentingan duniawi, sedangkan usia semakin jauh meninggalkan raga. Mungkin tanpa kita sadari, kalau kematian semakin dekat, sudahkah siap apabila panggilanNya datang? Sulit untuk menjawabnya. Karena keinginan untuk memiliki ini dan itu terus di depan mata.&lt;br /&gt;Bila kita mau meluangkan waktu sedikit untuk merenung, mengingat kembali waktu-waktu yang sudah kita sia-siakan dengan aktifitas yang tidak bermanfaat. Sedangkan tanah air sudah menuntut kita untuk kembali dalam pangkuan bumi pertiwi. Waktu sangat berharga dan mahal, maka alangkah baiknya kita selalu menghargai waktu kita, waktu yang diberikan Allah untuk perbuatan baik, untuk ibadah bukan untuk perbuatan yang melanggar titah agama.&lt;br /&gt;Seperti pepatah biasa dipakai, “Waktu adalah uang” ini ada benarnya. Bahwa jangan membuang waktu. Kita bertahun-tahun datang ke Hongkong dengan tergadainya waktu bersama keluarga, apakah untuk ibadah atau justru sebaliknya harus di renungkan. Jangan sampai terjadi penyesalan di kemudian hari karena tidak menghargai waktu yang diberikan untuk berbuat amal kebajikan. Seperti tertera di hadist berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَن يَعْنِيْهِ ْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا[&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya .&lt;br /&gt;(Hadits Hasan riwayat Turmuzi dan lainnya)&lt;br /&gt;Pelajaran:&lt;br /&gt;1.     Termasuk sifat-sifat orang muslim adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia serta menjauhkan perkara yang hina dan rendah.&lt;br /&gt;2.     Pendidikan bagi diri dan perawatannya dengan meninggalkan apa yang tidak bermanfaat didalamnya.&lt;br /&gt;3.     Menyibukkkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah kesia-siaan dan merupakan pertanda kelemahan iman.&lt;br /&gt;Mari kita sama-sama untuk mengungkap kembali waktu yang sudah digadaikan  merantau, ini untuk intrupeksi diri, untuk menyelami kembali waktu yang sudah berlalu, membandingkan antara waktu untuk kebaikan dan waktu untuk kejahatan. Ini untuk rumusan langkah kedepan kita. Karena kita harus mengingat kembali pengorbanan kita untuk pergi merantau, kita sudah menggadaikan waktu bersama keluarga dan mengorbankan batin demi masa depan. Jangan sia-siakan waktu kita, karena panggilanNya datang dengan tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6019922548446135858?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='WAKTU YANG TERGADAIKAN'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6019922548446135858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6019922548446135858&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6019922548446135858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6019922548446135858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2009/04/waktu-yang-tergadaikan.html' title='WAKTU YANG TERGADAIKAN'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5355895212527558386</id><published>2009-04-30T09:33:00.002+01:00</published><updated>2009-04-30T09:48:14.047+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>HIKMAH DIBALIK MUSIBAH</title><content type='html'>Sujud malamku terus bergulir bersama air mata penyesalan. Kejadian sebulan yang lalu telah membuka mata egoku ingin mendapatkan independent Hongkong.  Meskipun tidak mudah, tapi aku tetap bernafsu mendapatkannya. Kini aku terpuruk dengan rasa bersalah terhadap keluarga, terutama suami dan anakku yang tercinta. Kesalahan yang mungkin sulit untuk di maafkan. Aku mengkhianati kepercayaan suami yang memberi ijin bekerja di luar negeri. &lt;span class="fullpost"&gt;  Dollar tidak dapat untuk membeli kepercayaan suamiku, setiap ingat keluarga hatiku sakit, seperti ada pisau tajam yang menusuk-nusuknya. Karena ingin untuk menjadi penduduk Hongkong, langkahku keblinger ke jalan yang sangat salah. Sungguh malu bila teringat yang sudah aku lakukan. Disaat melihat foto suami dan anak, serba salah kian terpampang di depan mata.&lt;br /&gt;Aku masih ingat betul, kenangan bersama temanku yang kini membuka mata hatiku untuk bertobat kembali kepada Maha Pencipta. Kenangan itu tidak mungkin terlupakan. Setahun mejalin hubungan dengan laki-laki Hongkong, lalu menikah dan aku mendapatkan independen Hongkong. Saat itu, aku merasa bosan menjadi pembantu, aku iri dengan beberapa teman yang bias bekerja di toko Indonesia atau agen. Setelah temanku menikah dengan warga Hongkong, aku kian mantap mengikuti jejaknya.&lt;br /&gt;Tetapi, belum sampai aku menikah terjadi kejadian yang sangat mengejutkan. Temanku meninggal di kamarnya, sedangkan suaminya yang seharusnya bertanggung jawab mengurus pemakaman, justru mengatakan bahwa temanku itu sampah, tidak perlu di urus. Bahkan disuruh membuang ke dalam sampah saja. Oh, sungguh di luar rencana dan impian. Entah, apa saja yang dilakukan suaminya sebelum meninggal. Temanku itu, sangat tertutup bila aku bertanya tentang rumah tangganya.&lt;br /&gt;Alhamdullilah, setelah kejadian itu aku sadar bahwa jalanku salah. Pelajaran yang sangat besar maknanya, ini sebuah peringatan untukku supaya kembali mengingat kembali niat pertama datang ke Hongkong. Sebahagianya menikah dengan orang asing, masih terasa bahagia menikah dengan laki-laki asli tanah air sendiri. Oh, kini aku terpuruk oleh rasa bersalah pada suami dan anak. Aku sangat malu dengan kesetiaan suamiku.&lt;br /&gt;Setahun langkahku salah, melanggar semua janji pernikahanku bersama suami. Oh, aku menjadi budak nafsu, aku terbelenggu permainan setan yang membujukku berbuat maksiat. Dengan musibah temanku itu, mata imanku semakin terbuka, setiap langkahku wajah-wajah orang yang aku cintai dan sedang menunggu kepulanganku kian tampak di depan mata. Yah, seakan mereka menuntut apa dan bertanya kenapa aku tega membohonginya.&lt;br /&gt;Anakku? Oh, anakku yang kian berajak dewasa pasti malu bila melihat ulahku di Hongkong. Bersama coretan ini, aku berharap tidak ada lagi teman yang menjadi korban pernikahan dengan warga Hongkong maupun warga lainnya, hanya mengejar keinginan yang salah. Kini aku terpuruk penyesalan, setiap sujudku diatas sajadah semakin nyata kesalahan itu. Kini hanya rasa rindu ingin pulang, aku rindu menjalankan tanggung jawab terhadap suami dan anak.&lt;br /&gt;Belum terlambat untuk bertaubat, dengan coretan ini aku ingin mengajak teman-teman untuk kembali ke fitrah. Mengingat kembali tujuan utama pergi ke luar Negeri. Jauh dengan keluarga jangan justru dijadikan senjata kesempatan berbuat melanggar agama. Tetapi sebaliknya, harus dekat dengan Allah supaya tidak terpengaruh oleh bujukan setan. Aku semakin ingin pulang menebus dosaku pada suami dan anak. Aku yakin, Allah SWT akan selalu menerima hambanya yang bertaubat. Karena Dia maha pengasih dan pengampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5355895212527558386?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='HIKMAH DIBALIK MUSIBAH'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5355895212527558386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5355895212527558386&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5355895212527558386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5355895212527558386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2009/04/hikmah-dibalik-musibah.html' title='HIKMAH DIBALIK MUSIBAH'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5783832423268168344</id><published>2008-10-30T15:37:00.001+01:00</published><updated>2008-11-12T09:36:33.876+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>JERITAN PEREMPUAN EGO</title><content type='html'>“Ibu, kapan lebaran bersama Putri? Kok betah di Hongkong, sih.” Ujar Putri dengan suara lugunya.  &lt;br /&gt;Suaranya yang lembut bagaikan godam menghantam hatiku. Seperti tajamnya belati merobek  jiwa keibuanku. Aku merasa ibu tidak berguna, hanya rasa ego menguasai kehidupanku selama ini. Delapan tahun aku di Hongkong mengkais rejeki tidak cukup untuk membeli kasih sayang yang di butuhkan Putri. Berperan sebagai Bapak dan Ibu buat Putri, bukanlah hal yang mudah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar bahwa anakku butuh kasih sayang. Dia rindu berbuka puasa atau saur bersamaku, begitu juga yang aku rasakan saat ini. Tetapi ikatan takdir masih memisahkan jarak diantara anak dan ibu ini. Dengan sebongkah harapan aku dapat menjadi ibu yang baik baginya, dapat melaksanakan bulan puasa bersamanya. Semua itu akan terwujud dengan berjalannya waktu setelah finish kontrak. Tiap malam dalam sujudku hanya memohon di beri kekuatan menghadapi cobaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobaan batin terus menghujani kehidupanku tiada akhir. Ini sebuah ujian yang terus membawa kepedihan. Setiap aku teringat Allah, air mata tidak dapat dibendung lagi. Aku merasa takut, ya.. aku takut ditinggalkanNya seorang diri. Aku merasa terbiasa memohon, curhat, dan melepas keresahan pada Allah semata. Aku selalu menyebut Asma Allah setiap menit, setiap jam, bahkan setiap saat. Karena hanya dengan cara ini ada ketenangan tersendiri dalam hidupku. Meskipun kata-kata Putri tercintaku selalu mengikuti tiap jengkal langkahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penglihatanku terasa kabur karena terus berderainya air mata disaat pertanyaan anakku tercinta terngiang di telinga. Kian beranjak hari aku semakin kian takut kehilangan dirinya. Ya… aku takut Allah semakin menjauh dariku, dan lalu membenciku bahkan menjauhiku hingga aku sendiri. Sendiri dalam sepi, seperti dirasakan hatiku kini. Sembilan tahun hatiku hancur sulit untuk dibangun kembali, seperti sebuah benteng istana yang tinggal puing-puingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwaku kian gersang bila ingat suara itu, suara merdu seperti burung kutilang yang selalu menggema di setiap lorong-lorong hatiku menuntut sebuah kasih sayang. Ya… aku tahu dan sangat paham kalau anakku haus kasih sayangku dan perhatianku. Tetapi, hati ini masih terasa hancur, perih bila teringat masa lalu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan tahun aku menyimpan perasaan pilu. Dimana aku berjuang untuk menyelamatkan nyawaku dan anakku, sedangkan ayah dari bayiku  menggelar sebuah pesta pernikahan dengan wanita lain. Saat itu, aku berbaring lemas untuk menjalani operasi. Kian ingat semakin kepala terasa berat, seperti godam menghantam purung kepalaku hingga hanya trauma selalu semayan dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku terasa perih tersayat-sayat, bak belati menusuk-nusuk hatiku. Ingin menjerit, teriak, dan lari sekencang-kecangnya. Tetapi semua tidak dapat aku lakukan, karena tubuhku hanya bisa berbaring tidak berdaya, di tempat tidur aku dikelilingi sepuluh orang berbaju putih. Bibirku terus memanggil Allah, ya.. aku terus memanggil Allah selama pisau tajam itu merobek perutku lalu bayi dalam rahimku di keluarkan bersamaan suara tangisnya. Bayi itu kini mengharapkan aku  pulang untuk menjalankan puasa dan lebaran bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa perihnya hati ini. Sebuah permintaan yang tidak dapat dinilai dengan uang  membuat aku semakin takut kehilangan dia. Bibirku seakan tersekat oleh suaranya yang merdu gemercik seperti air suci keluar dari mata air telaga surga. Setiap ingat Allah air mata menetes kian membasahi pipiku yang kian menua. Aku semakin sadar dan merasa bersalah, sebab selamai ini hanya ego dan ambisi yang menjalar dalam hidupku.&lt;br /&gt;Aku semakin lupa amanah Allah SWT yang di berikan padaku. Bahkan rasa enggan untuk menikah karena ego yang tinggi. Setiap ada seorang laki-laki menginginkanku, pasti ada alasan untuk menolak. Sehingga sifat ego-ku semakin menjadi, aku merasa hidup tanpa laki-laki bisa. Dan aku merasa sudah mampu mencukupi kebutuhan Putriku sehingga merasa tidak butuh pendamping lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga aku berjumpa dengan Ustad Sonhaji dari Dompet Dhuafa. Saat itu, aku memperlihatkan foto Putriku. Aku bercerita sambil konsultasi masalah keagamaan dan tentang anak. Saat dia berkata, “Dia sudah waktunya punya adik, hayoo cepat dikasih adik, Mbak.” Katanya sambil tertawa renyah. Aku tersentak kaget dengan kata-katanya yang hanya canda tapi seakan menyadarkanku dari tidur panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya.. Allah…!” pekikku dalam hati. Aku tidak pernah berpikiran masalah ini sebelumnya. Hatiku kembali terasa perih, pilu karena merasa salah. Yach… aku merasa bersalah dengan putriku. Perasaan bersalah semakin tampak membayangiku. Semenjak itu, selama perjalanan pulang aku terus menyebut Asma Allah dan iqstifar. Dengan segala kekuatan dariNya aku ingin membayar segala kesalahanku pada Putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah malam dalam sujudku aku memohon ampun, kuungkapkan segala kesalahan dan khilafku. Kini aku merasakan ada ketenangan, kubuang semua rasa ego mengejar kepuasan dunia. yah, aku mulai memikirkan keinginan Putri untuk memberikan kebahagiaan hidup dengan keluarga yang utuh. Bersamaan Ramadhan ini dalam doaku, meminta di mantapkan hatiku untuk menjadi ibu seutuhnya untuk Putri. Karena aku sadar kebahagiaan bukan diatas harta dunia, tetapi kebahagiaan Putriku ada pada kasih sayang orang tua yang utuh.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5783832423268168344?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='JERITAN PEREMPUAN EGO'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5783832423268168344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5783832423268168344&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5783832423268168344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5783832423268168344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/10/jeritan-perempuan-ego.html' title='JERITAN PEREMPUAN EGO'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6188085007127926222</id><published>2008-10-30T15:32:00.001+01:00</published><updated>2008-11-12T09:38:11.689+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>PENGARUH DOA DALAM HATI</title><content type='html'>Doa adalah obat yang mujarap untuk menyembuhkan segala macam penyakit.  Aktivitas doa, tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari. Ibarat sebuah permohonan atau seperti istilah proposal yang diajukan kepada Allah SWT. Dengan proposal itu, Allah SWT akan tahu yang diungkapkan hambanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, doa juga bisa menyembuhkan penyakit di dalam ‘dada’. Dada yang dimaksud dalam konteks ini adalah hati. Jika hati sudah digerogoti virus, maka akan sangat sulit disembuhkan. Tak ada cara lain, pengobatannya hanya dengan ayat-ayat Allah, karena penyakit di dalam dada bukan hanya sekedar penyakit jantung atau penyakit tubuh saja, melainkan banyak penyakit yang tidak bisa dilihat secara kedokteran atau medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit hati adalah penyakit berbahaya, sebab hati tongkat pertama yang akan memerintahkan anggota tubuh lainnya untuk berbuat maksiat. Misalnya penyakit dengki, iri, sombong dan masih banyak penyakit yang akan bersarang di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengapa obatnya hanya dengan doa? Sebab do’a itu pada dasarnya merupakan pengakuan kepada Allah. Dari Allah dan hanya Allah yang bisa menyembuhkan. Seperti ditegaskan dalam Surat Yunus ayat 57 yang artinya : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada dan petunjuk serta rahmat dari bagi orang-orang beriman. Dalam ayat itu sangat jelas, jika hati selalu mendapat suntikan ayat-ayat Allah, niscaya akan menghasilkan kebersihan dan kemurnian hati. Anggota tubuh lainnya juga tidak akan menjalankan kemaksiatan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jika hati bersih maka akan bersih pula kehidupan sosial. Tidak akan ada lagi masalah-masalah yang berpangkal dari kedengkian hati. Dengki itu ibarat api, makin membesar apabila tidak segera dipadamkan. Jika sudah demikian, maka akan  sulit disembuhkan. Kejadian yang terjadi selama ini, seperti pembunuhan, perceraian, pemerkosaan, korupsi dan banyak lagi perbuatan akibat dari ‘hati’. Semua itu tidak akan terjadi apabila hati kita selalu terpenuhi ayat-ayat Allah, yang pasti akan menuai dan menghasilkan kebajikan dan jalan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim menegaskan, Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik, maka baik pula seluruh jasad, dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahwa gumpalan itu adalah hati.  Jadi sudah jelaskan bahwa betapa bahayanya penyakit hati ini, jadi hanya dengan doa dapat tersembuhkan penyakit hati itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama dari doa adalah untuk pendakian spiritual menuju Sang Khalik, proses penyatuan diri hamba dengan penciptanya. Sholat dan dzikir juga bagian dari doa tersebut. Doa akan cepat terkabul apabila disampaikan dengan lemah lembut, santun dan lebih penting lagi penuh keyakinan. Bisa juga banyak berdzikir, maka Allah akan selalu mengabulkan permohonan hambanya, seperti ditegaskan dalam Al-Quran Berdzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku berdzikir kepadamu. Lalu dalam ayat lain  Aku mengabulkan permohonan orang yang meminta kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi permintaan-Ku, dan beriman kepada-Ku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, apa saja permintaan Allah itu? Permintaan itu tidak lain adalah supaya kita selalu mengingat Allah. Tidak merusak alam, tidak menyakiti orang lain, tidak menggunjing, ringan bersedekah dll. Itu semua merupakan wujud dari iman.  Lalu bagaimana agar bisa melakukan semua itu? Jawabnya tidak lain adalah dengan kembali kepada Quran dan Hadist. Jika Quran dan Hadist terlalu luas, dipersingkat saja menjadi Sholat dan Dzikir. Bukankah dengan sholat itu akan jauh dari perbuatan keji dan mungkar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika sudah sholat dan dzikir tetapi masih berbuat keji dan mungkar, berarti ada yang salah dari sholat dan dzikir kita itu. Itu pasti !!!. Kok bisa? Ketika sudah niat sholat, lalu mengucap takbir, sebenarnya adalah pengakuan kepada Allah sudah jelas terucap. Allahu Akbar, Allah Maha Besar, artinya manusia ini tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Tujuan dari ibadah; sholat dan dzikir adalah amar makruf nahi mungkar. Makna tersembunyi padahal yang utama adalah ‘menabung’ di akhirat.  Kita perlu rumah di akhirat, dan rumah itu adalah surga. Bagaimana kita mau memilki sebuah rumah, jika kita tidak pernah membuatnya?  Pondasi, tembok, kamar tidur dan atap bahkan taman, perlu dibuat sedikit demi sedikit. Nah, sholat dan dzikir serta aplikasi dalam kehidupan sehari-hari itu adalah “proses” pembuatan sebuah rumah yang indah itu. &lt;br /&gt;Membuat sebuah rumah di dunia saja membutuhkan banyak biaya, waktu dan pengorbanan. Demikian juga membangun sebuah rumah impian di surga, betapa besar dan berat godaan itu menerpa. Mengendalikan hawa nafsu duniawi, emosi dsb. Dalam konsep “Jawa” adalah “nutupi babahan howo songo”,  Menutup 9 lubang yang ada dalam tubuh, yaitu mata, telinga, mulut, hidung, kelamin dan dubur. Artinya, menjaga semua lubang itu dari maksiat, dosa dan barang haram dsb. Dan, aku ingin memiliki rumah yang indah di surga itu bersama dengan kedua orang tuaku, istri dan anak-anaku dan guru-guruku serta dengan seluruh-saudara muslimku. Amin. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6188085007127926222?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='PENGARUH DOA DALAM HATI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6188085007127926222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6188085007127926222&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6188085007127926222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6188085007127926222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/10/pengaruh-doa-dalam-hati.html' title='PENGARUH DOA DALAM HATI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7892351487127808259</id><published>2008-10-30T15:10:00.003+01:00</published><updated>2008-10-30T15:31:25.206+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>MAKNA BESAR SILAHTURRAMI</title><content type='html'>Di zaman semakin maju, kehidupan kota seperti Jakarta dipadati dengan segala aktifitas yang sangat menyita waktu. Tanpa sadar selama satu hari, terdapat dua puluh empat jam habis untuk pekerjaan. Waktu adalah uang, istilah dipakai orang sibuk. Karena terlalu sibuknya hingga  lupa dengan kegiatan shilaturrahim dengan saudara atau teman diluar kantor. Di saat ada tawaran, “Minggu depan kita main ke rumah ibu, yuk!” Pasti dengan ringan kita akan menjawab, “Ah….! Aku sedang ada rapat. Aku ada janji dan masih banyak lagi alasan&lt;span class="fullpost"&gt; Seperti dalam firman, “Dan takutlah kalian kepada Allah yang dengan mempergunakan (namaNya) kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturrahim.” Q.S. an-Nisa’: 1. Pertama Allah memerintahkan Taqwa dan selanjutnya menyebutkan Arham (jamak dari Rahim) untuk menegaskan akan keagungannya. Dalam perasaan muslim yang terbina, keunggulan dan posisi penting Rahim cukup dibuktikan dengan banyakknya ayat yang memerintahkan agar ia dijalin dan dibina secara baik selain Iman dan berbuat baik (Ihsan) kepada kedua orang tua (lihat Q.S. al-Isra’: 24, 26, dan an-Nisa’: 36) serta banyaknya hadits yang mendorong hal tersebut. &lt;br /&gt;Dalam firman Allah jelas menyebutkan bahwa begitu besarnya makna shilaturrahim untuk menyambung hubungan lebih luas lagi. Salah satu cara Allah Ta’ala dalam membuat jaringan adalah terjadinya pernikahan. Pernikahan merupakan bentuk terprogramnya jaringan yang langgeng jika dirawat dengan baik. Jaringan yang kedua adalah adanya keimanan seaqidah. Ketiga adalah satu visi dan misi dalam menjalankan kehidupan sehingga terbentuk komunitas. Nah, shilaturrahim merupakan cara melanggengkan jaringan. &lt;br /&gt;Nabi Saw. bersabda, “Kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun, mendirikan shalat, memberikan zakat dan menyambung sanak famili.” Dengan jelas bahwa Nabi Muhammad junjungan kita menyarankan kepada umatNya untuk selalu melakukan shilahturrami dengan sanak saudaranya melalui jalan apapun. Apalagi seperti sekarang, jaman sudah serba canggih. Meskipun tidak dapat secara langsung, bisa dilakukan shilaturrami dengan mengirim SMS atau telepon untuk sekedar menanyakan kabar keluarga. &lt;br /&gt;Silaturrahim tidak hanya tumbuh dari prinsip zakat atau sedekah dalam arti luas berupa memberi harta atau non harta saja, tetapi silaturrahim juga bisa berupa kunjungan yang bisa menguatkan unsur-unsur kerabatan dan lebih luas lagi bisa terwujud dalam saling mengasihi, saling menasehati, saling memberi pertolongan, mendahulukan orang lain dan sikap obyektif. Ia juga bisa berupa ucapan yang baik, pertemuan yang menyenangkan, wajah sumringah penuh senyuman dan lain-lain dari aneka ragam kebaikan yang bisa melahirkan rasa cinta dalam hati, dan bahkan oleh Nabi Saw. ia diperintahkan dalam bentuk yang sangat sederhana dan sangat minim biaya dengan sabda Beliau, “Basahilah ikatan sanak famili kalian meski hanya dengan salam.” H.R. Bazzar. “Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah dan kepada pemilik hubungan sanak famili adalah sedekah dan shilah (penyambung).” Nasai-Turmudzi.&lt;br /&gt;Di sini ada isyarat bagi muslim yang terbina dan  menyambung hubungan baik dengan family maupun teman muslim diberikan kenikmatan dalam naungan rahmat dan sesungguhnya, bagi orang yang memutuskannya terhalang dari rahmat itu. Jika demikian berarti rahim bagi orang yang menyambung adalah berkah dalam rizki dan berkah dalam umur, menambah dan menjadikan hartanya berkembang serta memanjangkan umurnya. Nabi Saw. bersabda, “Barang siapa suka dilapangkan rizki dan dipanjangkan umurnya maka hendaknya ia menyambung sanak familinya.”Muttafaq alaih.“Pelajarilah dari nasab-nasab apa yang bisa kalian gunakan untuk menyambung sanak famili kalian, sebab menyambung sanak famili adalah kecintaan dalam keluarga, meningkatkan harta benda dan memanjangkan umur.” H.R. Turmudzi.&lt;br /&gt;Dan lebih menyakitkan lagi rahim juga merupakan penghalang surga bagi orang yang memutusnya, ia adalah sumber malapateka dan bencana karena Rahmat tidak akan turun kepada suatu kaum yang di antara mereka ada orang yang memutuskan sanak famili sebagaimana ditegaskan dalam hadits, “Tidak masuk surga, orang yang memutuskan sanak famili.” Muttafaq alaih. “Sesungguhnya Rahmat tidak turun kepada suatu kaum yang di antara mereka ada orang yang memutuskan sanak famili.” H.R. Baihaqi.&lt;br /&gt;Dengan jelas bahwa memutuskan shilahturrahim dengan sanak family akan berdampak negative pada diri sendiri. Betapa indahnya bila hubungan antar umat tetap dijaga dengan penuh persaudaraan. Saling memaafkan dengan ihklas salah satu untuk membangun kebersamaan hidup saling menyayangi. Sebab hanya orang-orang yang beriman dan takwa yang menjadi penghuni surge. Berganteng tangan bersatu kunci utama kesuksesan iman. Pada dasarnya hidup tanpa saudara hal yang sangat mustahil. Jadi tujuan utama mengapa dalam islam diajarkan untuk saling shilaturrami yaitu supaya hubungan antar manusia tetap terjaga dan menjadi kekuatan untuk menegakkan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7892351487127808259?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='MAKNA BESAR SILAHTURRAMI'/><link rel='enclosure' type='' href='http://wanailma77.multiply.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7892351487127808259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7892351487127808259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7892351487127808259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7892351487127808259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/10/makna-besar-silahturrami.html' title='MAKNA BESAR SILAHTURRAMI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5469057568029905361</id><published>2008-10-30T14:53:00.000+01:00</published><updated>2008-10-30T15:10:16.645+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>RAMADHAN DAN WANITA</title><content type='html'>Setahun sekali bulan Suci Ramadhan tiba. Merupakan kesempatan bagi umat muslim untuk meningkatkan keimanannya melangkah lebih baik. Semua umat Islam akan berlomba-lomba untuk semakin mendekatkan diri dan tidak akan meninggalkan puasa ramadhan selama satu bulan penuh. Tidak bagi laki-laki maupun perempuan, semua pasti menginginkan dapat melaksanakan puasa penuh tanpa ada lubang.&lt;span class="fullpost"&gt; Lalu bagaimana dengan kaum perempuan? Tentunya sangat sulit dapat melaksanakan satu bulan penuh. Karena perempuan telah digariskan tidak dapat melaksanakan puasa penuh. Berbeda dengan kaum adam yang dapat melaksanakan puasa satu bulan penuh tanpa ada halangan apapun. Maka ada beberapa alasan mengapa kaum perempuan tidak dapat melaksanakan puasa penuh dan sesuai hokum-hukumnya. Yang wajib bagi wanita ini adalah mengqadha puasanya selama hari-hari puasa yang ia tinggalkan di bulan Ramadhan walaupun puasa itu di qadha di hari-hari setelah Ramadhan yang kedua, hal itu dikarenakan ia tidak mengqadha puasa antara Ramadhan pertama dan Ramadhan kedua yang disebabkan adanya suatu alasan atau udzur. Saya tidak tahu, apakah hal itu akan menyulitkannya atau tidak dalam mengqadha puasa itu di musim dingin dengan di cicil sehari demi sehari, sebenarnya jika ia menyusui maka sesungguhnya Allah akan memberi kekuatan padanya hingga puasa itu tidak mempengaruhi dirinya juga tidak memberi pengaruh kepada air susunya.&lt;br /&gt;Dan hendaknya wanita itu berusaha semampu mungkin untuk mengqadha puasa Ramadhan yang telah berlalu sebelum datangnya Ramadhan yang kedua, jika hal itu tidak bisa ia lakukan maka tidak masalah baginya untuk menunda qadha puasanya itu hingga setelah Ramadhan kedua. Terdapat banyak hukum haid, ada lebih dari dua puluh hukum. Dan kami sebutkan di sini hukum-hukum yang kami anggap banyak diperlukan, antara lain.&lt;br /&gt;[1]. Shalat Diharamkan bagi wanita haid mengerjakan shalat, baik fardhu maupun sunat, dan tidak sah shalatnya. Juga tidak wajib baginya mengerjakan shalat, kecuali jika ia mendapatkan sebagian dari waktunya sebanyak satu raka'at sempurna, baik pada awal atau akhir waktunya.&lt;br /&gt;Contoh pada awal waktu : Seorang wanita haid setelah matahari terbenam tetapi ia sempat mendapatkan sebanyak saru ra'kaat dari waktunya. Maka wajib baginya, setelah suci, mengqadha' shalat maghrib tersebut karena ia telah mendapatkan sebagian dari waktunya yang cukup untuk satu rakaat sebelum kedatangan haid.&lt;br /&gt;Adapaun contoh pada akhir waktu, seorang wanita suci dari haid sebelum matahari terbit dan masih sempat mendapatkan satu rakaat dari waktunya. Maka wajib baginya, setelah bersuci, mengqadha' shalat Shubuh tersebut karena ia masih sempat mendapatkan sebagian dari waktunya yang cukup untuk satu rakaat.&lt;br /&gt;Namun, jika wanita yang haid mendapatkan sebagian dari waktu shalat yang tidak cukup untuk satu rakaat sempurna; seperti : Kedatangan haid –pada contoh pertama- sesaat setelah matahari terbenam, atau suci dari haid –pada contoh kedua- sesaat sebelum matahari terbit, maka shalat tersebut tidak wajib baginya. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;"Artinya : Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat, maka dia telah mendapatkan shalat" [Hadits Muttafaq 'alaihi].&lt;br /&gt;Pengertiannya, siapa yang mendapatkan kurang dari satu rakaat dari waktu Ashar, apakah wajib baginya mengerjakan shalat Zhuhur bersama Ashar, atau mendapatkan satu rakaat dari waktu Isya' apakah wajib baginya mengerjakan shalat Maghrib bersama Isya' .?&lt;br /&gt;Terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama dalam masalah ini. Dan yang benar, bahwa tidak wajib baginya kecuali shalat yang didapatkan sebagian waktu saja, yaitu shalat Ashar dan Isya'. Karena sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;"Artinya : Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka dia telah mendapatkan shalat Ashar itu". [Hadits Muttafaq 'alaihi].&lt;br /&gt;Nabi tidak menyatakan "maka ia telah mendapatkan shalat Zhuhur dan Ashar", juga tidak menyebutkan kewajiban shalat Zhuhur baginya. Dan menurut kaidah, seseorang itu pada prinsipnya bebas dari tanggungan. Inilah madzhab Imam Abu Hanifah dan Imam Malik, sebagaimana disebutkan dalam kitab Syarh Al-Muhadzdzab Juz 3, hal.70.&lt;br /&gt;Adapun membaca dzikir, takbir, tasbih, tahmid dan bismillah ketika hendak makan atau pekerjaan lainnya, membaca hadits, fiqh, do'a dan aminnya, serta mendengarkan Al-Qur'an, maka tidak diharamkan bagi wanita haid. Hal ini berdasarkan hadits dalam Shahih Al-Bukhari-Muslim dan kitab lainnya bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersandar di kamar Aisyah Radhiyallahu 'anha yang ketika itu sedang haid, lalu beliau membaca Al-Qur'an.&lt;br /&gt;Diriwayatkan pula dalam Shahih Al-Bukhari-Muslim dari Ummu 'Athiyah Radhiyallahu 'anha bahwa ia mendengar Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;"Artinya : Agar keluar para gadis, perawan dan wanita haid -yakni ke shalat Idul fitri dan Adha- serta supaya mereka ikut menyaksikan kebaikan dan do'a orang-orang yang beriman. Tetapi wanita haid menjauhi tempat shalat"&lt;br /&gt;Sedangkan membaca Al-Qur'an bagi wanita haid itu sendiri, jika dengan mata atau dalam hati tanpa diucapkan dengan lisan maka tidak apa-apa hukumnya. Misalnya, mushaf atau lembaran Al-Qur'an diletakkan lalu matanya menatap ayat-ayat seraya hatinya membaca. Menurut An-Nawawi dalam kitab Syarh Al- Muhadzdzab, Juz 2, hal. 372 hal ini boleh, tanpa ada perbedaan pendapat.&lt;br /&gt;Adapun jika wanita haid itu membaca Al-Qur'an dengan lisan, maka banyak ulama mengharamkannya dan tidak membolehkannya. Tetapi Al-Bukhari, Ibnu Jarir At-Thabari dan Ibnul Munzdir membolehkannya. Juga boleh membaca ayat Al-Qur'an bagi wanita haid, menurut Malik dan Asy-Syafi'i dalam pendapatnya yang terdahulu, sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Baari (Juz 1, hal. 408), serta menurut Ibrahim An-Nakha'i sebagaimana diriwayatkan Al-Bukhari. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Al-Fatawa kumpulan Ibnu Qasim mengatakan&lt;br /&gt;: "Pada dasarnya, tidak ada hadits yang melarang wanita haid membaca Al-Qur'an. Sedangkan pernyataan "Wanita haid dan orang junub tidak boleh membaca ayat Al-Qur'an" adalah hadist dha'if menurut perkataan para ahli hadits. Seandainya wanita haid dilarang membaca Al-Qur'an, seperti halnya shalat, padahal pada zaman Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kaum wanitapun&lt;br /&gt;mengalami haid, tentu hal itu termasuk yang dijelaskan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada umatnya, diketahui para istri beliau sebagai ibu-ibu kaum mu'minin, serta disampaikan para shahabat kepada orang-orang. Namun, tidak ada seorangpun yang menyampaikan bahwa ada larangan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam masalah ini. Karena itu, tidak boleh dihukumi haram selama diketahui bahwa Nabi tidak melarangnya. Jika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melarangnya, padahal banyak pula wanita haid pada zaman beliau, berarti hal ini tidak haram hukumnya" [Ibid,Juz 2. hal, 191].&lt;br /&gt;Setelah mengetahui perbedaan pendapat di antara para ulama, seyogyanya kita katakan, lebih utama bagi wanita haid tidak membaca Al-Qur'an secara lisan, kecuali jika diperlukan. Misalnya, seorang guru wanita yang perlu mengajarkan membaca Al-Qur'an kepada siswi-siswinya atau seorang siswi yang pada waktu ujian perlu diuji dalam membaca Al-Qur'an, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;[2]. Puasa&lt;br /&gt;Diaharamkan bagi wanita haid berpuasa, baik itu puasa wajib mupun puasa sunat, dan tidak sah puasa yang dilakukannya. Akan tetapi ia berkewajiban mengqadha' puasa yang wajib, berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu 'anha.&lt;br /&gt;"Artinya : Ketika kami mengalami haid, diperintahkan kepada kami mengqadha' puasa dan tidak diperintahkan mengqadha' shalat". [Hadits Muttafaq 'alaih] Jika seorang wanita kedatangan haid ketika sedang berpuasa maka batallah puasanya, sekalipun hal itu terjadi saat menjelang maghrib, dan wajib baginya mengqadha' puasa hari itu jika puasa wajib. Namun, jika ia merasakan tanda-tanda akan datangnya haid sebelum maghrib, tetapi baru keluar darah setelah maghrib, maka menurut pendapat yang shahih bahwa puasanya itu sempurna dan tidak batal. Alasannya, darah yang masih berada di dalam rahim belum ada hukumnya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika ditanya tentang wanita yang bermimpi dalam tidur seperti mimpinya orang laki-laki, apakah wajib mandi ? Beliau pun menjawab.&lt;br /&gt;"Artinya : Ya, jika wanita itu melihat adanya air mani".&lt;br /&gt;Dalam hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengaitkan hukum dengan melihat air mani, bukan dengan tanda-tanda akan keluarnya. Demikian pula masalah haid, tidak berlaku hukum-hukumnya kecuali dengan melihat adanya darah keluar, bukan dengan tanda-tanda akan keluarnya. Juga jika pada saat terbitnya fajar seorang wanita masih dalam keadaan haid maka tidak sah berpuasa pada hari itu, sekalipun ia suci sesaat setelah fajar. Tetapi jika suci menjelang fajar, maka sah puasanya sekalipun ia baru mandi setelah terbit fajar. Seperti halnya orang dalam keadaan junub, jika berniat puasa ketika masih dalam keadaan junub dan belum sempat mandi kecuali setelah terbit fajar, maka sah puasanya. Dasarnya, hadits Aisyah Radhiyallahu 'anha, katanya.&lt;br /&gt;"Artinya : Pernah suatu pagi pada bulan Ramadhan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada dalam keadaan junub karena jima', bukan karena mimpi, lalu beliau berpuasa". [Hadits Muattafaq 'alaihi].&lt;br /&gt;[3]. Thawaf&lt;br /&gt;Diharamkan bagi wanita haid melakukan thawaf di Ka'bah, baik yang wajib maupun yang sunat, dan tidak sah thawafnya. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Aisyah.&lt;br /&gt;"Artinya : Lakukanlah apa yang dilakukan jemaah haji, hanya saja jangan melakukan thawaf di Ka'bah sebelum kamu suci". Adapun kewajiban lainnya, seperti sa'i antara Shafa dan Marwah, wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah dan amalan haji serta umrah selain itu, tidak diharamkan. Atas dasar ini, jika seorang wanita melakukan thawaf dalam keadaan  setelah thawaf, atau di tengah-tengah melakukan sa'i, maka tidak apa-apa hukumnya.&lt;br /&gt;( Dari berbagai sumber )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5469057568029905361?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://wanailma77.multiply.com' title='RAMADHAN DAN WANITA'/><link rel='enclosure' type='' href='http://wanailma77.multiply.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5469057568029905361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5469057568029905361&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5469057568029905361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5469057568029905361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/10/ramadhan-dan-wanita.html' title='RAMADHAN DAN WANITA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5878587988197767065</id><published>2008-09-26T19:02:00.002+01:00</published><updated>2008-09-26T19:10:42.199+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>CINTA YANG TERTUNDA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SN0lclbV-_I/AAAAAAAAAIM/1UYMNtkgP7A/s1600-h/070927-kartun1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SN0lclbV-_I/AAAAAAAAAIM/1UYMNtkgP7A/s200/070927-kartun1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250393913597230066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tin, menjenguk Ayah, yuk! Beberapa hari tidak ketemu Bapak  rasanya  kangen.” Kata Yayuk teman sekelasku.&lt;br /&gt;Yayuk teman sekolahku mulai kelas satu sampai kelas tiga STM. Ia dengan ayahku sangat akrab seperti anak sendiri. Setiap main bareng ketempat ayahku, Yayuk selalu didahulukan. Kadang ada rasa cemburu dan mangkel bila melihat keakraban mereka. Sampai-sampai aku pernah tanya pada ayah langsung soal sikapnya yang berlebihan terhadap Yayuk.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Dalam kehidupan sehari-hari aku dan bapak jarang ngobrol. Apalagi sampai canda kayak dilakukan Yayuk dengan bapaknya. Selain bapak pendiam, dia juga lebih cenderung suka membaca dan membuat tulisan sebuah lakon kesenian kebudayaan ketoprak. Komunikasi sesuatu hal yang asing buat kita berdua.&lt;br /&gt;Kebiasaan buruk bapak, semakin membentangkan kita. Aku dan bapak semakin jauh, kalau dikatakan benci tidak. Tetapi memang bapak tipe laki-laki pendiam tidak banyak bicara. Tetapi disaat mabuk minuman keras, hmmm… betah seharian suntuk ngoceh sendiri. Tidak hanya itu, disaat bapak mabuk yang menjadi sasaran utama jadi bahan ocehannya tentunya diriku. Kalau tidak itu, dia akan ngoceh semua keluh kesahnya tentang saudaranya.&lt;br /&gt;Disaat mabuk bertengkar dengan aku itu hal yang tidak asing bagi masyarakat sekitar rumah nenek. Itu terjadi tidak siang dan malam, kadang saat aku mendengar bapak pulang keadaan mabuk aku segera sembunyi tidur di kamar nenek. Nah… baru aman, karena bapak tidak akan berani membangunkan diriku. Tetapi kalau ngocehnya tetap aktif, hingga dia akan tertidur sendiri.&lt;br /&gt; “Heran, kan? Tetapi ini kenyataan, lho. Tetangga di sekitar rumah nenek yang ditempati ayahku sudah hapal dan kadang sudah bosan melihat aku dan ayah kejar-kejaran, kadang saling bentak. Tetapi itu terjadi bila saat ayahku dalam keadaan mabuk. Ini kebiasaan buruk ayahku yang paling aku benci. Pokoknya aku sebel kalau saat main ke rumah nenek melihat ayahku mabuk.&lt;br /&gt;Sejak aku di bangku SMP memilih hidup pisah dengan bapak. Aku memilih tinggal bersama tante, sedangkan ayah tinggal di rumah nenek. Memang tidak jauh sih kalau naik sepeda paling lima belas menit sudah sampai. Tetapi ayahku bila sedang mabuk takut datang ke rumah tante, jadi aku bisa belajar dengan tenang. Seminggu sekali kadang dua kali aku selalu datang menjenguk ayah dan nenek.&lt;br /&gt;Ayahku sering membuat ibuku menangis dan malu. Setiap mabuk yang menjadi sasaran ibu dan peralatan rumah tangga hancur. Bapak marah itu dilakukan disaat mabuk, tetapi di saat bapak normal atau  tidak mabuk tidak banyak bicara. Keseharian selalu baca buku atau mancing ikan di sungai. Ayah tipe laki-laki yang sederhana dan menerima apa adanya. Tetapi sejak keluar pekerjaan, bapak  setiap hari pekerjaannya mabuk-mabukan.&lt;br /&gt;Aku sangat menyayanginya, meskipun dia sering mabuk. Kebiasaan bapak  itu sejak saya masih kecil. Maka tidak heran kalau ibuku tidak betah bersama bapak. Saat aku masih usia lima tahun ibu dan bapak  bercerai, alasannya ibu tidak kuat dengan  sikap bapak  yang suka mabuk dan marah-marah tanpa alasan. Setelah pisah dengan ibu, bapak agak berkurang mabuk tetapi saat mabuk sasaran utama ke saya.&lt;br /&gt;Di usiaku yang semakin dewasa, kadang ada rasa malu mempunyai bapak  yang sering mabuk. Tetapi karena aku sudah terbiasa sejak kecil, lambat laun tidak mempengaruhi pergaulanku dengan teman. Bagaimanapun dia, dia tetap bapakku  dan tanpa bapak  tentunya tidak ada aku di muka bumi ini. Karena aku memandang bapak  tidak saat mabuk, tetapi di saat tidak mabuk.&lt;br /&gt;Alasannya, karena saat bapak  tidak mabuk, hatinya sangat mulia sekali. Bapak  orangnya baik terhadap siapapun, bahkan suka menolong tanpa minta imbalan. Cuma di saat mabuk saja suka teriak-teriak memanggil namaku, tidak memandang siang atau malam. Sehingga membuat tetangga merasa terganggu dengan kebiasaannya. &lt;br /&gt;Kebiasaan bapak  duduk di teras rumah sambil membaca koran atau jayabaya, aku kadang terenyuh. Ingin lari mendekap hanya ingin mengucapkan sayang atau terima kasih padanya. Tetapi bibir ini terasa kelu, dan malu mengucapkan kata-kata itu. Betapa besar rasa sayangnya bapak  padaku, saat dulu rambutku masih banyak kutu dengan sabar bapak mengambil kutu itu.&lt;br /&gt;Yang paling tidak dapat aku lupakan, di saat aku sakit panas berkepanjangan hingga tidak dapat sekolah selama beberapa bulan. Bahkan saat itu ulangan kenaikan kelas, aku tidak dapat ikut akhirnya tidak dapat naik keas. Bapak dengan sabar merawatku, mencarikan kyai yang dapat menyembuhkan. Karena saat itu di bawah ke rumah sakit nihil, panas yang menyerangku tidak dapat sembuh.&lt;br /&gt;Meskipun usiaku semakin besar, disaat pulang sekolah malas makan bapak dengan sabar akan menyuapi aku. Bapak selalu bersikap bijak bila melihat aku melakukan kesalahan dalam bersikap. Biasanya bapak hanya memperhatikan saja tanpa ada teguran kata-kata. Seperti saat aku suka ikut latihan bela diri yang harus pulang tengah malam, biasanya bapak akan selalu menunggu pulangku tanpa marah Cuma di pandang saja.&lt;br /&gt;Sekarang semua itu tinggal kenangan. Kini bapak  sudah pergi sejak aku masih di bangku sekolah STM. Sampai sekarang kepergian bapak  menghadap Illahi seperti mimpi. Aku merasakan bapak  masih hidup, yah dia masih hidup selalu memantau kemana aku pergi, bahkan aku sangat merasakan kalau bapak  masih melindungiku.&lt;br /&gt;Bapak di panggil menghadap Sang Illahi tepatnya pada tahun 1995. Saat itu, aku sekolahku masuk siang dan pelajaran olah raga pagi. Tepat hari kami sepulang dari pelajaran olah raga, temanku Yayuk mengajak aku menjenguk bapak di rumah nenek. Tetapi karena hari minggu bapak  sudah menjengukku, aku menolak. Akhirnya, Yayuk sendirian datang sambil membawa makanan kesukaan bapak. Entah, kenapa aku menolak ajakan Yayuk, biasanya tidak pernah menolak. Begitu juga temanku seakan sudah ada firasat akan kehilangan bapakku sehingga tetap datang tanpa aku.&lt;br /&gt;Pagi itu, kakak bapakku kecelakaan, bahkan bapak  sempat menjenguknya. Sore hari, setelah menjenguk kakaknya di rumah sakit bapak  langsung mandi dan tiduran di kamar. Sebelum magrib, Bulek Tun istri adik bapak  mengantar mie goring buat nenek dan bapak. Kebetulan Palek Tomo adik laki-laki bapak  paling kecil juga ada. Maka, Palek Tomo berniat ingin membangunkannya, tetapi setelah di jenguk di kamar bapak  sudah tidak ada dengan keadaan tidur miring dan rokok masih terselip di tangannya.&lt;br /&gt;Malam itu juga, Palek Tomo meneleponku mengabarkan keadaan bapak. Bagai godam menghantam dadaku saat sampai rumah nenek, banyak tetangga yang datang. Begitu juga bendera putih tanda kematian sudah dipasang dekat jalan masuk gang rumah. Tangisku membuncah melihat tubuh bapak terbujur kaku dengan ditutup jarik di ruang dalam. Hanya tangis dan pingan yang terjadi padaku. Bahkan memandikanpun aku tidak dapat melakukan karena selalu pingsan.&lt;br /&gt;Maka, sampai sekarang aku merasakan kalau bapak  masih hidup. Sebab, detik-detik kematiannya aku tidak ada kesempatan melihat wajahnya yang terakhir kalinya. Rasa menyesal itu tetap ada padaku bila teringat masa-masa bapak  masih hidup. Belum sempat aku membalas kebaikan atau kasih sayang bapak  yang tercurah padaku selama masih ada. Tetapi Allah sudah berhendak lain.&lt;br /&gt;Kini hanya doa yang dapat aku berikan bapak  tercinta. Bagaimanapun bapak  seorang pahlawanku, bapak  sudah berjasa besar karena membesarkanku seorang diri. Peran sebagai bapak  dan ibu diambil alih, meskipun mempunyai kebiasaan buruk. Setelah bapak  tidak ada, baru aku merasa kehilangan dan sepi. Kadang rasa kangen timbul begitu saja, dan air mata yang dapat mengobatinya.&lt;br /&gt;Aku sangat menyesal belum sempat mengucapkan bahwa aku sangat dan sangat menyayanginya meskipun aku lebih suka memilih tinggal bersama tente. Dan aku belum sempat membahagiankan bapak  dengan hasil jerih payahku. Tetapi meskipun aku sangat sayang terhadap bapak, aku juga tetap sayang terhadap ibu yang telah melahirkanku.&lt;br /&gt;Aku tahu alasana ibu tega meninggalkanku sejak kecil, pernah menjenguk itupun hanya sekali saja. Aku tahu tidak bermaksud ibu tega terhadapku tetapi memang sudah menjadi keputusan kedua orang tuaku bahwa setelah perceraian aku harus tetap ikut di keluarga bapak.&lt;br /&gt;Sekarang hanya doa yang dapat aku persembahkan buat bapak. Dan sebagai gantinya aku berbakti pada ibu yang sekarang masih ada bersamaku. Siapapun mereka, mereka sangat berjasa buatku karena tanpa ibu dan bapak, aku tidak akan dapat merasakan hembusan hiruk biduk isi dunia. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kedua orang tuaku. Amin….&lt;br /&gt;Central – Hongkong 9 septm 08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5878587988197767065?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='CINTA YANG TERTUNDA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5878587988197767065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5878587988197767065&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5878587988197767065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5878587988197767065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/cinta-yang-tertunda.html' title='CINTA YANG TERTUNDA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SN0lclbV-_I/AAAAAAAAAIM/1UYMNtkgP7A/s72-c/070927-kartun1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5144976509678942607</id><published>2008-09-18T09:52:00.021+01:00</published><updated>2008-09-26T19:13:30.301+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>MARISSA SUKSES WIRAUSAHA</title><content type='html'>Kesibukan dari waktu ke waktu seakan tidak bisa dihentikan. Mulai dari sebagai artis, guru bahasa inggris anak cacat dan masih seambrek aktifitas lainnya ditengah tugasnya sebagai ibu rumah tangga tidak membuat surut untuk tetap datang menghadiri undangan ke Hongkong bertatap muka dengan BMI dalam rangka pekan investasi usaha persembahan dari dompet dhaufa. Namun Marissa grace Haque tidak kenal lelah. Pasangan artis Drs. Ahmad Zulfikar Fawzi tetap cerah ditengah panasnya terik matahari saat tampil di panggung sebagai MC acara pekan  investasi wirasusaha, Akad (18/5) kemarin. Begitu juga dengan penampilan Ikang Fawzi nama panggilan dari Ahmad Zulfikar Fawzi tampil memukau dengan petikan gitarnya yang di bawa  langsung dari tanah air, dapat menyemarakkan suasana meskipun lagu yang dibawakan, lagu lama.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIdL6uqK5I/AAAAAAAAAHU/SiReV9xlsA0/s1600-h/P5183474.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIdL6uqK5I/AAAAAAAAAHU/SiReV9xlsA0/s320/P5183474.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247288606420773778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya, wanita yang lahir pada tanggal 20 Juni 1962 dan menyukai warna kalem ini juga ikut pencalonan Gubenur di kota Banten. Dengan aktifitasnya yang padat masih  ada rasa semangat akan kepeduliannya terhadap anak-anak cacat. Buktinya, dia turun tangan  menjadi guru bahasa inggris. Tentunya bertujuan untuk mencetak anak bangsa yang pintar meskipun cacat jasmaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuda dari Isabella Muliawati Fawzi ( anak ke-1 ) atau Bella dan Marsya Cikita Eawzi ( anak ke-2 ) atau Kiki mempunyai rahasia tersendiri untuk menjaga keharmonisan rumah tangganya.  Rumah tangga pasti ada pertengkaran kecil, karena memang itu bumbunya. Begitu juga yang terjadi pasangan artis Marissa dan Ikang, lalu bagaimana sikap Marissa disaat suaminya sedang marah atau ngambek? Dia akan meminta maaf lebih dahulu, kalau tetap marah bersikap berlagak begok, lalu sambil merayu supaya segera reda marahnya, katanya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merintis sebagai seniman atau artis tidak semulus yang dibayangkan, cobaan pasti ada. Marissa merintis kariernya sejak masih duduk SMA kelas 2, saat itu dia ikut seni tari di sanggar Guruh Sukarno Putra lalu mendapat tawaran sebagai model majalah kartini dan disulap actual padahal masih bau kencur, kemudian juga menjadi model majalah madona dan baru ada tawaran untuk main film. Artis yang sejajarnya adalah Mariyam Belina, Kristin Hakim, Yeni Gusman dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun dari pihak Bapak menghalanginya, karena merasa malu, dengan kedudukannya sebagai penjabat pertamina lalu mempunyai anak aktif seniman. Tidak membuat surut keinginannya, meskipun harus diam-diam. Dan akhirnya, setelah berhasil bisa memberi mobil dan camera sendiri, bapaknya mendukung, terpenting dapat membagi waktu dan dapat membedakan mana yang didahulukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah lulus SMA malanjutkan kuliah, saat itu diterima di fakultas hokum dan kedokteran, akhirnya memilih fakultas hokum. Disaat semester empat cuti  karena mengejar piala citra. Sebab, dengan berhasilnya meraih piala citra akan mengubah potensinya sebagai artis  semakin tinggi, setelah itu kembali melanjutkan kuliah hingga lulus dengan gelar S1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segudang jadwal kesehariannya, selain kuliah. Marissa tetap mengembangkan potensinya sebagai artis bintang film, foto model dan masih banyak lagi acara-acara yang akan menyita waktunya. Seperti yang terlihat, banyak acara TV yang menampilkan dirinya sebagai bintang. Sesibuk apapun dia harus tetap berpenampilan prima dan fres, karena itu sudah menjadi tuntunan sebagai seniman yang sudah dikenal oleh masyarakat.&lt;br /&gt;“Saya sangat salut dengan BMI Hongkong, karena disela kesibukannya masih membuat sebuah kelopok-kelompok untuk berekpresi,” sebait kalimat Marissa saat mengungkapkan rasa harunya dengan perkembangan BMI yang ada di Hongkong. Bahkan juga memberikan lampu hijau bagi BMI yang ingin mengundangnya kembali untuk mengisi traning cara membangun pribadian yang kuat dan cerdas dalam mengatasi situasi dan lingkungan.&lt;br /&gt;Perempuan yang kini terjun di dunia politik ini tetap waspada tentang makanan halal dan haram saat pergi ke luar negri. Seperti yang diutarakan saat bersama Iqro, bahwa saat pergi ke Amerika, dia akan makan direstauran yang tidak ada menu masakan binatang babi. Lebih kongkritnya dia akan masuk ke rumah makan yang berbau Islam.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan tanggung jawab terhadap kedua putrinya yang kini juga mengikuti jejak Ikang Fawsi dalam dunia music. Dia akan selalu berkomunikasi meskipun jauh, dengan cara telepon, kirim SMS atau langsung melalui internet. Alasanya, supaya kedekatan antara orang tua dan anak-anak tetap terjaga dengan harmonis. Marissa sanggat mengharapkan kepada semua BMI untuk sering-sering berkomunikasi dengan anak dan suami untuk menjaga kelanggengan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan untuk memberikan suatu traning kepada BMI tentang pengembangan diri sangatlah besar. Tapi, harapannya tidak ditempat terbuka dan tidak banyak pesertanya, karena supaya ilmu yang akan diberikan dapat terserap dengan baik. Sehingga wanita-wanita pejuang devisa menjadi pejuang yang kuat dan cerdas. Seperti halnya dengan tepak terjangnya yang pernah menjadi anggota PDIP, DPR-RI, dan masih banyak lagi sederet partai yang pernah diikuti. Selamat untuk Mbak Icha nama panggilannya, semoga sukses selalu memperjuangkan kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan antara Marissa dan Tim Iqro :&lt;br /&gt;Iqro                 :  Assallamu’alaikum…..&lt;br /&gt;M. Marissa      :  Walaikum salam…..&lt;br /&gt;Iqro                  : M. Marissa, bisa cerita sedikit perjalanannya meniti karier?&lt;br /&gt;M. Marissa       :  Saya meniti karier sejak kelas dua SMA, saat itu ikut seni tari di Guruh Sukarno Putra lalu dipilih menjadi model majalah kartini, madona, dan menjadi bintang film. Yah, akhirnya sampai sekarang ini.&lt;br /&gt;Iqro                   :  Ada tidak cobaan atau kendala selama perjalanan karier, M. Marissa?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  Itu pasti ada. Kendalanya dari bapak, dia merasa malu. Karena bapak sebagai penjabat pertamina, jadi merasa malu dengan anaknya yang lebih suka sebagai seniman. Tapi, saya tetap nekat walaupun dengan cara diam-diam. setelah saya bisa membeli mobil, camera merk kodac dan saya baik-baik saja, akhirnya hatinya luluh dan memperbolehkannya.&lt;br /&gt;Iqro                   :  Lalu bagaimana cara mengatur waktu antara sekolah dan kuliah, kok dua-duanya dapat berjalan dengan baik?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  Yah, semua itu tergantung pada diri sendiri mana yang harus diutamakan. Dan yang pasti mana terbaik buat masa depannya ya itu yang diutamakan dulu baru yang lainnya.&lt;br /&gt;Iqro                    :  Bisa berikan contohnya dalam perjalanan karier M. Marissa?&lt;br /&gt;M. Marissa         :  Begini saat itu, ada pemilihan piala citra dan bersamaan kuliah semester empat. Lalu saya libur kuliah dulu demi piala citra, sebab bila saya dapat meraih piala citra, kualitas saya di perfilman semakin kuat dan masalah harga potensi semakin mahal.&lt;br /&gt;Iqro                     :  Dengan kesibukan yang seambrek, bagaimana cara mengawasi anak supaya tidak terpengaruh dengan acara televise?&lt;br /&gt;M. Marissa         :  Saya selalu berkomunikasi dengan anak-anak melalui telepon atau SMS. Yah, supaya tidak terpengaruh TV, biasakan dengan kegitan-kegitan Pramuka tokondo atau yang lainnya asalkan positif dan dapat membangun potensinya.&lt;br /&gt;Iqro                    :  Bagaimana cara menjaga rumah tangga tetap harmonis tidak seperti artis lainnya yang suka kawin cerai?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  Saya bila melihat suami marah atau ngambek, saya akan minta maaf lebih dulu, kalau dia tetap marah berlagak bego aja sambil deketin dengan rayuan, pasti deh I eng.. he he he…&lt;br /&gt;Iqro                   : Ngomong-ngomong sekarang aktif terjun dalam dunia politik, apa alasan utama dengan aktifitas baru ini?&lt;br /&gt;M. Marissa       :  Karena sudah waktunya aja saya terjun ke dunia politik.&lt;br /&gt;Iqro                   : Menurut M. Marissa bagaimana dengan halal haram makanan bila tinggal di Negara orang yang non Islam?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  wah, ini memang godaan yang sangat berat sekali. Yah, diadakan aja komunitas sendiri tentang rumah makan, supaya halalnya makanan tetap terjamin. Seperti saya dulu saat pergi ke Amerika, saya akan makan di restoran Islam juga atau restaurant yang tidak memasak makanan haram.&lt;br /&gt;Iqro                   :  Bagaimana pendapat M. Marissa tentang BMI yang ada di Hongkong ini?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  Saya sangat salut dan bangga dengan kebersamaan BMI di Hongkong karena di sela kesibukannya sebagai pekerja rumah tangga, masih bisa meluangkan waktu untuk membuat komunitas positif untuk membangun potensinya dengan ketrampilan untuk bekal bila sudah pulang ke tanah air.&lt;br /&gt;Iqro                   :  Apa saran M. Marissa, untuk teman-teman pembaca iqro yang ada di Hongkong?&lt;br /&gt;M. Marissa        :  Saran saya, supaya teman-teman menabung, dan gali ilmu ketrampilan yang ada di Hongkong untuk bekal nanti bila sudah pulang ke tanah air. Yah, seperti acara tadi, disarankan menabung untuk masa depan.&lt;br /&gt;Iqro                    : Cukup sekian wawancaranya, saya Tim iqro mengucapkan terima kasih waktu yang sudah diberikan kepada kami. Semoga M. Marissa semakin sukses dan lenggeng rumah tangganya. Wasalam wr  wb…&lt;br /&gt;M. Marissa         :  Sama-sama. Iqro semoga semakin sukses selalu. Walaikum salam…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5144976509678942607?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='MARISSA SUKSES WIRAUSAHA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5144976509678942607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5144976509678942607&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5144976509678942607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5144976509678942607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/marissa-sukses-wirausaha.html' title='MARISSA SUKSES WIRAUSAHA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIdL6uqK5I/AAAAAAAAAHU/SiReV9xlsA0/s72-c/P5183474.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-2766189783786650842</id><published>2008-09-18T09:52:00.019+01:00</published><updated>2008-09-21T03:25:08.277+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>SUKSES DI AYAT-AYAT CINTA</title><content type='html'>Kang Abik, biasa ia dipanggil. Nama lengkap pria yang lahir di Semarang, pada hari kamis 30 September 1976 ini adalah Habiburrahman El Shirazy. Pria berkacamata dan cenderung pendiam ini memulai pendidikan menengahnya di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, Mranggen, Demak di bawah asuhan KH. Abdul Bashir Hamzah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIfB1xd_YI/AAAAAAAAAHc/pshSe18gCY4/s1600-h/P4133122.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIfB1xd_YI/AAAAAAAAAHc/pshSe18gCY4/s320/P4133122.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247290632314944898" /&gt;&lt;/a&gt;Tahun 1992 suami dari …… ini merantau ke Kota Budaya Surakarta untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta dan lulus pada tahun 1995. Kemudian, pengembaraan intelektualnya dilanjutkan ke Fak. Ushuluddin, Jurusan Hadis, Universitas Al-Azhar, cairo dan selesai pada tahun 1999. Pembelajarannya di kota santri Cairo Mesir itu akhirnya di genapkannya setelah sukses merampungkan Postgraduate Diploma (Pd.D) S2 di The Institut for Islam Studies in Cairo yang didirikan oleh  Imam Al-Baequni (2001).  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bapak dari … ini memang semenjak dahulu memang terkenal mempunyai darah seni yang kental. Dari menulis karya tulis ilmiah, artikel, membaca puisi, lomba pidato, ebagai pemain dan bahkan menjadi sutradara teather pernah kang abik lakoni. Bahkan penyuka warna …. Ini pernah  menjadi juara 1 lomba baca puisi Arab tingkat Nasional yang diadakan IMABA UGM Jogjakarta (1994) dan mengisi acara Syarhil Qran setiap jumat pagi di radio JPi Surakarta selama satu tahun (1994-1995). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas laki-laki berkacamata ini selama menempuh studi di Cairo, Mesir ini seperti makin terasah karena lingkungan yang sangat kondusif. Segudang prestasi pernah, di raih oleh laki-laki berperawakan sedang. Sebagai ketua MISYKATI (Majelis Intensif Studi Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam) di Cairo (1996-1997). Habiburahman pun pernah menjadi duta Indonesia untuk mengikuti “Perkemahan Pemuda Islam Internasional Kedua. Pada perkemahan yang diadakan tahun 1996 itu, orasi ilmiahnya yang berjudul “Tahqiqul Amni Was Salam Fil ‘Alma Bil Islam” (Realisasi Keamanan dan perdamaian di Dunia dengan Islam) terpilih sebagai orasi terbaik kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang juga telah menghasilkan beberapa naskah drama dan menyutradai pementasan di Cairo ini pun pernah aktif di Majelis Senergi Kalam dan pernah menjadi coordinator sastra Islam ICMI Orsat Cairo. Selain karya sastra dan theather kang abik pun menghasilkan beberapa karya terjemahan. Seperti Ar-Rassul, Biografi Umar bin Abdul Aziz, penyucian Jiwa dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan Oktober 2002, Kang abik tiba di Tanah Air, saat itu ia langsung diminta oleh Pusat Pengambangan Mutu Pendidikan (P2MP) Jakarta untuk ikut mentashih Kamus Populer Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan menjadi kontributor penyusunan. Ensiklopedi Intelektualisme Pesantren; potret Tokoh dan Pemikirannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kini mendidikasikan waktunya dalam bidang dakwah dan tercaMengikuti panggilan jiwa, antara tahun 2003 hingga 2004, Kang Abik memilih mendedikasi ilmunya pendidikan lewat karya-karyanya, lewat Pesantren Karya dan Wirausaha BASMALA INDONESIA, laki-laki penyuka warna ..... ini pernah menjadi guru di MAN I Yogyakarta dan dosen di UMS Surakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merenungi kiprah kang abik, sudah sepantasnya kita bangga. Bangga karena sudah terbukti bahwa dengan muslim, seharusnya tidak menghalangi kita untuk berprestasi. Lalu bagaimana dengan anda ? tidakkah anda bangga sebagai muslimah ? nah, ayo tunjukkan anda mampu berprestasi. Ayo semangat para muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-2766189783786650842?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='SUKSES DI AYAT-AYAT CINTA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/2766189783786650842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=2766189783786650842&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2766189783786650842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2766189783786650842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/sukses-di-ayat-ayat-cinta.html' title='SUKSES DI AYAT-AYAT CINTA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIfB1xd_YI/AAAAAAAAAHc/pshSe18gCY4/s72-c/P4133122.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5953187012634100957</id><published>2008-09-18T09:52:00.017+01:00</published><updated>2008-09-18T10:33:18.937+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>BULE KECANTOL KARENA JILBAB</title><content type='html'>Setiap hari mendekati pukul 14.00 siang aku sudah siap-siap berangkat ke pasar. Dari Building May Fair tempat tinggal majikanku naik bus antar jemput sampai Admiralty lalu menuju pasar, perjalanan kepasar  aku lebih suka jalan kaki. Selain lebih cepat sampai pasar, aku bisa sambil lihat-lihat pertokoan di pinggir jalan, siapa tahu ada baju murah yang cocok untukku atau untuk  putri.&lt;span class="fullpost"&gt; Pasar Wan chai langgananku berbelanja, selain besar pasarnya juga lengkap bahkan juga ada toko yang menjual segala produk Indonesia. Biasanya jam pergi  ke pasar café malam untuk nongkrong para bule-bule sudah mulai buka. Sehingga aku akan lebih sering berpapasan dengan mereka. Tetapi itu bukan alasanku, pergi ke pasar suka jalan kaki. Dengan jalan kaki aku merasa lebih cepat sampai pasar dan saat belanjapun tidak usah keburu-buru di kejar waktu. &lt;br /&gt;Semenjak aku mengikrarkan untuk berjilbab saat pergi berlibur atau  pergi kepasar, banyak perubahan dalam bersikap. Meskipun cuaca memasuki musim panas aku tetap berjilbab. Saat di pasar,  sering juga penjual-penjual langgananku merasa risih dengan penampilanku yang serba tertutup. Mereka sering bertanya dengan caraku berpakaian, apakah tidak kepanasan. Tapi, bila aku jawab dengan jujur dia akan tetap tidak mengerti alasanku.&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang akan memperhatikanku, sambil bergumam dengan keadaanku. Karena sudah terbiasa, hingga aku tidak merasakan risih bila ada orang yang memperhatikan tata caraku berpakaian. Bahkan ada juga bertanya alasan kenapa harus tertutup, padahal pembantunya yang sama-sama dari Indonesia tidak tertutup bajunya. Dengan sabar aku menjelaskan pada mereka, tentunya dengan kalimat yang mudah dipahami dan di mengerti. Hati berharap, orang yang tanya itu memberikan ijin pembantunya memakai jilbab.&lt;br /&gt;Karena seringnya aku keluar ke pasar, sehingga banyak yang hafal denganku. Begitu juga dengan Mrs. Jonh, dia adalah temannya Mrs. Alex mantunya majikanku. Mrs. Jonh mempunyai café di kawasan Wan chai, setiap hari saat aku berangkat ke pasar sesalu melewatinya. Sehingga kadang aku berpapasan dengannya saat dia berada di depan café. Bahkan kadang dia akan menyapaku, aku hanya tersenyum tipis dengan langkah sedikit kupercepat karena takut kalau di suruh mampir seperti hari-hari sebelumnya.&lt;br /&gt;Seperti pepatah jawa, “Tresno jalaran saka kulino” yah, itu pepatah kata yang cocok di luntarkan pada Mrs. Jonh. Sebab, setelah seringnya bertemu denganku meskipun hanya sebentar, mungkin tidak ada satu menit dia semakin sering memperhatikanku. Kadang, aku risih juga dengan tatapannya yang menurutku sangat berbahaya. Sehingga aku merasa tidak nyaman bila melewati cafenya. &lt;br /&gt;Karena merasa tidak nyaman jalan depan cafenya. Akhirnya aku lewat jalan lain meskipun sedikit agak jauh, tapi biarpun jauh aku merasakan tenang. Tanpa ada yang memperhatikanku jalan, siapa sih yang mau jalan diperhatikan dengan tatapan mata penuh hasrat. Jelas semua perempuan akan merasa risih atau tidak bebas bergerak saat jalan.&lt;br /&gt;Lima bulan kedepan, aku sudah tidak pernah bertemu dengan Mrs. Jonh orang Australia itu. Aku pikir sudah aman bagiku, aku bisa bebas jalan kemana-mana tanpa ada yang perhatikan ternyata diluar dugaan. Ada khabar heboh, lebih heboh dengan senyumnya Mrs. Jonh saat aku jumpai di depan cafenya. Sempat ini aku anggap hanya mimpi yang menggangguku setiap malam. Atau mungkin salah dengar  saat dijelaskan oleh majikanku.&lt;br /&gt;Waktu itu, senin pagi saat aku membersihkan ruang tamu. Tiba-tiba ada telepon, entah dari mana. Karena sudah menjadi peraturan kalau aku hanya boleh terima telepon yang ada di dapur saja. Bila yang berdering telepon ruang tamu aku tidak mengangkatnya meskipun berdering berulang kali. Kuteruskan aktifitas kerjaku membersihkan ruang tamu. Sedangkan majikanku terima telepon dari kamar pribadinya.&lt;br /&gt;Entah kenapa hari itu dadaku terasa berdetak kencang seolah ada yang sedang membicarakanku. Seketika pikiranku di rumah, dan menduga-duga apa yang terjadi. kalaupun mau telepon tidak mungkin aku melakukan pagi hari, bisa-bisa aku akan mendapatkan lagu wajib dari majikanku. Segera aku buang jauh-jauh prasangka buruk yang bersemayan di pikiranku. &lt;br /&gt;Hari itu, seperti biasa aku melakukan aktifitas pekerjaan sesuai jadwal hari-hari sebelumnya. Tapi, aku merasakan ada yang lain dengan sikap majikanku, segera aku intrupeksi diri dan mengoreksi semua pekerjaanku mulai pagi hingga sore, apakah ada yang salah dan atau mungkin ada yang kurang beres.  Hmm… semua beres, tidak aku temukan kesalahan apapun. “Haruskah aku bertanya?” gumamku.&lt;br /&gt;“Adheng, sini kamu.” Panggil majikanku sore itu sepulang dari pasar.&lt;br /&gt;Seketika dadaku berdebar kencang. Pasti ada kesalahan, karena aku sudah paham betul dengan sikap majikanku. Bila ada kesalahan dalam bekerja dia tidak akan langsung menegurku. Tapi menunggu waktu tepat untuk menatar diriku, ini tidak hanya kepadaku tetapi juga kepada anak-anaknya yang berada di Amerika.&lt;br /&gt;Aku diam didepan majikanku. Kutatap lantai yang terbuat dari marmer mahal. Berusaha aku kuingat dan mengoreksi pekerjaanku lewat lantai kotak-kotak itu, berharap menemukan satu kesalahan sehingga majikanku menyuruhku menghadap padanya. setelah beberapa menit diam dengan wajah seram, semenit kemudian dia tersenyum sambil memandang tingkah lakuku yang kayak bekecot, sebentar-bentar memandangnya lalu menunduk lagi.&lt;br /&gt;“Adheng, kamu tahu temannya Mrs. Alex yang bernama Mrs. Jonh?” tanyanya sambil tatapannya tak lepas dariku.&lt;br /&gt;“Degg..!” suara detak dadakku saat mendengar sebuah nama yang selama ini aku takuti dan aku hindari untuk bertemu dengannya.&lt;br /&gt;“Iya. Tapi s..ssaya tidak mengenalnya. C..Cuma tahu orangnya, Nyah.” Jawabku terbata-bata.  “Pasti ada yang tidak beras.” Gumamku.&lt;br /&gt;“Seandainya kamu dijadikan istrinya mau tidak? Tadi Mrs. Jonh telepon katanya suka kamu dan katanya dia tidak mempermasalahkan kamu tetap memakai jilbab. Karena dia suka wajahmu saat memakai jilbab, gimana? Tapi piker dulu.&lt;br /&gt;Dadaku semakin berdebar hebat. Kedua telapak kakiku langsung terasa kesemutan, sedangkan bibirku kelu mau menjawab apa. Oh, diluar pikiranku. Sejak aku dipanggil yang ada dalam pikiran tentang kesalahan kerjaku. Tetapi kenyataannya masalah diluar kerja, tetapi masalah hati orang yang tertarik denganku karena jilbab.&lt;br /&gt;Malam tiba. pikiranku kembali merekam kata-kata majikanku sore hari. Sekelibatan wajah Mrs. Jonh membayangiku seolah menari-nari didepan mata. Bayangkan indah bila menjadi istrinya mengodaku, yah pasti bahagia. Gimana tidak. Mrs. Jonh orang yang kaya, baik hati, bahkan sudah menjadi penduduk Hongkong. Kalau menikah dengan dia pasti aku akan menjadi orang Hongkong seperti idamannya teman-teman.&lt;br /&gt; Oh, tidak. Segera aku tepis semua iming-iming kebahagian semu yang menari-nari diatas langit-langit kamarku. Aku dengannya tidak seiman, aku tidak mungkin menggadaikan agamaku demi kebahagiaan dunia. Dengan usaha keras aku alihkan pikiran kotor yang akan mempengaruhiku untuk menerima lamarannya. Memang ada sedikit keinginan menerima, meskipun sedikit. &lt;br /&gt;Malam itu, aku susah tidur. Bayangan wajah Mrs. Jonh saat senyum terus menggoda pandanganku. Sedangkan kata-kata majikanku terus sayup-sayup terdengar di telingaku. Seakan ada zat yang berusaha mempengaruhiku untuk menerima tapi ada pula zat yang menyuruhku untuk berpikir panjang lagi. Benar-benar hatiku kalut dan bimbang dengan perasaan yang tidak jelas. Sampai-sampai mata tidak mau dipejamkan.&lt;br /&gt;Aku merasa ini cobaan terberat. Sebab, banyak orang-orang Indonesia atau philipina yang berusaha keras mencari suami bule atau penduduk Hongkong supaya bisa mendapatkan visa menjadi penduduk Hongkong sehingga tidak usah bekerja sebagai rumah tangga. Sedangkan aku, tidak susah-susah mencari tetapi ada yang datang sendiri melamarku. &lt;br /&gt;Karena tidak ingin aku terbawa hanyut dengan impian membual. Dengan langkah gontai aku beranjak bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi. Aku ambil air wudhu, lalu aku bersiap menghadap ke padaNya. Ini jalan terbaik, sesuai yang diajarkan Rasul. Yah, saat itu aku langsung bersujud minta bantuan padaNya untuk memberikan pilihan terbaik untukku.&lt;br /&gt;Pagi cerah. Seperti biasa mengawali pekerjaan aku membuat sarapan untuk majikan. Lalu mengerjakan pekerjaan lain. Pagi itu, aku berharap majikan tidak mempertanyakan masalah kemarin lagi. Supaya tidak membuat debat batin sehingga akan membuat konsentrasiku buyar. Sambil berzikir dalam hati, aku sedikit menghindar berpapasan dengan majikan perempuan, itu usahaku.&lt;br /&gt;“Ya Allah kuatkan imanku,” doaku dalam hati.&lt;br /&gt;“Adheng, gimana? Sayang lho kalau sampai di tolak. Dia itu orang kaya dan baik hati. Tar biar aku yang mendampingi pernikahanmu.” Kata majikanku dengan nada membujuk. &lt;br /&gt;Seketika hatiku kembali bimbang karena terpengaruh kata-kata majikan. Bingung mengartikan kata-kata majikan itu sebuah jawaban dari Allah atau dari setan. Aduh… ingin teriak atau menyambar telepon genggamku telepon minta pendapat teman. Tapi juga kwatir nanti teman-temanku malah mendukung, bisa-bisa aku terpuruk dengan kebingunganku ini.&lt;br /&gt;“Ya Allah… ya Allah…,” zhikirku dalam hati terus menerus. Sedangkan kata-kata majkanku seakan terus terdengar mengalun di telinga. Padahal sudah berhenti bicara atau membujukku. &lt;br /&gt;Dengan langkah sedikit lari, aku menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar pribadiku. Kubasahi mukaku dengan air, sambil terus hatiku menyebut asma Allah. Aku harus menemukan jawaban tepat supaya tidak membuat penyesalan yang berkepanjangan. Yah, meskipun aku di beri waktu satu minggu untuk menjawab, tapi aku sudah putuskan kalau hari itu juga bisa memberi jawaban tegas. &lt;br /&gt;Ini keputusanku supaya aku dapat konsentrasi bekerja lagi. Beban berat bagiku kalau sampai seminggu aku harus memikirkan hal ini. Karena pernikahan adalah ibadah, bukan sebuah permainan tebak-tebakan. Aku tidak boleh mengulangi dengan kesalahan masa lalu, yang pernah gagal dalam berumah tangga. Pernikahan kedua aku berharap pernikahan terakhir bagiku dan pernikahan ini juga buat anakku.&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan hingga siang. Setelah makan siang dan memberesi meja makan lalu cuci semua alat makan yang kotor, aku bersiap kepasar. Tekatku, aku akan datang ke Mrs. Jonh untuk memberikan jawaban. Meskipun jawabannya belum aku temukan, aku tetap akan datang. Doaku dalam hati, sampai berjumpa dengannya ada jawaban yang tepat dan jawaban itu dariNya. Supaya tidak salah.&lt;br /&gt;Sebelum berangkat, aku sholat duhur dan minta bantuanNya. Dengan hati kalut dan bimbang aku melangkah keluar rumah turun ke lantai dasar tempat bus antar jemput building parkir. Seperti biasa, aku akan duduk belakang dan turun di perbatasan Wan Chai dan Admiralty, supaya cepat sampai tujuan, yaitu café-nya Mrs. Jonh.&lt;br /&gt;Gemuruh dadaku kian memburu saat bus yang aku naiki sampai depan kantor polisi biasa aku turun. Alunan dzikir terus berkumandang dalam hati, menenangkan hatiku sendiri. Sedangkan pikiranku berusaha tidak mengingat kata-kata majikan yang berbau mempengaruhiku. Semakin dekat, hatiku semakin gemuruh hebat, seakan ada sinyal-sinyal suka pada Mrs. Jonh. Yang aku rasakan saat itu, seperti ada magnet yang mendorongku suka padanya. Pikiran ketidak pastian, rasa takut berjumpa menjalar hingga langkahku ragu menuju cafenya.&lt;br /&gt;Tepat di depan café aku melihat Mrs. Jonh sedang bicara dengan karyawannya. Melihat aku di depan pintu, segera dia mendatangiku. Melihat tatapannya, kakiku lemas dan pandanganku semakin lemah tidak kuasa aku menatap matanya. Seketika aku menundukkan pandanganku, padahal biasanya orang barat tidak menyukai sikap itu. &lt;br /&gt;“Mrs. Jonh, I’am Sorry can’t marrid with you. I’am sorry.” Kataku saat itu dengan sedikit gemetar. &lt;br /&gt;Aku langsung pamit meninggalkannya yang masih bengong di depan pintu. Entah, keberanian dari mana aku melontarkan sebuah jawaban itu. Padahal tidak ada pikiran sedikitpun untuk menolaknya. Tetapi, hatiku terasa lega, dadaku tidak sesak dan berdebar-debar lagi. semua terasa plong, seakan tersiram air dingin. Aku kembali bersyukur dalam hati, karena aku yakin bahwa ini sebuah jawaban yang datang dariNya dengan tiba-tiba. Yah, aku yakin itu, sebab Allah maha mengetahu dan maha mendengar. Dimanapun Allah selalu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5953187012634100957?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='BULE KECANTOL KARENA JILBAB'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5953187012634100957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5953187012634100957&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5953187012634100957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5953187012634100957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/bule-kecantol-karena-jilbab.html' title='BULE KECANTOL KARENA JILBAB'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-130749443996133200</id><published>2008-09-18T09:52:00.013+01:00</published><updated>2008-09-18T10:25:51.852+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>WAJAH KALEM FELDI</title><content type='html'>Pria yang masih lajang ini memulai karier sebagai actor layar lebar setelah mendapat tawaran dari Rudy Soedjarwo untuk membintangi film Mengejar Matahari (2004). Setelah itu Fedi sering mendapat tawaran main di layar lebar dari tahun ke tahun. Hingga namanya kiat melejit setelah membintangi Fahri dalam cerita ayat-ayat cinta.&lt;br /&gt;Perbincangan dalam penawaran dirinya untuk menjadi Fahri (2007)  kini terkabul. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini, dapat mengekpresikan karakter  Fahri dalam film adaptasi novel ayat-ayat cinta yang novelnya di tulis oleh salah satu anggota FLP yaitu, Habiburrahman El shirazy. Bahkan, kini sudah mulai pemutarannya dari bioskop ke bioskop.&lt;br /&gt;Fedi Nuril biasa dipanggil akrabnya Nuril, lahir di Jakarta, 1 Juli 1982, umur 25 tahun, cowok  berwajah kalem ini, sedang menempuh pendidikan terakhir di Universitas Indonesia mengambil jurusan D3 Akutansi. Namanya kian melejit setelah membintangi film Garans&lt;span class="fullpost"&gt; Fedi Nuril biasa dipanggil akrabnya Nuril, lahir di Jakarta, 1 Juli 1982, umur 25 tahun, cowok  berwajah kalem ini, sedang menempuh pendidikan terakhir di Universitas Indonesia mengambil jurusan D3 Akutansi. Namanya kian melejit setelah membintangi film Garansi (2006) bersama anggota grup music bandnya, namanya semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Nuril  sudah terjun didunia model sejak masih duduk dibangku sekolah, dan kini Nuril  merintis menjadi aktor film layar lebar. Judul film yang pertama kali dia bintangi adalah Mengejar Matahari (2004). Setelah itu dia membintangi film layar lebar berjudul Apa Artinya Cinta? (2005) dan Janji Joni (2005). Hingga pada tahun ( 2006), Mira lesmana mengajaknya bermain dalam film Garansi (2006) bersama Ayu Ratna dan Aries Budiman. Dalam film itu, mereka bertiga diceritakan sebagai anggota grup music Garansi. Meskipun film telah usai, grup band ini tetap eksis di dunia musik.&lt;br /&gt;Meskipun terjadi kontraversi dikalangan pembaca ayat-ayat cinta karena tokoh fahri dimainkan oleh Fedi, tidak membuat Fedi mundur tapi justru dibuat sebaliknya akan dijadikan tantangan baru  dan tetap berusaha memerankan karakter fahri dengan apik dan memuaskan. Kontaveksi yang muncul karena seringnya film-film yang diperaninya lebih menampilkan adegan ciuman dengan kaum perempuan bukan muhrim, hingga menganggap karakter Fahri tidak cocok untuk dirinya. &lt;br /&gt;Tetapi semua tidak akan dapat mengubah pilihan dari sang sutradara yaitu Hanung Bramantyo untuk memutuskan bahwa Nuril yang cocok untuk berperan sebagai Fahri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-130749443996133200?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='WAJAH KALEM FELDI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/130749443996133200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=130749443996133200&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/130749443996133200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/130749443996133200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/wajah-kalem-feldi.html' title='WAJAH KALEM FELDI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3211737719554446397</id><published>2008-09-18T09:52:00.009+01:00</published><updated>2008-09-18T10:17:30.251+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>BAKAT DATANG DARI BAPAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIcBGb1UhI/AAAAAAAAAHM/9XahfgkF-Vk/s1600-h/P4133147.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIcBGb1UhI/AAAAAAAAAHM/9XahfgkF-Vk/s320/P4133147.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247287321072849426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sholawat talenta yang tumbuh pada diri Wafiq sejak kecil. Wafiq nama panggilan dari  Wafiq Azizah, bakatnya tuk bersenandung diturunkan dari bapaknya. Perempuan manis yang lahir di kota Magelang pada 4 Mei 1987 dari pasangan Buktari dan Tonah Lestari sudah mengasah bakatnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar kelas dua dengan mengikuti perlombaan-perlombaan dikotanya. Hingga dia dapat menjuarai sholawat tingkat kota Magelang.&lt;span class="fullpost"&gt; Anak pertama dari tiga bersaudara ini semakin giat belajar dengan masuknya ke sanggar seni di kota Magelang. Dan sejak itu dia mulai mengisi acara di TVRI Yogyakarta sampai kelas lima sekolah dasar. Ibarat pungguk kejatuhan bulan itu perumpamaan tepat untuk menggambarkan karier Wafiq. Kenapa? Sebab disaat dia mengisi acara di TVRI Yogyakarta ada seorang produser dari Jakarta kecantol dengan suaranya. Hingga akhirnya rekaman setiap tahun harus diikuti oleh Wafiq disaat usianya masih kecil.&lt;br /&gt;Namanya kian melejit setelah membawakan sholawat rebana. Masalah yang menjadi sandungan adalah undangan dari luar kota yang bersamaan jam sekolah, tapi tidak membuatnya putus asa. Lalu bagaimana sikap kedua orang tua Wafiq? Tetap mendukung asal bukanlah lagu pop atau dangdut yang menjadi pilihannya untuk berkarier ditarik suara. Begitu juga saat rekaman di kota Jakarta, Wafiq tetap dalam pengawasan ibunya. Karena Bapak  Buhtari tidak tega membiarkan Wafiq pergi sendiri bersama pihak produser Jakarta. Sedangkan bapaknya  wafiq  tidak dapat mengawasi disebabkan tugas-tugasnya sebagai guru agama di sekolahan aliyah Magelang.&lt;br /&gt; Hingga akhirnya, Wafiq memutuskan menikah diusia dini untuk mengurangi beban kedua orang tuanya. Dari hasil pernikahannya dengan laki-laki bernama Guntur Sarwo Edhy pada bulan agustus tahun 2006 telah dikaruniai putra putri kembar bernama Asbiq Badru Rufi’ilwafa dan Kayla Badru Taqiyya. Perempuan gemar makan mie goreng ini meskipun sibuk rekaman dan kuliah semester enam ambil jurusan tarbiyah di Wonosobo, dia tetap melaksanakan kewajibannya sebagai ibu dari anak kembarnya. &lt;br /&gt;Menjadi muslimah yang bermanfaat bagi keluarga dan orang lain suatu cita-citanya. Maka dari itu meskipun sudah penuh jadwal seambrek, dia masih sempatkan waktu untuk melatih anak-anak kecil dalam olah vocal dan tari islami di sekolahan bapaknya mengajar. Tetap semangat bersaing dengan lagu-lagu pop dan dangdut adalah sebagai wujud perjuangannya bahwa dia tetap ingin menyebarkan syariah Islam. Lalu bagaimana sikap suami dengan tekatnya? Tetap mendukung, buktinya saat di Hongkong Wafiq berduet dengan suaminya tercinta bersenandung. Tetap semangat, ya!&lt;br /&gt;Uraian wawancara tim Iqro dengan Wafiq Azizah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Iqro          : “Assallamu’alaikum….&lt;br /&gt;Wafiq       : “Walaikum salam  wr  wb   &lt;br /&gt;Iqro          : “Kami dari majalah iqro. Maaf mengganggu, bagaimana kabar mbak Wafiq?”&lt;br /&gt;Wafiq       : “Alhamdullilah baik. Oh, tidak apa-apa.&lt;br /&gt;Iqro          : “Sejak kapan Mbak Wafiq terjun dalam seni suara beraliran sholawat dan bisa sedikit &lt;br /&gt;                     Cerita perjalanannya berkarier ini?&lt;br /&gt;Wafiq       : “Dalam bakat nyanyi ini datang dari bapak. Sejak kelas dua SD saya sudah sering &lt;br /&gt;                     Ikut perlombaan setingkat Magelang. Dan setelah saya mendapat juara, saya sering &lt;br /&gt;                     Dapat undangan ngisi acara. Bahkan setelah saya aktif ikut sanggar seni magelang &lt;br /&gt;                     Saya juga ngisi acara di TVRI Yogyakarta, dari situlah ada pihak produser dari &lt;br /&gt;                     Jakarta menginginkan saya rekaman hingga sekarang.&lt;br /&gt;Iqro          : “Wah, hebat ya. lalu gimana pihak keluarga dan tetangga dengan karier ini?&lt;br /&gt;Wafiq       : “Kalau keluarga tidak masalah yang penting bukan lagu pop atau dangdut dan kalau&lt;br /&gt;                     Tetangga baik-baik saja, emang sih kadang ada teman yang bilang, “Wah, sekarang&lt;br /&gt;                     Jadi artis.” Tapi bagiku biasa saja.&lt;br /&gt;Iqro          : “Mbak wafiq  menikah sejak kapan dan sekarang putranya berapa?&lt;br /&gt;Wafiq       : “Sudah. Menikah tahun 2006 bulan delapan dan dikaruniai anak kembar putra putri&lt;br /&gt;                     Jadi sepulang kuliah sekarang tidak bisa istirahat total karena harus menjaga anak.&lt;br /&gt;Iqro          : “Yang keberapa datang ke Hongkong ini? Dan ada tidak pesan buat teman-teman?&lt;br /&gt;Wafiq       : “Ini yang ke 4. Pesanya, bahwa  menutup aurat itu mudah, yang susah adalah menutup diri dari segala perbuatan yang mengarah pada kemusyrikan. Jadilah muslimah yang istiqomah, selalu menuju kepada kebaikan/kearah yang lebih baik.&lt;br /&gt;Iqro           : “Baiklah, kami mengucapkan terima kasih waktu yang diberikan dan kami d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3211737719554446397?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='BAKAT DATANG DARI BAPAK'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3211737719554446397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3211737719554446397&amp;isPopup=true' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3211737719554446397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3211737719554446397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/bakat-datang-dari-bapak.html' title='BAKAT DATANG DARI BAPAK'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIcBGb1UhI/AAAAAAAAAHM/9XahfgkF-Vk/s72-c/P4133147.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5309625801591339027</id><published>2008-09-18T09:52:00.006+01:00</published><updated>2008-09-18T10:13:29.388+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>ADAPTASI DI BULAN SUCI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIai6uHwPI/AAAAAAAAAHE/vWJkUPLe100/s1600-h/P8243654.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIai6uHwPI/AAAAAAAAAHE/vWJkUPLe100/s320/P8243654.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247285703020626162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bulan suci Ramadhan ini merupakan kesempatan bagi kita untuk meningkatkan volume dzikir kita kepada Allah SWT, untuk kita teruskan nantinya diluar bulan Ramadhan. Dengan memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan dan memperbanyak mengingat Allah SWT kita gapai kebahagiaan di dunia dan akherat. Menghormati sesama muslim. Menghormati sesama manusia apalagi sesama muslim merupakan kewajiban bagi setiap individu. Dengan adanya saling menghormati diantara muslim maka akan terjadi hubungan yang baik diantara sesama kaum muslimin dan ini merupakan langkah awal untuk menciptakan rasa damai dan aman di muka bumi.&lt;span class="fullpost"&gt; Apabila hubungan kita sesama muslim baik dan benar, maka akan baik dan benar pula hubungan kita dengan Allah SWT, dengan demikian Allah SWT akan ridho dengan kita. Keridhoan Allah merupakan kunci kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akherat. Di bulan suci Ramadhan ini kita berusaha untuk memperbaiki hubungan kita dengan sesama muslim dengan menghilangkan rasa dendam, iri, dengki, dan permusuhan diantara ummat Islam dan kita berusaha untuk memperbaiki hubungan antar sesama kita sehingga hubungan baik dengan Allah SWT juga bisa kita raih. Memperbaiki niat. Niat merupakan pokok dari segala pekerjaan, untuk itu sebelum kita melangkah kita perlu memperbaiki niat kita agar amal dan pekerjaan kita tidak sia-sia belaka. Sudah merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk meniatkan semua yang ia lakukan untuk Allah SWT semata. &lt;br /&gt;Dengan demikian semua pekerjaan kita akan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT dan Allah SWT akan memberinya balasan dan pahala sebagai bekal bagi kita untuk menempuh kehidupan di akherat nanti. Dengan niat yang Ikhlas untuk Allah SWT dalam segala pekerjaan berarti kita telah menginvestasikan saham untuk kebahagiaan di akherat nanti. Berdakwah. Berdakwah atau mengajak orang lain untuk berbuat baik dan beibadah kepada Allah SWT merupakan salah satu kewajiban bagi seluruh ummat Islam. Ini merupakan tugas mulia yang harus diemban bagi setiap hamba Allah SWT. Berdakwah tidak hanya dengan cara memberikan ceramah di hadapan orang banyak, banyak cara bisa kita lakukan dalam rangka berdakwah. Berdakwah bisa melalui tulisan bahkan berdakwah dapat kita lakukan dengan memberi contoh yang baik kepada orang lain dan inilah yang disebut dengan dakwah bilhal. Dakwah dan mengajak orang lain untuk berbuat baik adalah tanggung jawab setiap muslim sebagai khalifah Allah di muka bumi ini. &lt;br /&gt;Begitu juga hubungan dengan majikan, kita harus tetap dapat mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh majikan untuk kita. Dan kita harus bisa membagi waktu antara pekerjaan dan ibadah di bulan suci supaya semua mendapatkan berkah. Bisa kita bayangka kalau kita tidak pandai  membagi waktu antara pekerjaan dan ibadah semua tidak akan mendapatkan hasil yang bermanfaat bagi kita sendiri. Bulan suci harus digunakan sebaik mungkin supaya tidak terbuang dengan sia-sia karena kita tidak pandainya membagi waktu. &lt;br /&gt;Dimana melaksanakan bulan Ramadhan di rumah sendiri dan di rumah majikan sangatlah berbeda. Mulai dari saat berbuka puasa, saur pagi, maupun saat melaksanakan sholat tarawih. Kalau di rumah bisa melaksanakan dengan tepat waktu, tetapi di rumah majikan semua tergantung pada diri kita sendiri bagaimana cara membagi waktu antara tugas dari majikan dan jam-jam ibadah kita. Bila kita dapat melaksanakan tugas majikan dengan tepat waktu, secara tidak langsung jam ibadah akan tersusun dengan tersendirinya.&lt;br /&gt;Menjaga kebersihan hati. &lt;br /&gt;Hati adalah sumber dari segala-galanya dalam hidup kita, agar kehidupan kita baik dan benar, maka kita perlu menjaga kebersihan hati kita. Jangan sampai hati kita kotori dengan hal-hal yang dapat merusak kehidupan kita apalagi sampai merusak kebahagiaan hidup di dunia ini dan di akherat nanti. Untuk menjaga kebersihan hati maka kita juga perlu untuk menjaga penglihatan, pendengaran, pikiran, ucapan kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan menjaga hal-hal tersebut kita dapat menjaga kebersihan hati kita. Dengan hati yang besih kita gapai kebahagiaan dunia dan akherat. Di bulan suci ini mari kita bersihkan hati kita dari segala kotorannya dengan memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak do’a agar Allah SWT menganugrahkan kepada kita semua hati yang bersih dan selalu dekat denganNya. Itulah beberapa hal yang mungkin dapat kita jadikan landasan untuk mencari kebahagiaan hidup di dunia ini dan juga sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan akherat nanti. Mudah-mudahan Allah SWT memberi kita kekuatan untuk bisa melaksanakannya sehingga kita bisa menjadi hambaNya yang bertaqwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5309625801591339027?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='ADAPTASI DI BULAN SUCI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5309625801591339027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5309625801591339027&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5309625801591339027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5309625801591339027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/adaptasi-di-bulan-suci.html' title='ADAPTASI DI BULAN SUCI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIai6uHwPI/AAAAAAAAAHE/vWJkUPLe100/s72-c/P8243654.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-2958586835293714719</id><published>2008-09-18T09:52:00.002+01:00</published><updated>2008-09-18T10:01:18.004+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>BULAN SUCI DI NEGERI RANTAU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIYVNm1F1I/AAAAAAAAAG8/MfwE9qv2-OI/s1600-h/P9073746.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIYVNm1F1I/AAAAAAAAAG8/MfwE9qv2-OI/s320/P9073746.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247283268548892498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bulan suci Ramadhan ini merupakan kesempatan bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas iman dan pribadi untuk menuju ketaqwaan sebagaimana yang diharapkan oleh setiap muslim sebagai hasil dari ibadah puasa selama sebulan ini. Begitu juga untuk memperbaiki keyakinan kita kepada Allah SWT atau memperbaiki iman kita kepada Allah SWT. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Meskipun berpijak di rantau, hendaknya tidak membuang kesempatan bulan suci ini untuk  kembali melihat dan mengevaluasi sejauh mana keimanan kita kepada Allah SWT telah kita tanamkan dalam hati. Sudahkah kita betul-betul percaya kepada Allah SWT dan tidak menggantungkan kepada selainNya? Sebab kehidupan di Negara bebas tidaklah sedikit cobaan maupun godaan yang akan berusaha membuat kita menjauhi atau melaleikan bulan suci. &lt;br /&gt;Diantara bukti bahwa kita benar-benar beriman kepada Allah SWT adalah tidak adanya keraguan dan rasa kwatir dengan ketetapan takdir dari Allah SWT kepada kita. Baik berupa kebaikan ataupun sebaliknya. Kita percaya penuh bahwa semua itu merupakan kasih sayang yang diberikanNya kepada kita dan dibalik itu semua mengandung hikmah dan pelajaran. Terutama menjalankan puasa ditengah-tengah masyarakat bukan muslim tentunya suatu godaan besar buat kita yang sedang menjalankan puasa.&lt;br /&gt;Tetapi semua itu sudah diperhitungkan manfaat dan keuntungan bagi kita orang muslim yang tetap kuat menjalankan bulan suci dengan hati iklas akan mendapatkan perlindungan dan kekuatan dari Allah SWT untuk melawan hawa nafsu. Begitu juga pahala yang akan didapatkan akan semakin berlimpah bagi kita orang muslim taat menjalankan bulan suci selama satu bulan penuh hanya untuk Allah SWT semata, bukanlah karena pahala.&lt;br /&gt;Hal diatas merupakan konsekuensi dari syahadatain yang telah diikrarkan oleh setiap muslim yaitu pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Muhammad adalah utusan Allah SWT dan dua ciri tersebut juga merupakan hakekat dari pengakuan tersebut. Di bulan suci Ramadhan ini kita berharap dan berdoa agar Allah SWT memberi kita hakekat syahadatain sehingga kita benar-benar mengimani Allah SWT dan dapat melaksanakan semua tuntunan yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.  Meningkatkan mutu dan kualitas shalat kita sangat perlu karena sholat kewajiban yang tidak boleh kita tinggalkan. Meninggalkan sholat dengan sama memutuskan hubungan bathin dengan Allah SWT, karena sholat jembatan untuk menyatukan hati kita dengan Allah SWT. &lt;br /&gt;Bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat bagi kita untuk meningkatkan mutu dan kualitas shalat kita. Karena pada bulan suci ini kita dinjurkan untuk memperbanyak ibadah dan diantaranya adalah shalat. Standar shalat yang kita harapkan adalah shalatnya para sahabat dan para hamba-hamba Allah SWT yang sholeh, karena untuk mencapai shalatnya Nabi sulit bagi kita. Kita berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki shalat kita sehingga shalat tersebut tidak hanya berupa gerakan fisik tetapi memiliki bekas dan pengaruh bagi kehidupan kita. Dengan shalat yang sempurna kita mengharap bisa mendapatkan nur (cahaya) Allah SWT. Diantara kiat untuk mencapai kesempurnaan shalat adalah dengan mengetahui hakekat shalat itu sendiri. &lt;br /&gt;Bagaimana kita mengetahui hakekat shalat? Hakekat shalat dapat kita capai dengan mengkaji kembali makna shalat itu sendiri dengan sungguh-sungguh. Kiat lain untuk mencapai kesempurnaan shalat adalah dengan menyempurnakan wudhu dan tidak berwudhu dengan asal-asalan. Menyempurnakan wudhu merupakan langkah awal untuk meningkatkan mutu dan kualitas shalat kita. Di bulan suci Ramadhan ini kita berharap dan berdo’a, semoga Allah SWT memberikan kita hakekat shalat dan kita mampu untuk melaksanakan shalat dengan mutu dan kualitas yang diharapkan oleh Allah SWT. &lt;br /&gt;Ilmu dan Dzikir. &lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi bahwa ilmu adalah salah satu faktor terpenting untuk menggapai kebahagiaan di dunia dan akherat kelak sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya: Barang siapa yang menginginkan dunia hendaklah dengan ilmu dan barang siapa yang menginginkan akherat maka hendaklah dengan ilmu dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka hendaklah dengan ilmu. Perlu digarisbawahi disini, bahwa ilmu yang dimaksud disini adalah ilmu yang bermanfaat dan ilmu yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;Apakah semua ilmu masuk dalam kategori ini? Itu semua kembali kepada pribadi yang memiliki ilmu tersebut. Pada hakekatnya semua ilmu bermanfaat bagi kita dan semuanya bisa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Yang terpenting adalah bagaimana kita memotivasi diri kita untuk selalu belajar dan belajar agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan bisa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;Demikian juga halnya dengan dzikir, dzikir adalah pekerjaan hati, dzikir adalah dengan selalu mengingat Allah SWT setiap saat dan dalam semua kondisi kita. Dzikir merupakan unsur penting untuk menggapai kebahagiaan dan ketenangan hati sebagai firman Allah SWT yang artinya: Ingatlah! Dengan mengingat Allah SWT hati akan tenang. Dengan mengingat Allah SWT maka Allah SWT juga akan selalu bersama kita dengan demikian pertolongan dan rahmat Allah SWT juga akan selalu tercurahkan kepada kita. &lt;br /&gt;Dengan demikian semua pekerjaan kita akan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT dan Allah SWT akan memberinya balasan dan pahala sebagai bekal bagi kita untuk menempuh kehidupan di akherat nanti. Dengan niat yang Ikhlas untuk Allah SWT dalam segala pekerjaan berarti kita telah menginvestasikan saham untuk kebahagiaan di akherat nanti. Berdakwah. Berdakwah atau mengajak orang lain untuk berbuat baik dan beibadah kepada Allah SWT merupakan salah satu kewajiban bagi seluruh ummat Islam. Ini merupakan tugas mulia yang harus diemban bagi setiap hamba Allah SWT. Berdakwah tidak hanya dengan cara memberikan ceramah di hadapan orang banyak, banyak cara bisa kita lakukan dalam rangka berdakwah. Berdakwah bisa melalui tulisan bahkan berdakwah dapat kita lakukan dengan memberi contoh yang baik kepada orang lain dan inilah yang disebut dengan dakwah bilhal. Dakwah dan mengajak orang lain untuk berbuat baik adalah tanggung jawab setiap muslim sebagai khalifah Allah di muka bumi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-2958586835293714719?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ilma-site.blogspot.com' title='BULAN SUCI DI NEGERI RANTAU'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/2958586835293714719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=2958586835293714719&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2958586835293714719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2958586835293714719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/09/bulan-suci-di-negeri-rantau.html' title='BULAN SUCI DI NEGERI RANTAU'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SNIYVNm1F1I/AAAAAAAAAG8/MfwE9qv2-OI/s72-c/P9073746.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7001143362236108298</id><published>2008-08-17T00:26:00.002+01:00</published><updated>2008-08-17T00:46:24.555+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>17 AGUSTUS</title><content type='html'>Tanggal 17 Agustus Indonesia merdeka&lt;br /&gt;merah putih berkibar tiap sudut rumah&lt;br /&gt;senyum mengembang berirama dengan lagu&lt;br /&gt;kemerdekan.... itu membawa bahagia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merdeka.. nduk...&lt;br /&gt;kata simbahku dalam tuturnya&lt;br /&gt;tapi rakyatnya belum merdeka&lt;br /&gt;masih awut-awutan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hujan tangis kian membahana&lt;br /&gt;kemiskinan merajalela&lt;br /&gt;kejahatan bludak dimana-mana&lt;br /&gt;para pedasi berlomba-lomba kurupsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini namanya merdeka... nduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7001143362236108298?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7001143362236108298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7001143362236108298&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7001143362236108298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7001143362236108298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/17-agustus.html' title='17 AGUSTUS'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-4706592208755045484</id><published>2008-08-16T14:30:00.002+01:00</published><updated>2008-08-16T14:36:20.549+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>CINTA  ITU MASIH ADA</title><content type='html'>Cinta itu masih ada tersenbunyi&lt;br /&gt;dipinggiran dinding hatiku&lt;br /&gt;bangun kala terdengar suaranya&lt;br /&gt;saat ucapkan rasa cemas tentangku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah... mungkin ini hanya imaginasiku&lt;br /&gt;yang suka betkhayal tentang cinta&lt;br /&gt;seakan dapat memberi setitik asa&lt;br /&gt;kebahagiaan... yang akan selalu semu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkinkah aku masih cinta?&lt;br /&gt;pertanyaan konyol yang selalu menari&lt;br /&gt;mengiringi hati kian berdetak&lt;br /&gt;berirama dengan suaranya trus terngiang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pergi.... oh... &lt;br /&gt;pergi.....lah...&lt;br /&gt;jauh.... sangat jauh....&lt;br /&gt;jangan hadir lagi cinta....&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-4706592208755045484?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/4706592208755045484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=4706592208755045484&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4706592208755045484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4706592208755045484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/cinta-itu-masih-ada.html' title='CINTA  ITU MASIH ADA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5117238650233560580</id><published>2008-08-16T00:53:00.000+01:00</published><updated>2008-08-16T00:54:33.304+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMCER'/><title type='text'>MOBIL</title><content type='html'>“Dinda, pilih dollar atau pilih keluarga?” Isi SMS  suami Maroha dikirim minggu yang lalu. SMS itu masih tersimpan di  Hp Maroha. Sengaja tidak dihapus. Sebentar-sebentar dibaca dan dibaca. Sampai hafal diluar kepala.&lt;br /&gt;Semenjak datangnya SMS itu, semangat kerja luntur seketika. Semua serba salah, keinginannya marah dan marah. Selera makan hilang, hingga bandan tinggal tulang. Semua rencananya gagal, karena suaminya tidak merestui nambah kontrak. Padahal sudah sejauh hari sudah merencanakan membeli mobil, dengan adanya mobil semua usahanya akan lancar, pikirnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; “Ada apa, kok kamu tidak seperti biasanya, punya masalah dengan majikan, ya,” Tanya Fitri teman dekatnya. &lt;br /&gt;“Aku pusinggg… benar-benar pusing dengan sikap Mas Sudarjat.” Keluh Maroha sambil tangannya membanting tas tangannya warna hitam ke tanah beralaskan rumput.&lt;br /&gt;“Lho..! kamu tidak akan lama pulang to, kok ribut ada apa?” tanya Ratna teman satu kampong sambil menggelar tikar.&lt;br /&gt;Maroha diam tidak bergeming. Hiruk biruk lapangan victory semakin kental dengan bahasa asli Indonesia. Bayangan suami dan anaknya menari didepan mata bergantian dengan bayangan mobil yang diimpi-impikan.&lt;br /&gt;Keinginan membeli mobil sudah terpatri sejak awal kotrak kedua, tapi baru rencana kontrak yang ketiga hasil kerjanya akan dibelikan mobil. Tetapi, semua impiannya sirna karena tidak mendapat ijin dari suaminya tercinta. Hatinya seketika mendongkol ingin marah, tapi tak mampu meluapkannya.&lt;br /&gt;“Yunda, aku ingin tambah kontrak lagi. Sebab aku ingin punya mobil kayak Yuli tetanggaku sebelah,” kata Maroha pada Ratna sahabatnya.&lt;br /&gt;“Aduhh… Roha. Untuk apa beli mobil, suami dan anakmu itu lebih penting dari pada mobil, lho. Kasihan mereka Roha, pasti mereka sangat merindukanmu sebagai ibu terutama anakmu. Aku saja ingin cepat pulang, tidak tega membiarkan anakku sendiri.&lt;br /&gt;“Sebenarnya Mas Sudarjat sudah punya usaha sendiri dan hasilnya lumayan. Tapi keinginan beli mobil ini cita-citaku sejak kontrak pertama. Padahal keputusan nambah kontrak lagi atau tidak besok terakhir jatah waktu yang diberikan padaku,” ujar Maroha dengan mata berkaca-kaca bak bendungan telaga mau pecah.&lt;br /&gt;Hatinya Maroha semakin mendongkol. Tidak ada dukungan dari teman-teman dekatnya. Semua berharap dia pulang demi anak dan suami, sedangkan di depan kelopak matanya menari-nari bermacam bentuk dan merk mobil. Tinggal pilih lalu dibayar. “Ah, bayangan mobil itu….&lt;br /&gt;Senin pagi cerah. Awan tersenyum manis memperlihatkan cahayanya. Dengan satu keputusan yang tepat sudah ada di benaknya. Tinggal menunggu hari siang bertemu majikannya. Hatinya semakin dimantapkan. Apapun yang akan terjadi dia siap menghadapinya.&lt;br /&gt;“Aku harus menelepon suamiku dulu. ya, aku harus memdengar suara anak dan suamiku sebelum memneri jawaban pada majikan,” ujarnya bicara pada diri sendiri.&lt;br /&gt;Lima menit kedepan, tangannya sudah menempelkan benda kecil di telingga kanannya menunggu jawaban dari seberang. Hatinya sedikit kesal, karena sudah ditelepon dua kali tidak ada yang mengangkat. Dengan wajah cemberut terus mencoba menekan norumahnya.&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian. “Assallamu’alaikum… &lt;br /&gt;“Walaikum salam. Putri, ayah dimana? Tanya dengan suara dilembutkan.&lt;br /&gt;“Ayah lagi cuci mobil.” Jawab Putri anaknya tercinta dengan enteng.&lt;br /&gt;“Mobil..??? &lt;br /&gt;“Ayah khan beli mobil baru, buuagus lagi. hmmm… bunda kapan pulang? Tidak ingin naik mobil ama Putri, ya? celoteh anaknya yang tidak sempat didengarnya.&lt;br /&gt;Dada Maroha sesak karena riang, bahagia, terharu dan lain-lain. merasaannya sulit dibayangkan. “Oh, mobil…??? Suamiku sudah punya mobil…?? Yah, aku tidak salah dengan, bahwa suamiku sudah beli mobil. Aku punya mobil… aku punya mobil… aku punya mobil… mobil….!!! Suara it uterus mengalun dari mulut Maroha yang berada dalam kamar kecil dan pengap di rumah sakit jiwa porong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5117238650233560580?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5117238650233560580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5117238650233560580&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5117238650233560580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5117238650233560580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/mobil.html' title='MOBIL'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3782555174656218380</id><published>2008-08-16T00:00:00.002+01:00</published><updated>2008-08-16T00:13:21.508+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMCER'/><title type='text'>BUNGA ANGGREK MALAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SKYNR3Dft1I/AAAAAAAAAGw/mmu1tPQ_nSU/s1600-h/P3232962.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SKYNR3Dft1I/AAAAAAAAAGw/mmu1tPQ_nSU/s320/P3232962.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234886217352329042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, anggrek bulan yang kutanam dalam pot  mekar. Indah. Ia nyebul menantang langit di bawah rerimbunan pohon mangga yang juga mulai berbunga. Warna putihnya menonjol dan menyebul dari hijaunya daun dan batang. Aku hampir saja tak hirau dengan anggrek bulan itu, apalagi tiga hari ini aku nyaris mengurung diri dalam kamar.&lt;br /&gt;Aku malas mendekati bunga anggrek bulan itu. Biasanya saat mengembang aku buru-buru membawa ia ke dalam kamarku. Tapi saat ini, aku tidak ada semangat membawanya, apalagi memandangnya. Hatiku ngilu bila melihatnya, ingat seseorang yang memberi bibit bunga itu. Tepatnya setahun yang lalu, waktu itu kita  satu kampus di Universitas Merdeka  Madiun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Aku dekati ia. Kutatap dalam-dalam, lalu kubersihkan batangnya pelan-pelan. Lama-lama jemariku yang tak lentik membelainya. Lalu kuambil dan kupindahkan anggrek bulan itu ke dalam rumah. Kutaruh di ruang tamu, tak lama kemudian kupindahkan ke dalam kamar tidurku. Kutaruh di atas meja dekat ranjangku yang tidak begitu besar. Dengan sangat pelan-pelan aku taruh, seakan tidak ingin pot itu terbentur meja.&lt;br /&gt;Hari ini aku begitu perhatian pada anggrek bulan ini. Sudah beberapa kali berbunga aku cuekin, kubiarkan di halaman, biar semua orang tahu kalau ia yang menjadikan hatiku terluka. Aku biarkan di luar, supaya semua orang menikmatinya, biar semua orang bisa menatap leluasa sambil tersenyum sinis. Saat pertama ia ada dalam kehidupanku, semua keluarga berdecak kagum melihat bunga itu, terutama pada orang yang memberi bibit.&lt;br /&gt;Kali ini aku agak terenyuh melihat bunga itu mulai mekar. Aku ingin menikmati sendiri anggrek bulan yang tengah mekar itu dalam kamar tidurku. Aku tidak ingin orang lain ikut menikmati keindahan anggrek bulanku ini. Aku jadi ingat dia. Wanita yang telah mencuri hatiku setahun silam. Dia banyak mengajakku mengukir kenangan indah. Diah Pitaloka, namanya. Perempuan sederhana yang selalu menjadi bunga tidur tiap malam tiba.&lt;br /&gt;Wajahnya bulat seperti bulan purnama, saat tersenyum sangat manis, memperlihatkan gigi-giginya yang rapi dan putih. Kulitnya kuning langsat sangat serasi dengan postur tubuhnya yang tinggi berisi padat. Diah, nama yang selalu mendengung di telingaku setiap saat. Aku semakin merindukan kembali ke masa-masa lalu saat  masih sejalan. Karena prinsip yang berbeda semua menjadi hancur, seakan kenangan manis bersamanya lenyap ditelan sifat ego masing-masing. Hingga masalah beku.&lt;br /&gt;Melihat bunga anggrek bulan, anganku melayang jauh dan berandai-andai. Seberapa indahkah jika anggrek bulan itu kupetik kemudian kusuntingkan di rambutnya yang panjang. Seberapa asrikah anggrek bulan itu jika kusematkan di bajunya. Akankah pesona anggrek bulanku itu akan menambah keanggunannya jika ia berada di sisiku. Getaran-getaran cinta lama pergi dan tak mungkin kembali. Impian yang pernah kita lukis dengan kanvas di atas kertas kehidupan luntur tak berwarna.&lt;br /&gt;Semua menjadi dilema dalam hidupku. Rasa benci pada bunga anggrek timbul bersamaan kepergiannya. Meskipun hati tidak dapat dibohongi kalau sebenarnya sulit membuang rasa cinta ini. Cinta itu seakan  merekat di dinding-dinding hati paling dalam. Bayangan wajahnya selalu datang membayangi tiap denyut nadiku. Senyumnya selalu hadir dalam sinarnya pagi menerobos dari celah-celah jendela rumah memberi penerangan.&lt;br /&gt;Bunga anggrek itu sangat istimewa bagiku. Tidak ada barang apapun yang dapat menggantikan kedudukannya di hatiku. Dia akan selalu mengihasi kamar tidurku, memberi  semangat hidupku. Tidak akan aku ijinkan hewan apapun menyentuhnya atau menyakiti sedikitpun. Setiap desah nafas pandanganku selalu kearah bunga anggrek bulan. Hari-hariku semakin semangat bila melihat bunga anggrek itu mulai menyepulkan harumnya. Kini semua tinggal kenangan.&lt;br /&gt;Melihat bunga itu kini hati terasa tersayat sembilu. Kesedihan menguasai jiwaku, kian hari tidak ada semangat untuk memijakkan kaki. Semua sia-sia, tidak ada sisa kebahagian menyelip dalam pikiranku yang kian sibuk dengan dunia. Cinta itu kini pergi bersama kehidupannya, dia pergi tanpa pesan kata terlukis dalam kertas burampun. Kenyataan pahit melahap impian yang kita renda dengan kasih sayang. &lt;br /&gt;Bunga itu membuatku teringat kembali bayangan indah yang lama diam. Dia datang dengan tanggan menggenggam sekantong pupuk dan benih bunga anggrek. Dengan tangannya yang lentik dia menanamnya di pot kosong yang berjejer rapi dihalaman depan. Penuh sabar mencampurkan antara pupuk dan tanah yang sudah diberi sedikit air. Dan benih bunga anggrek ditaburkan tipis diatas tanah. Seperti saat pertama kali dia menebarkan benih-benih cinta dalam hatiku, hingga bermekar seiring tumbuhnya bibit bunga anggrek.&lt;br /&gt;Semakin hari rajutan sejuta benang cinta telah menyatu menjadi satu. Rasa rindu kian menyerbu bagai ombak laut siap memangsa pasir di pinggir. Perasaanku kian cemas, takut kehilangan senyumnya yang manis seperti anggur diatas cawan. Hari-hariku kian semangat menapaki kehidupan, hanya karena  janji hidup bersama mengarungi samudra.&lt;br /&gt;Dunia seakan milik berdua. Jiwaku semakin dikuasai kasih sayangnya. Memberikan getaran-getaran cinta menyatu dalam hati. Kini, hati dan jiwaku seakan dalam genggaman tangannya. Aku kian lumpuh, tanpa daya karena pesona wajahnya selalu menjadi dilema bayangan tiap mimpiku. Hatiku telah menjadi budak cintanya, semua desah nafasku menyatu dengan desah nafasnya. &lt;br /&gt;Aku masih ingat semua. Ingat ukiran cinta yang kita pahat bersama diatas sebatang pohon  menjulang tinggi mendekati langit biru. Tetapi kini langit itu tidak biru lagi, langit itu hitam kelam tanpa ada setitik cahaya sudi memberi penerangan. Kini hatiku hancur berkeping-keping, berserakan tanpa arah. Lalu kemana larinya? Tentu tempat sampah yang akan setia menjadi penghuninya. Kecoa-kecoa siap menjadi teman setia, hingga kian lama menebarkan bau busuk.&lt;br /&gt;Ia telah pergi bersama kumbang berdasi. Tinggalkan aku yang hanya seorang gembel. Gembel yang hanya bisa mengawinkan kata-kata demi sesuap nasi. Semua sudah tamat. Ya… semua sudah berakhir. Berakhir dengan tawa, tawa yang setia menjadi penghuni kamar-kamar penuh dengan desah nafsu. Kini tinggallah keeping-keping hati yang dapat memandangnya dari jauh. Jauh sekali. Karena ia sudah menjadi bunga anggrek bulan malam. Yang selalu bersama orang-orang berdasi dalam ruang kecil dan pengap desah birahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3782555174656218380?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3782555174656218380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3782555174656218380&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3782555174656218380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3782555174656218380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/bunga-anggrek-malam.html' title='BUNGA ANGGREK MALAM'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SKYNR3Dft1I/AAAAAAAAAGw/mmu1tPQ_nSU/s72-c/P3232962.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-8370376143282912828</id><published>2008-08-08T16:12:00.000+01:00</published><updated>2008-08-08T16:13:42.437+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>SARAPAN PISAU</title><content type='html'>Kau ambil sehelei roti hati&lt;br /&gt;Dengan tangan penuh bijak dan arif&lt;br /&gt;Kau lumpuri dengan bermacam rasa&lt;br /&gt;Kebahagiaan penuih beribu makna&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Tapi kini….&lt;br /&gt;Roti itu kau hancurkan dengan tanganmu&lt;br /&gt;Yang tajam bagaikan pisau bermata dua&lt;br /&gt;Mencincang kecil tak berwujud&lt;br /&gt;Oh… dunia…&lt;br /&gt;Ini lah ketajaman cinta tak jelas ujung&lt;br /&gt;Hanya kepalsuan melumpuri bagaikan emas&lt;br /&gt;Mengkilau tanpa pandang silau mata&lt;br /&gt;Puaskan….&lt;br /&gt;Mencaci.. menghina… merobek…&lt;br /&gt;Hati yang sembilu meratap&lt;br /&gt;Pada keaguangNya semata&lt;br /&gt;Ya Robb…&lt;br /&gt;Ijinkan roti yang tak berdaya ini&lt;br /&gt;Berlindung dalam genggaman tanganMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-8370376143282912828?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/8370376143282912828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=8370376143282912828&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8370376143282912828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8370376143282912828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/sarapan-pisau.html' title='SARAPAN PISAU'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1212399617550907397</id><published>2008-08-08T16:10:00.000+01:00</published><updated>2008-08-08T16:12:11.790+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>PAGI MURUNG</title><content type='html'>Pagi  murung…tak jelas&lt;br /&gt;Tak ada senyum tersungging di awan&lt;br /&gt;Rasakan pilu tersayat pedih&lt;br /&gt;Menggores luka panjang&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Yang datang merajam kenangan&lt;br /&gt;Menari-nari penuh kebebasan&lt;br /&gt;Mengingatkan segala nestapa&lt;br /&gt;Penuh girang kemenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1212399617550907397?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1212399617550907397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1212399617550907397&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1212399617550907397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1212399617550907397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/pagi-murung.html' title='PAGI MURUNG'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-8830965098365630497</id><published>2008-08-08T16:07:00.000+01:00</published><updated>2008-08-08T16:10:12.480+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>MERENDA BUNGA</title><content type='html'>Ia merenda bunga kelicikan dan kebohongan&lt;br /&gt;Rahim subur menyimpan angan-angan dusta&lt;br /&gt;Senyumnya getir bebani mimpi bersarang dalam pikiran&lt;br /&gt;Dipuasi nafsu diri dengan kebusukan rencana&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Dan… kini memandang dengan pandang warna kelam&lt;br /&gt;Merasa nyawa jerat bau harum bunga kematian tanam&lt;br /&gt;Bersama tatapan, bicara dalam diamnya&lt;br /&gt;Terungkap peranan rasa pahit memberi senja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-8830965098365630497?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/8830965098365630497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=8830965098365630497&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8830965098365630497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8830965098365630497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/08/merenda-bunga.html' title='MERENDA BUNGA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3891505509044146370</id><published>2008-07-01T11:55:00.001+01:00</published><updated>2008-07-01T11:56:33.050+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>BICARA SAJA TIDAK CUKUP</title><content type='html'>Menjelang tahun 2009, beberapa penulis BMI mulai merangkak mengibarkan bendera untuk bersaing dengan penulis di Indonesia. Menyebarkan tulisannya di beberapa media massa atau internet langkah awal untuk menunjukkan bahwa BMI Hongkong benar-benar mempunyai talenta kepenulisan yang bagus.  langkah ini untuk mendongkrak bahwa penulis BMI tidak kalah dengan penulis lainnya. Dengan upaya itu setidaknya masyarakat atau pemerintah tahu bahwa ada hal kecil yang harus menjadi perhatian mereka.&lt;span class="fullpost"&gt; Melalui blogspot, Mp, menerbitkan buku jalan termudah untuk mendongkrak populeritas  supaya dikenal oleh masyarakat. Dengan harap ada setitip perhatian khusus hingga memberikan waktu luang untuk mendengarkan keluh-kesah pahlawan devisa Negara. BMI ingin membuktikan telenta yang dimiliki dapat berkembang meskipun hidup di Negara orang. Juga upaya tidak dipandang rendah oleh masyarakat karena pekerjaannya yang hanya sebagai pembantu rumah tangga.&lt;br /&gt;“Babu menerbitkan buku? Pertanyaan ini akan selalu menggelitik  bagi orang berseragam, kerjanya duduk nangkring depan computer sambil merokok tiap bulan gaji datang karena rasa tidak percaya. Itu semua langkah awal yang dilakukan BMI untuk tetap memperjuangkan harga dirinya di mata masyarakat menganggap rendah hasil sastra BMI. Kasak-kusuk BMI akan membuktikan suatu gebrakan baru yang dapat menjadikan perhatian semua kalayak, terutama pemerintah. &lt;br /&gt;Pena senjata yang tajam untuk menuangkan jeritan hati pejuang devisa selama di Hongkong. Untuk membuka hati orang-orang yang tidak bisa menghargai hasil jerih payah pahlawan devisa. Karena jelas banyak bukti media yang membeberkan bagaimana oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab telah memeras BMI yang pulang dengan berbagai alasan. Lalu dimana rasa pedulinya pemerintah dengan hal ini? Mungkin pertanyaan yang basi diungkapkan lagi karena ketidak pastian untuk menjawab.&lt;br /&gt;Dukungan dari pemerintah sangat diharapkan demi berkembangnya penulis BMI. Hingga dapat mendongkrak kemajuan penerus-penerus bangsa yang terhimpit biaya hingga harus lari ke Negara orang demi sesuap nasi. Tidak heran kalau banyak pahlawan devisa  kurang puas dengan pelayanan pemerintah yang seolah mengganggapnya sebagai sapi perah. Sedangkan tuntunan dari BMI tidak pernah diperdulikan. Bermimpi pemerintah menyemponsori penulis BMI untuk mengadakan gebrakan-gebrakan dengan keahliannya sangatlah kecil harapannya.&lt;br /&gt;Gebrakan lama tentang terbitnya buku-buku dari hasil karya sastra BMI sudah menyebar. Bila saat ini dibahas lagi jelas sudah basi, tapi itu sudah menjadi bukti nyata bahwa sebenarnya banyak penerus bangsa yang meskipun tidak sampai ke jenjang kuliah mempunyai potensi tinggi. Kalau sejenak mau membayangkan bagaimana cara membagi waktu di rumah majikan sampai bisa menciptakan buku sendiri, tidak akan habisnya. Ibarat pepatah kata, modal nekat dan semangat akhirnya menjadi penulis juga.&lt;br /&gt;Masalah penting harus diperhatikan, bagaimana cara menampung penulis-penulis pemula supaya dapat  semakin baik dan bermutu kwalitasnya. Hingga saat terjuang langsung bersaing dengan penulis di Indonesia tidak rendah diri. Maka unuk mewujudkan rasa percaya diri ini sangat dibutuhkan dukungan-dukungan pemerintah dan para sastra senior yang sudah sangat di kenal oleh masyarakat.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan para penulis BMI sendiri? Tentunya juga mempunyai tanggung jawab besar untuk semakin semangat  berkarya mewujudkan suatu cita-cita. Juga semakin meningkatkan kwalitas karyanya supaya layak di nikmati masyarakat karena saingan ketat pasti ada. Gebrakan baru pasti segera hadir tentunya persembahan baru dari BMI untuk mengawali perjuangannya sebagai penulis yang diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3891505509044146370?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3891505509044146370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3891505509044146370&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3891505509044146370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3891505509044146370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/07/bicara-saja-tidak-cukup.html' title='BICARA SAJA TIDAK CUKUP'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1540682145252754418</id><published>2008-06-15T10:14:00.001+01:00</published><updated>2008-06-18T16:18:41.020+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>MENUNTUT JASA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdvSKYrUI/AAAAAAAAAGU/OVIboEKeC8g/s1600-h/P5253490.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdvSKYrUI/AAAAAAAAAGU/OVIboEKeC8g/s320/P5253490.JPG" border="0" alt=""id="BLOGG rER_PHOTO_ID_5212034473173495106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dampak krisi yang terjadi di Hongkong, sebagai korbanya adalah Buruh migran dari berbagai asia yang bekerja di Hongkong. Dengan cara pemotongan gaji dari $ 3720 menjdi $ 3320 jadi seluruh buruh migran harus menyetorkan gajinya berbulan sebesar $ 400 kepada pemerintah Hongkong.&lt;span class="fullpost"&gt; Maka, Akat ( 25/5 ) di lapangan rumput Victory park telah di gelar acara panggung terbuka, dimulai dari pukul 10.00 pagi sampai selesei untuk mengawali demontrasi tentang menunut jasa yang sudah di renggut oleh pemerintah Hongkong. Diadakan oleh ATKI dan berkerja sama dengan beberapa organisasi dan di dukung oleh Western Union, Health cames fiest, LPMI, Global.&lt;br /&gt;Dalam acara ini, ATKI mempunyai motto tersendiri untuk menyerukan tuntunan kepada KJRI untuk meminta pembelaan terhadapa anak-anaknya. yaitu,"Satukan Gerakan Majukan Perjuang" sebait motto yang menggambarkan tentang samanya tujuan, dirasaka, dikelukan oleh BMI tentang hak-haknya yang telah dirampas.&lt;br /&gt;Selain menuntut gaji yang sudah terpotong juga, tolak adanya overcharging ( PILAR ) yang biasa diadakan antar pihak agen.&lt;br /&gt;Pentas kebudayaan simbul utama yang akan dijadikan tonggak perjuanga  untuk membela kebenaran. Kurang lebih seribu yang hadir memadati lapangan victory untuk ikut menyuarakan segala keluh kesah yang dialami. Pentas seni dari beberapa organisasi telah tapil dengan memukau para penonton. dimana denga adanya panggung terbuka semua BMI boleh memperlihatkan kebolehannya untuk ikut meramaikan acara itu.&lt;br /&gt;Hingga mendekati sholat dhuhur, berhenti sejenak untuk break makan siang. lalau dilanjutkan dengan perjalanan arak-arakan bersama menuju KJRI untuk meminta perlindungan. &lt;br /&gt;Selama perjalanan ke KJRI denga dikawal oleh beberpa polisi yang bertugas untuk menjaga keamanan selama demo berjalan di sepanjang jalan raya menuju KJRI.&lt;br /&gt;Harapan uanga gaji kembali seperti semua sebagai impian yang diharapka setiap yang hadir di acara itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1540682145252754418?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1540682145252754418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1540682145252754418&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1540682145252754418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1540682145252754418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/menuntut-jasa.html' title='MENUNTUT JASA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdvSKYrUI/AAAAAAAAAGU/OVIboEKeC8g/s72-c/P5253490.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6108551182193395206</id><published>2008-06-15T10:12:00.003+01:00</published><updated>2008-06-18T16:32:42.612+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>KITA SEMUA SAMA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdOMFEgUI/AAAAAAAAAGM/6jdiGuxt8zQ/s1600-h/P5173362.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdOMFEgUI/AAAAAAAAAGM/6jdiGuxt8zQ/s320/P5173362.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212033904604905794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari judul dan foto sangat cocok dan sepadan. kenapa? karena dengan judul " Kita Semua Sama" itu sudah menggambarkan suatu kesaman, begitu juga di dalam foto jelas tampak kalau semua wanita. Tapi, bukan itu yang saya maksudkan. lalu apa?&lt;span class="fullpost"&gt; Disini, saya ingin membehas kesamaan yang lain. disaat pembaca sedang mengamati sekilas gambar, jelas kita semua berbeda. Dari mulai bentuk wajah, baju, bentuk tubuh dan berbeda tujuan hidup, juga perbedaan oikiran. &lt;br /&gt;Tetapi kenapa saya masih menggambarkan kalau kita semua sama. Maka, mari kita renungkan atau mencari jawaban kenapa saya tetap keras bilang kalau kita sama.&lt;br /&gt;Jelas, kita sama-sama wanita sesuai foto, mungkin kkeinginannya dalam meniti karier, jelas tidak sama. lalu apanya yang sama. bahwa kita sama manusia biasa banyak kekuranganya. sama dihadapanNya, bahkan meskipun ada artisnya, wanita karier, tetaplah kita sama-sama wanita yang akan melahirkan seorang keturunan.&lt;br /&gt;Betapa indahnya kalau kebersamaan tetap terjalin padu berjalan beriringan menuju ibadahNya. gimana menurut anda...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6108551182193395206?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6108551182193395206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6108551182193395206&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6108551182193395206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6108551182193395206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/kita-semua-sama.html' title='KITA SEMUA SAMA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTdOMFEgUI/AAAAAAAAAGM/6jdiGuxt8zQ/s72-c/P5173362.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7367015329379205924</id><published>2008-06-15T09:51:00.005+01:00</published><updated>2008-06-15T10:10:50.904+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>PEKAN IVESTASI WIRASUSAHA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTcJrTeyOI/AAAAAAAAAGE/xoKEW8OFJ0A/s1600-h/P5183400.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTcJrTeyOI/AAAAAAAAAGE/xoKEW8OFJ0A/s320/P5183400.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212032727575873762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTabPqnbzI/AAAAAAAAAF8/SgBCCVOcm-Y/s1600-h/P5183370.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTabPqnbzI/AAAAAAAAAF8/SgBCCVOcm-Y/s320/P5183370.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212030830371106610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTYwGCkbPI/AAAAAAAAAF0/3Bv9Dz8X6mg/s1600-h/P5183439.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTYwGCkbPI/AAAAAAAAAF0/3Bv9Dz8X6mg/s320/P5183439.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212028989541215474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7367015329379205924?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7367015329379205924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7367015329379205924&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7367015329379205924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7367015329379205924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/pekan-ivestasi-wirasusaha.html' title='PEKAN IVESTASI WIRASUSAHA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFTcJrTeyOI/AAAAAAAAAGE/xoKEW8OFJ0A/s72-c/P5183400.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5315670037383589321</id><published>2008-06-14T00:05:00.001+01:00</published><updated>2008-06-14T00:10:10.870+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>MALAM</title><content type='html'>Ku tatap langit malam&lt;br /&gt;Jubah hitam bentang dengan kuasaNya&lt;br /&gt;Merajut janji hari esok dengan takdir&lt;br /&gt;Pada tiap jengkal raga beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku rasakan tiupan angin malam&lt;br /&gt;Berhembus seiring dzikirNya&lt;br /&gt;Memberi kedamaian jiwa&lt;br /&gt;Pelantun bibir wangi bunga surgaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5315670037383589321?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5315670037383589321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5315670037383589321&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5315670037383589321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5315670037383589321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/malam.html' title='MALAM'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3587910338511682231</id><published>2008-06-14T00:04:00.000+01:00</published><updated>2008-06-14T00:05:06.121+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>MASIH BERPIJAK TANAH RANTAU</title><content type='html'>Malam semakin tua &lt;br /&gt;Tahun kian bertambah &lt;br /&gt;Aku masih berpijak di tanah rantau&lt;br /&gt;Mencari harapan tak pasti&lt;br /&gt; Menjadi budak tanah tuan&lt;br /&gt; Semakin jejal oleh ketidak adilan&lt;br /&gt; Jerit tangis di negri sendiri&lt;br /&gt; Oleh kemurkaan mendung menangis&lt;br /&gt;Salah siapa bila ini terjadi&lt;br /&gt;Air rendam kubuk merajalela&lt;br /&gt;Penuhi tanah leluhur bumi pertiwi&lt;br /&gt;Membuat resah setiap penghuni&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3587910338511682231?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3587910338511682231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3587910338511682231&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3587910338511682231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3587910338511682231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/masih-berpijak-tanah-rantau.html' title='MASIH BERPIJAK TANAH RANTAU'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-2506532563100616572</id><published>2008-06-14T00:00:00.000+01:00</published><updated>2008-06-14T00:03:10.141+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>DIAM</title><content type='html'>Aku diam pikiran gamang&lt;br /&gt;Tak jelas apa dalam yang terjadi&lt;br /&gt;Semua serba sulit diungkapkan &lt;br /&gt;Lewat kata maupun lukisan&lt;br /&gt; Bergelayut warna-warni kehidupan &lt;br /&gt; Bercampur dengan sejuta kenangan masa silam&lt;br /&gt; Kian menari diatas pusaran jiwa yang beku&lt;br /&gt; Bagai segumpal batu ditengah padang rawa&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Siap diterpa pasir kian tajam&lt;br /&gt;Oleh permainan takdir kian merajam&lt;br /&gt;Tanpa ampun dengan tetesan darah  mengalir&lt;br /&gt;Hingga bau amis terbawa angin melalang buana &lt;br /&gt;Pergi tanpa pasti…&lt;br /&gt;Pergi tanpa tujuan…&lt;br /&gt;Pergi tanpa seruan…&lt;br /&gt;Pergi tanpa senyuman…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-2506532563100616572?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/2506532563100616572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=2506532563100616572&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2506532563100616572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2506532563100616572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/diam.html' title='DIAM'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-536045982477863992</id><published>2008-06-13T23:31:00.001+01:00</published><updated>2008-06-13T23:35:03.906+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>WASPADA TANGAN PANJANG</title><content type='html'>Akad  malam pukul 20.00 WIB ( 27 / 4 ) Victory Park, tempat biasa untuk mangkalnya BMI dengan teman maupun tetangga kampung disaat libur kembali diricuhkan oleh si tangan panjang. Kalau sebelumnya pelaku dan korban sama-sama dari Indonesia, tapi kini pelakunya dari negara lain, Philipina.&lt;span class="fullpost"&gt; Lapangan victory park tempat  tidak asing bagi orang-orang Indonesia. selain tempatnya luas juga strategis untuk berorganisasi atau sekedar  bertemu dengan teman. Sudah bukan lapangan lagi saat hari minggu, tetapi menjadi lautan manusia. Tempat yang rawan dengan pencopetan, karena banyaknya orang yang berlibur. Selain orang Indonesia juga ada  penduduk Hongkong yang datang. &lt;br /&gt;Menurut beberapa BMI yang ada didaerah kejadian, bahwa pelakunya sudah memperlihatkan gelagat yang kurang baik. Dengan menenteng tas sambil pura-pura ngobrol telepon jalan mondar-mandir disekitar kejadian. Setelah agak lama jalan, berhenti sambil menurunkan tasnya ke lantai dengan keadaan tetap bicara telepon. Kemudian sambil duduk, dia menyambar tas BMI Indonesia yang sedang asyik ngobrol dengan kedua temannya. &lt;br /&gt;Setelah tas ada ditangannya pergi meninggalkan tempat itu, tapi belum jauh melangkah sudah diketahui kedua teman korban. Dengan cepat mengejar si pelaku dan melaporkan kepada pihak polisi Imigrasi sedang berkeliaran di daerah victory park setiap minggu. Setelah pelaku ditangkat, diinterogasi dengan si korban tidak bisa jawab karena perbedaan bahasa dari itu diketahui kalau dia bukan orang Indonesia.&lt;br /&gt;Pelaku langsung dimasukkan ke kamar gudang dekat kamar mandi victory, sedangkan korban dan temannya diinterogasi oleh pihak berwajib. Selang beberapa menit kemudian korban serta dua saksi temannya dan pelaku dibawa ke kantor polisi. Ini bukan kejadian yang pertama, sudah beberapa kali kejadian pencopetan terjadi daerah kawasan causeway bay dan sekitarnya. karena daerah itu sangat ramai banyak pengunjung setiap minggu.&lt;br /&gt;Causeway bay tempat kumpulnya hiburan-hiburan yang diselenggarakan oleh pihak penduduk Hongkong sendiri juga pihak BMI. Karena sudah menjadi kawasan BMI Indonesia untuk berkumpul atau berorganisasi sehingga si tangan panjang menggunakan kesempatan itu untuk bereaksi. Waspada, harus ditanamkan pada diri sendiri supaya tidak menjadi korban kenakalan si tangan panjang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-536045982477863992?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/536045982477863992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=536045982477863992&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/536045982477863992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/536045982477863992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/waspada-tangan-panjang.html' title='WASPADA TANGAN PANJANG'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1419863611318109508</id><published>2008-06-13T00:46:00.003+01:00</published><updated>2008-06-13T23:54:11.000+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>TABLIGH AKBAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG4pcMgCPI/AAAAAAAAAFs/0GDQtqYWcIo/s1600-h/P6083571.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG4pcMgCPI/AAAAAAAAAFs/0GDQtqYWcIo/s320/P6083571.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211149265927145714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tetap beribadah mendekatkan diri pada Allah dan mergumul dengan saudara sholeha selama di rantau paling aman untuk menjaga keimanan. Tausyiah Da'i Wawan, panggilan dari Dermawan SHI. MH dari TPI. Akad (8/6) Ho Tung School Causeway Bay &lt;span Kurang lebih lima ratus jama'ah yang hadir mengikuti pengajian yang diadakan oleh Az-Zazra. Tujuan untuk menyambung shulahturami antara anggota maupun sesama muslim di Hongkong, supaya tetap bersatu meskipun jarak dan waktu telah memisahkan. acara di mulai pada pukul 10.30 hingga pukul 16.30pm.class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1419863611318109508?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1419863611318109508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1419863611318109508&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1419863611318109508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1419863611318109508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/tabligh-akbar.html' title='TABLIGH AKBAR'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG4pcMgCPI/AAAAAAAAAFs/0GDQtqYWcIo/s72-c/P6083571.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6170589724153888443</id><published>2008-06-13T00:15:00.003+01:00</published><updated>2008-06-13T23:40:07.005+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>TABLIGH AKBAR DAN SHOLAWAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG07wWT0wI/AAAAAAAAAFk/ta4EMmI7B00/s1600-h/P6083578.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG07wWT0wI/AAAAAAAAAFk/ta4EMmI7B00/s320/P6083578.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211145182528131842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Ahmad, nama panggilan dari Ahmad khoirul Yani pelantun sholawat dari TPI hadir di Hongkong undangan dari AZ-Zahra dalam rangka pengajian shulahturomi antar umat muslim di Hongkong pada Akad (8/6) di hotung school Causeway Bay.&lt;span class="fullpost"&gt; cowok yang gemar memakai jubah putih saat tampil melantunkan beberapa lagu yang memukau dan lagu terakhir berduet dengan jama'ah. Kedatangan pertama ini, dia sangat salut dengan aktifitas BMI. Diluar bayangannya, karena dia mengira bahwa datang ke Hongkong hanya untuk mencari uang saja, tapi ternyata banyak rutinitas yang ada. Harapannya, aktifitas keislamian harus tetap ada untuk menjaga hati tetap dekat dengan Allah. katanya saat ngobrol bersama tim iqro sambil tersenyum. cowok berkulit hitam manis, meskipun datang yang pertama, telah memperlihatkan keakrabannya dengan BMI lain. Dengan ramah dia suka bercanda dan mudah dekat untuk menggandengan suatu persaudaraan yang sama-sama dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6170589724153888443?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6170589724153888443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6170589724153888443&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6170589724153888443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6170589724153888443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/tabligh-akbar-dan-sholawat.html' title='TABLIGH AKBAR DAN SHOLAWAT'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFG07wWT0wI/AAAAAAAAAFk/ta4EMmI7B00/s72-c/P6083578.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-4688321269689113971</id><published>2008-06-12T16:09:00.004+01:00</published><updated>2008-06-12T17:06:15.285+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>TENANG DUNIA, MULIA AKHIRAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFFJUPGkrhI/AAAAAAAAAFU/YdD1kZcQriU/s1600-h/P6083584.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFFJUPGkrhI/AAAAAAAAAFU/YdD1kZcQriU/s320/P6083584.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211026855844687378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjalankan ibadah dengan taat dan iklas akan mendapat ketenangan di dunia dan kemuliaan di akhirat. Demikian tausyiah dari Darmawan SHI. MH, dai dari TPI  yang biasa dipanggil wawan. Didatangkan oleh Az-Zahra pada akad ( 8/6 ) di Ho tung school Causeway Bay.&lt;span class="fullpost"&gt; Selain Dai Darmawan, juga mendatangkan Ustad Ahmad Khoirul Yani sholawat muda dari TPI. Sepasang Dai dan sholawat muda ini dapat menyedot kurang lebih 500 jama’ah. Dengan acara di mulai pada pukul 10.30 am hingga siang mendekati sholat dhuhur dan diteruskan lagi dari mulai pukul 14.00am hingga selesei.&lt;br /&gt;Tujuan tabligh akbar dan lantunan sholawat nabi untuk shulaturami antar organisasi muslimah di Hongkong dan anggota Az-Zahra sendiri. Dan supaya hubungan saudara tetap terjaga meskipun dapat berkumpul hanya seminggu sekali.&lt;br /&gt;Dai Darmawan yang kini sudah menerbitkan buku ini, melalui tausyiah diselingi sholawat dan humor dapat mencuri perhatian seluruh jama’ah, hingga suasana tenang dan focus tidak ada main foto bebas. Karena sudah menjadi tata tertib panitia untuk tidak main foto disaat tausyiah supaya tidak mengganggu yang lain. Tapi dengan kebijaksanaan pihak panitia yang akan membantu ambil foto.&lt;br /&gt;Begitu juga Ahmad Khoirul yang kini sudah mendirikan group sholawat umbrella dapat   melantunkan sholawat jama’ah dengan antusias mengikutinya. Lantunan sholawat ke tiga Ahmad panggilan dari Ahmad khoirul telah berduet dengan jama’ah yang sudah bisa lirik lagu, hingga suasan semakin meriah meskipun ada sedikit kesalahan dari sang duetnya salah lirik lagunya.&lt;br /&gt;Salut dan bangga disarakan Ustad Ahmad dan Dai Darmawan setelah menginjakkan kaki di Hongkong karena begitu hebat aktifitas BMI dalam acara keislaman. Bahkan berharap kepada seluruh BMI untuk tetap beraktifitas dan beribadah dengan taat meskipun jauh dari keluarga dan bermukim dengan majikan yang bukan muslim, sampaikan saat wawancara dengan iqro seusai acara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-4688321269689113971?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/4688321269689113971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=4688321269689113971&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4688321269689113971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4688321269689113971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/tenang-dunia-mulia-akhirat.html' title='TENANG DUNIA, MULIA AKHIRAT'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SFFJUPGkrhI/AAAAAAAAAFU/YdD1kZcQriU/s72-c/P6083584.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-8465427513356212283</id><published>2008-06-04T05:56:00.001+01:00</published><updated>2008-06-04T05:58:56.103+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>TATAP MUKA SESAMA FANS BLOG</title><content type='html'>Akad ( 20/4 ) pukul 3.30 dikawasan causcwaybay telah digelar tatap muka dengan sesame fans blog atau Mp. Pertemuan awalnya direncanakan yang hadir dua puluh orang, tetapi karena prakiraan cuaca bahwa hari minggu akan buruk maka yang hadir kurang lebih hanya lima belas orang. &lt;span class="fullpost"&gt; Sebagai coordinatornya kali ini adalah Rie-rie cewek manis asal cepu jawa tengah sedangkan Mbak Dian Kristina sebagai tuan rumah. Tujuan pertemuan hari itu belum jelas, karena ini yang pertama dilakukan oleh semua yang hadir. Hingga akhirnya kita berbincang-bincang tentang pengalaman-pengalaman selama mempunyai blog atau mp.&lt;br /&gt;Hingga akhirnya Mbak Dian sebagai tuan rumah memulai suatu ide-ide positif dengan adanya pertemuan itu. Setelah ngobrol ngalor- ngidul akhirnya mendapat satu tujuan yaitu selain  menyambung shulaturomi antar pemilik blog dan mp juga bertujuan untuk diskusi seputar kepenulisan juga bagaimana tata cara mengoperasikan blog dan mp, tutur Mbak Dian.&lt;br /&gt;  Dengan serentak disambut positif oleh semua yang hadir. Hingga kita saling tukar limu dan pengalaman selama mempunyai blog atau mp sambil diiringi gelak canda teman-teman menggoda Rie-rie yang super genit dan lucu.&lt;br /&gt;Pada  tiba akhirnya dengan kesepakan bersama untuk membuat satu blog untuk ajang diskusi tentang apa saja  masalah yang dialami. Dan pertemuan tatap muka, semua sepakat akan diadakan sebulan sekali dengan tempat akan ditentukan oleh coordinator yaitu Rie-rie. Pertemuan pertama kali ini hanya membahas tentang kesepakan membuat suatu kelompok ajang diskusi seputar kepenulisan dan tentang mengoperasikan blog dan mp. &lt;br /&gt;Begitu juga dengan pertemuan-pertemuan selanjutkan akan membahas suatu rencana yang baru. tentunya sesuatu yang menjadikan kita lebih pintar dan cerdas memanfaatkan waktu libur dan disaat kita didepan computer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-8465427513356212283?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/8465427513356212283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=8465427513356212283&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8465427513356212283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/8465427513356212283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/tatap-muka-sesama-fans-blog.html' title='TATAP MUKA SESAMA FANS BLOG'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7109319847154287600</id><published>2008-06-04T05:11:00.003+01:00</published><updated>2008-06-04T05:34:52.801+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>24 BMI SEDANG S 2</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SEYaIG08RiI/AAAAAAAAAFM/v6fMYCp6TKA/s1600-h/P6013535.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SEYaIG08RiI/AAAAAAAAAFM/v6fMYCp6TKA/s320/P6013535.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207878745674499618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Menulis itu mudah dan bertanggung jawab” tema kegiatan sharing kepenulisan atau S2 ( sharing sastra ) yang diadakan oleh beberapa BMI yang ada di Hongkong. Akad ( 1/6 ) di Pondok Fatimah Whai Chai. Sebagai koordiantornya adalah Mbak Ida editor  BI ( Berita Indonesia ) yang beredar di Hongkong dengan free. Acara dimulai pukul 11.00 pagi sampai pukul 13.00 lalu break makan siang dan dilanjutkan pada pukul 14.30 hingga selesei.&lt;span class="fullpost"&gt; Juga didukung beberapa penulis perwakilan dari  media,  seperti Koran Suara, Majalah Iqro, Intermezo, penulis lepas, Penulis dari gereja Khatolik dan beberapa penulis pemula. Meskipun hanya beberapa orang  hadir mengikuti sharing kepenulisan, acara dapat berjalan lancar, penuh makna dengan adanya kebebasan untuk berekpresi atau bercerita pengalaman-pengalaman beberapa penulis yang sudah dapat menerbitkan sebuah buku dan terjun langsung di media. &lt;br /&gt;Tujuan diadakan sharing ini untuk menggali minat menulis dan menanam calon penulis dari kalangan BMI hingga  menelurkan penulis-penulis baru. Dan juga memberi suport bagi  penulis lama supaya semakin semangat berkarya menciptakan sebuah karya sastra berbobot. Dengan adanya ini, berharap hubungan para penulis-penulis BMI Hongkong semakin erat  bersatu dan berjuang dalam bidang kepenulisan.  &lt;br /&gt;Meskipun dadakan, acara sharing ini dapat memancing semangat baru bagi penulis lama dan penulis pemula untuk saling mendukung. Bila semua mempunyai satu tujuan yang sama untuk mengembangkan bidang kepenulisan, maka akan terjadi menyebaran virus bakat dan minat dalam bidang kepenulisan kepada yang lainnya untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.&lt;br /&gt; Acara ini didukung oleh Bapak Yan yang menangani dalam bidang kejaksaan ( KJRI ) sehingga semakin lengkap untuk dipadu padankan dengan kepenulisan. Alasannya, karena Pak Yan juga memberikan suatu pemahamanan tentang etika menulis yang bertanggung jawab dan berhubungan dengan  undang-undang perlindungan hak cipta atau pencemaran nama baik. Maka dengan adanya Pak yan juga sebagai pendukung bagi BMI untuk tetap menggerakkan penanya.&lt;br /&gt;Pak  Yan juga menjelaskan hokum baru  tentang pencemaran melalui media internet yang sudah dikeluarkan pada bulan April 2008 dan belum dicantumkan tanggal dan nomer induk karena masih dalam penanganan pemerintah. Sehingga tidak akan terjadi suatu permasalahan tentang kepenulisan. Maka memberikan suatu dukungan untuk menjadi penulis yang bertanggung jawab sangatlah perlu supaya tidak terjadi Sesutu yang tidak diinginkan oleh pihak-pihak terntu. &lt;br /&gt;Di sini pak Yan berharap kepada seluruh penulis BMI untuk bersatu berjuang menegakkan kebenaran tanpa memandang agama dan golongan. Karena pada dasarnya semua tujuangnya sama, untuk memberikan segala informasi yang ada kepada semua pembaca media-media atau dengan sebuah karya sastra lainnya.&lt;br /&gt;Maka, sangat dibutuhkan hal-hal demikian untuk memacu kembali penulis yang ada dan juga semakin melebar wadah untuk teman-teman yang mempunyai bakat menulis tapi tidak tahu bagimana cara mengekpresikan tulisannya itu menjadi manfaat bagi orang lain. Karena pada dasarnya hasil karya tulis dapat membuat orang lain mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dan juga dapat memberikan pencerahan bagi pembaca.&lt;br /&gt;Semangat berjuang dalam pena untuk menegakkan kebenaran dan memberikan informasi untuk para kalayak masyarakat. Pena lebih tajam ( kata Ukhti Aliyah ) motto yang penuh makna besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7109319847154287600?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7109319847154287600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7109319847154287600&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7109319847154287600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7109319847154287600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/06/24-bmi-sedang-s-2.html' title='24 BMI SEDANG S 2'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/SEYaIG08RiI/AAAAAAAAAFM/v6fMYCp6TKA/s72-c/P6013535.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3844544051378248946</id><published>2008-05-09T09:50:00.003+01:00</published><updated>2008-05-09T10:52:18.696+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>chat dengan reolnado</title><content type='html'>Beberapa hari bête banget. Ngerjain apa-apa males dan tidak maut, bahkan makanpun tidak selera tapi habis dua piring. Nggak tahu apa penyebabnya, karena bingung mau ngerjain apa aku buka YM siapa tahu ada yang membangkitkan gairah semangat nulis lagi…&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam klik sana.. klik sini… tidak ada yang bisa menarikku semangat meluahkan ide dalam pikiran. Aku makan apa aja dikamar sampai kehabisan camilan hehe he… karena kekenyangan ada setan kembar merayu mata… alias ngantuk ingin tidur.. tapi aku tahan beberapa menit…&lt;br /&gt;Saat enak enjoi dengan teman ber hi….ha…hu… canda ada id baru nyamperin gue… tak jawab aja deh…itung-itung dapat teman baru…. kenelan akhirnya jalan… tahu tidak nama orang itu katanya reolnado…. Hmmmmmm…. Penasaran deh aku… pakai bahasa inggris lagi… karena pikiran lagi bobol … dalam bayanganku… tuh orang pemain sepak bola itu lho yg menangan dapat masukkan apa aja ke gawang…&lt;br /&gt;Nah… ceritanya penasaran tuh ama orang… karena yang dibicarakan juga soal bola aja… tapi bukan sepak bola… tapi bola kelereng he he he he… aku minta tuh orang pasang camnya… alias ingin tahu sajahnya…. Eh dia setuju tuh…..&lt;br /&gt;Dengan hati deg….deg…kan… kubuka mata… hilang deh rasa ngantuk… pokoknya seru deh….. seketika dadaku bergemuruh jeduk..jeduk…jeduk… beriringan dengan prosesnya cam dia… entah lama banget bisa buka… apa tuh karena lemot internetnya kali…..&lt;br /&gt;Satu…. Dua… tiga…. Dorrrrr…. Brukkkkk aku jatuh langsung ke tempat tidur…mana tahan deh…. Pokoknya wajahnya… aduhhhhhhhhhhhhhh… minta ampun….. bruuuuuuewok… n entah usia lahir pada abad berapa……tertipulah… dikau…..&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3844544051378248946?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3844544051378248946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3844544051378248946&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3844544051378248946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3844544051378248946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/05/chat-dengan-reolnado.html' title='chat dengan reolnado'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3772418296809902440</id><published>2008-04-22T15:34:00.002+01:00</published><updated>2008-05-02T03:38:40.025+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisti'/><title type='text'>RUMAH PENUH HIDAYAH</title><content type='html'>Reno biasa teman-teman memanggilku, panggilanku saat masih berlagak seperti laki-laki. Kemeja putih besar, celana jeans komprang dengan asesoris rantai disamping celana, setelan paling aku suka. Setelan paforitku saat masih bersama Yanti, kekasih sejenisku yang kini entah dimana. Semenjak tahu kalau aku menikah dengan laki-laki dia pergi menjauh dariku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku  terlalu mencintainya, hingga lupa bahwa kita sama-sama perempuan. Memang sangat berat bagiku melupakan dia, tapi semua ini tidak mungkin aku teruskan. sekarang, aku bukan Reno yang dulu lagi, berwajah tampan. Juga bukan seorang yang gagah akan selalu melindungi setiap langkahnya pergi saat libur. Semua berubah. Ya, berubah karena aku sadar bahwa aku bukanlah calon seorang suami tetapi calon seorang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenal Yanti, saat sama-sama kerja di daerah Tai po. Aku dan dia jarak kedatangannya di Hong Kong  selisih beberapa bulan. Bahkan, kita sama-sama libur hari minggu. Jarak  rumah majikan kita dekat,  tidak sulit untuk sering bertemu, entah saat ke pasar atau saat berangkat libur. Semakin lama kita bertemu, sehingga semakin dekat. Tanpa aku sadari hingga tumbuh benih-benih cinta selayaknya cinta dengan laki-laki dan perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari kita ngobrol lewat telepon, bahkan ke pasarpun kita selalu bersama. Sejak pagi hingga petang  majikan kita sama-sama di kantor. Berjalannya waktu beriringan dengan perjalanannya hubungan kita. Setiap hari kita saling curhat dengan masalah kita masing-masing. Sehingga waktu telah menyatukan kita menjadi pasangan kekasih selayaknya pasangan romeo dan yuliet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, saat itu aku benar-benar sadar bahwa hubungan sejenis dilarang agama tapi rasa cintaku padanya sangat besar. Hatiku sangat tersiksa bila tidak bertemu atau mendengar suaranya sehari saja. Hingga akhirnya, aku mengajak dia mengikat janji untuk selalu bersama. Bahkan, karena body  fisikku menyerupai laki-laki banyak teman bilang kita pasangan yang serasi. Dengan pujian itu, membuat aku semakin takut kehilangan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan ini berjalan hampir empat tahun. Waktu yang tidak pendek, rencana demi rencana kita susun untuk selalu bersama mengarungi kehidupan. Kita semakin dalam mengarungi kehidupan nista dan hina ini. Banyak teman-teman mengingatkanku. Tapi semua sia-sia tidak bisa mengalahkan setan merasuk dalam hatiku. Setiap ada teman mencoba menasehatiku, rasa cintaku pada Yanti semakin besar dan kita erat untuk selalu bersama. Begitu juga yang dirasakan Yanti merasa kesulitan untuk berpisah denganku. Meskipun demikian, kita belum sampai melakukan zina seperti suami istri melamar ke hotel segala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan kita sudah dapat dipandang pacaran, tetapi kita masih hanya sekedar ciuman saja tidak lebih. Pernah suatu hari aku mengajak Yanti melamar ke hotel melakukan yang lebih parah tapi kita masih ada perasaan takut. Yah, kita masih merasa takut untuk melakukan lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun hubungan kita masih belum melakukan sesuatu yang lebih jauh. Tetapi kita sudah selayaknya sepasang suami istri yang saling melindungi dan saling menyayangi. Bahkan aku tidak segan membelikan hadiah macam-macam untuk ungkapan rasa sayangku, begitu juga dia. Tujuan utama datang ke Hongkong telah sirna karena hasutan setan dalam pikiran masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap gajian uang ludes, hanya untuk membeli barang-barang tidak berguna. Bahkan kita sama-sama tidak mempunyai tabungan masa depan. Ada dalam pikiran kita hanya bersenang-senang saja. Tanpa memikirkan masa depan lagi. Dengan kedekatan kita seolah kita mendapat kebagiaan yang abadi, pikiran untuk mengenal kaum adam sudah hilang dalam diri kita. Bahkan yang ada hanya rasa cenburu bila aku mnelihat Yanti melirik laki-laki beneran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pujian dan sanjungan dari teman-teman, membuat kita semakin bangga dan semakin sulit untuk berpisah lagi. Sehingga ada pikiran juga kita akan tetap bersatu sampai nanti pulang Indonesia. kita tanpa berpikir panjang apa kata teman-teman tentang kita, tapi yang pasti kita hanya ingin menuruti hati, selain itu aku sendiri merasa tidak menggu orang lain jadi aku cuek bila ada teman membicarakan tentang kedekatanku dengan Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu kita menganggap bahwa  Allah telah menyetujui hubungan kita. Sungguh saat itu aku sangat malu bila ingat kejadiannya. walaupun kini aku sudah bertobat, tapi bila ingat aku merasa malu sendiri dengan perbuatanku. Kadang rasa kecewa menelusup pada diri sendiri, bukan karena perpisahan dengan Yanti tapi kecewa  karena merasa diriku telah menjadi budaknya setan. Menjadi budaknya nafsu yang tumbuh dalam hatiku untuk melakukan perbuatan kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayah yang membuatku sadar, saat aku cuti pulang ke kampong halaman. Saat itu, kepulanganku selain menjenguk keluargaku, aku juga bermaksud menjenguk keluarga Yanti sekalian minta doa restu kebersamaan kita. Pertama aku datang, keluargaku sempat kaget dengan caraku berpakaian dan potongan rambutku. Tapi berkat alasanku bahwa ini permintaan majikan, aku aman tidak kena marah keluargaku. Entah ini kebohongan yang keberapa aku buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seminggu aku di rumah, akhirnya aku putuskan main ke rumah Yanti. Aku sangat kaget waktu itu melihat keluarga besar Yanti. Ada rasa minder dan takut menjalar dalam diriku melalui urat nadiku. Hingga menarik kuat untuk urungkan datang masuk halaman rumahnya. Aku tidak tahu sebab apa, tapi yang jelas aku tidak berani datang ke rumah itu. Rumah itu seolah tidak mau terima kedatanganku. Iyah, seolah tahu kalau aku manusia kotor tidak layak masuk rumah yang penuh dengan pancar sinar cahayaNya.&lt;br /&gt;Ternyata, Yanti datang dari keluarga yang sangat kental agamaya. Makanya, saat aku suruh potong rambut pendek seperti rambutku, dia tidak mau. Bahkan aku juga belum pernah melihat Yanti memakai pakaian yang terbuka. Oh, saat itu aku merasa semakin tidak berdaya, saat melihat ibunya Yanti keluar dengan pakaian gamis panjang dan jilbab panjang pula. Hatiku seolah menjerit, yah menjerit ingin marah, nangis, teriak tapi tidak sanggup kulakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa keinginanku datang ke rumahnya telah pupus. Aku hanya melihat keluarga besar Yanti dari jarak jauh. Rumah itu indah dan nyaman, dengan penataan taman bunga yang tepat  dan juga musholanya kecil tapi bagus. Pokoknya, semua serba asing bagiku. Aku kembali ke rumah dengan langkah loyo tidak ada gairah lagi. Seolah dunia ini mau kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat menyesal telah menabur benih cinta terlarang dalan hati Yanti. Sungguh, aku sangat kecewa pada diriku sendiri telah memperdaya Yanti, seolah aku sanggup membahagiakan seperti sikap laki-laki membahagiakan kekasihnya. Aku baru nyadari kalau sikapku selama ini salah, yah salah dalan segi agama maupun sosial. Tapi, yang membuatku heran kenapa Yanti mau, padahal dia datang dari keluarga baik-baik. Apa maksudnya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari rumah Yanti aku menangis tergugu dalam masjid. Saat itu, ada saudaraku melihat, kemudian aku cerita apa adanya yang aku alami. Akhirnya, berkat saudaraku itu aku dikenalkan laki-laki tetangga desa.  Dia laki-laki yang taat agama, meskipun hanya bekerja sebagai petani tapi sifat perbuatannya baik dan taat pada agama. &lt;br /&gt;Maka, tanpa berpikir panjang, aku menerimanya untuk menikah dengannya. Aduh, hatiku lega, bahkan jiwaku tenang setelah menjadi istrinya. Dengan sabar dia membimbingku untuk melaksanakan perintah Allah. Bahkan, yang membuatku semakin saying kerelaannya untuk mencintaiku tanpa mengingat semua masa laluku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku baru nyadari, alasan Yanti selalu menolak bila aku ajak melamar di Hotel, bahkan saat aku ajak tukar cincin dia selalu menghindar, mau bila aku sudah minta restu pada keluarganya. Tapi kini, aku tidak berdaya melakukannya. Karena aku menyadari bahwa aku bukan seorang laki-laki, mana mungkin aku datang pada kedua orang tua Yanti untuk meminta restunya. Jelas tidak mungkin, mereka tidak akan merestui niatku ini karena melanggar agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, aku  merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang wanita disayangi laki-laki. Semua kenangan masa lalu terkubur, tidak mungkin aku akan mengulangi lagi. Aku sekarang menjadi seorang istri bukan lagi laki-laki palsu seperti yang dulu aku lakukan. Kebahagiaan yang aku rasakan saat ini lebih abadi dari pada kebahagian dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat menyesal dengan masa laluku, waktuku terbuang hanya untuk bersenang-senang. Entah berapa uang aku keluarkan untuk hal yang tidak berguna, sedangkan aku tidak mungkin akan tinggal di Negara orang selamanya. Jelas suatu saat nanti pasti kembali ketanah air. Tapi saat itu, memang belum ada pikiran-pikiran yang sekarang ada. Yang ada hanya pikiran bersenang-senang dengan teman-teman atau Yanti pacar sejenisku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku hati-hati melangkah ke depannya. Semua demi rumah tanggaku yang baru berusia seumur jagung. Aku harus bisa menjadi istri yang baik sesuai keinginan suamiku. Yah, berkat suamiku aku sekarang sadar dan kembali pada kodratku sebagai wanita. Aku juga berdoa untuk Yanti semoga dengan permisahan ini membuat dia sadar dan kembali kejalanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun aku tidak aktif organisasi Islam, tapi setiap ada pengajian aku selalu hadir datang. Ya, dengan begitu aku akan merasa dekat dengan firman Allah melalui tausyiah Ustad yang datang diundang. Bila sebelumnya uang habis buat hura-hura, kini berkat bantuan suamiku untuk mengatur keuanganku, aku dapat membeli tanah dan kini dengan gotong royong dengan suami dibangun rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun hati kecilku masih ingin bertemu dengannya, tapi bukan untuk mengulangi berbuatan dahulu. Melainkan, aku ingin mengajak dia untuk kembali kejalan Allah. Aku akan merasa berdosa bila tidak dapat membawa dia kembali ke jalan Allah. Karena akulah dia terjerumus dilingkungan lesbi. ( kisah teman dituturkan pada saya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3772418296809902440?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3772418296809902440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3772418296809902440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3772418296809902440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3772418296809902440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/04/rumah-penuh-hidayah.html' title='RUMAH PENUH HIDAYAH'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5780857789386030757</id><published>2008-04-19T15:35:00.000+01:00</published><updated>2008-04-19T15:37:26.355+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>SEMUA SEDANG ANTRI</title><content type='html'>Tepat tanggal 4 april, jum’at di Hongkong tanggal merah. Semua pekerja libur begitu juga Buruh Migran dari manca asia. Tetapi semua juga tergantung majikan masing-masing. Begitu juga aku, tidak mendapat libur kecuali hari minggu. Kebetulan tepat hari itu, majikan pagi-pagi sudah pergi dan pulang baru hari minggunya.&lt;span class="fullpost"&gt; Siang, jam kepasar aku gunakan pergi ke masjid wan chai. Lalu terus jalan menuju ke kantor dompet dhaufa daerah causwbay. Dari masjid wanchai kalau melewati pasar sangat dekat, maka aku jalan nerabas melalui pasar dab time square. Disaat depan mall pandanganku tertuju pada daerah antrian taxi.&lt;br /&gt;Seketika pandanganku blandang kemana-mana. Kulihat banyak taxi sedang antri, didepan restaurant banyak pembali antri, depat gedung bioskoppun  juga antri. Hmmm…. Semua serba antri, bahkan kekamar mandipun juga antri. Di Hongkong tidak ada yang tidak antri, semua serba antri karena demi kenyaman.&lt;br /&gt;Adanya pandangan itu, pikiranku melayang jauh dan dalam hati bicara. “Bahwa aku juga antri.” Antri apa hayoo… yang jelas tidak antri ke kamar mandi, beli makanan, naik taxi, atau melihat film. Tapi, antri menunggu panggilanNya. Yah, menunggu panggilan Sang Pencipta. Tentunya tidak hanya aku, semua mahkluk hidup yang ada didunia ini.&lt;br /&gt;Menurut renunganku saat itu, bahwa kita semua sedang antri menunggu panggilanNya. Bahkan panggilan itu tidak menilai dari segi siap atau tidak. Kalau memang sudah menjadi kehendakNya, pasti terjadilah hal itu. seperti yang tercantum dalam Yunus 107. Sungguh besar kuasa dan anugrahnya. Begitu juga dengan sopir taxi itu tadi. Taxi itu akan siap jalan dipanggil  penumpang, si penumpang tidak akan memikirkan siap tidaknya si sopir untuk jalan. Entah saat menunggu antrian sambil makan, tidur, baca koran, atau sedang ngobrol telepon.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan kehidupan kita untuk ngantri panggilanNya? Tentunya sama, bermacam-macam aktifitas manusia di dunia untuk ngantri panggilanNya. Memang, hal sepele ini kalau kita tidak merenungkan, kita tidak akan merasakan bahwa sewaktu-waktu kita akan mendapat panggilan. Sehingga, ada dalam pikiran hanyalah kebutuhan duniawi saja.&lt;br /&gt;Kalau aku boleh ibaratkan, manusia yang ada di dunia seperti ikan dalam kolam renang. Kenapa? Karena semua apa yang kita petik sesuai berapa gesitnya kita dalam berenang melawan air itu tadi. Seperti, satu kolam ada beberatus ikan, lalu kalau kita amati tidak semua ikan itu sama kekuatan untuk berenang. &lt;br /&gt;Ada ikan yang renang santai, tapi dinikmatinya, ada juga berenang dengan cepat meskipun harus menepak temannya yang penting mendapat kepuasan, ada juga pelan sekali seolah tidak ada semangat dan masih banyak lagi. Kemudian, bagaimana dengan saudara? Ikan yang mana anda pilih. Apakah yang tenang, gesit tapi curang, atau mungkin yang malas.&lt;br /&gt;Maka, kata antri tadi kita hubungankan dengan panggilanNya masih bisa nyambung. Kemudian, disaat antri itu, apakah yang terbaik kita lakukan selama di dunia. pastinya satu orang dengan orang lainnya sangat berbeda-beda. Begitu juga aku, pastinya juga berbeda dengan pikiran pembaca.  Aku mempunyai keinginan hidup sangatlah simple.&lt;br /&gt;Aku ingin terus giat bekerja, belajar ilmu agama atau ilmu lainnya yang bersifat positif, selalu dekat pada Allah dan selalu berpikiran positif dalam menerima takdir Allah SWT.  Pasti semua orang mempunyai banyak macam cita-cita selama masih diberi kesempatan hidup. Begitu juga dengan diriku. &lt;br /&gt;Aku tidak akan perduli apa kata orang tentang orang lain. Kadang juga sedih kalau ada teman, yang hanya punya pikiran bahwa wanita tidak perlu belajar tinggi-tinggi toh nanti juga jadi ibu rumah tangga. Kalau menurutku, sambil menunggu panggilanNya alangkah baiknya kita tetap mencari ilmu sebanyak mungkin. Karena dengan ilmu kita akan semakin tahu dan banyak beramal dengan ilmu tadi.&lt;br /&gt;Mencari ilmu tidak perlu harus sekolah atau kuliah, kita mendengarkan dakwah, membaca buku, itu sudah termasuk mencari ilmu. Bukankah demikian? Selain itu dalam islam juga mengajarkan kita untuk terus mencari ilmu sampai akhir hayat. Atau bisa dengan peribahasa, carilah ilmu sampai ke negeri chinapun.&lt;br /&gt;Semoga dengan ini bisa kita jadikan renungan untuk diri sendiri. Kita termasuk ikan yang mana? Sudah siapkah menerima panggilanNya? Dengan aktifitas apa kita isi selama didunia dalam antrian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5780857789386030757?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5780857789386030757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5780857789386030757&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5780857789386030757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5780857789386030757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/04/semua-sedang-antri.html' title='SEMUA SEDANG ANTRI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6432687616799266992</id><published>2008-04-19T15:32:00.000+01:00</published><updated>2008-04-19T15:33:55.828+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>NIKAH ATAU KARIER</title><content type='html'>“Menikah atau karier, ya” &lt;br /&gt;Kata-kata diatas begitu saja keluar dari bibirku saat disuruh memilih diantara dua. Padahal dalam hati menginginkan dua-duanya bisa jalan semua dengan lancar. Tapi mustahil, kenapa? Sebab belum te yang mengntu dia memberi ijin untuk tetap berkarier. Lalu bagaimana untuk mencari jalan keluarnya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Ibarat saat kita merasakan lapar, dan didepan kita ada dua piring makanan. Satu piring berisi nasi dengan lauk kare ayam dan satu piring lagi berisi roti dengan coklat. Kedua makanan tersebut bila kita makan sama-sama memberi  kenyang dan sama-sama membuat kita sehat. Tapi kalau kita jeli, dalam menyikapi atau menilai dari kedua makanan itu jelas lebih bermanfaat untuk tubuh yang lapar adalah sepiring nasi dengan kare ayam, daripada roti dengan coklat.&lt;br /&gt;Mengapa? Sebab bila kita makan nasi dan kare ayam  akan mendapat banyak keuntungan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perut yang merasakan lapar akan menjadi kenyang, bahkan dapat menahan rasa lapar lebih lama lagi.&lt;br /&gt;2. Membuat tubuh sehat, karena gizi protein didapat dari ayam itu sendiri&lt;br /&gt;3. Nasi yang mengandung karbonhidrat bagus untuk energy kita dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;Lalu bila kita akan memilih sepiring roti dan coklat, kita akan memperoleh sedikit keuntungan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perut akan merasa kenyang setelah makan, tapi tidak akan dapat menahan rasa kenyang dengan waktu lama. Alias mudah lapar lagi.&lt;br /&gt;2. Dari makanan memang akan memberi gizi lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;3. Roti sangat sedikit kandungannya karbonhidratnya sehingga sangat sedikit energy yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;Dari kedua perumpamaan diatas jelas bahwa antara menikah dan mengejar karier  sama-sama menguntungkan untuk kehidupan. Tetapi, dari kedua pilihan diatas bila kita salah memilih, jelas akan membuat penyesalan dikemudian hari. Kalau menikah adalah perumpamaan dari sepiring nasi dan kare ayam dan kalau karier adalah roti dan coklat. Untuk memilih khan bisa sholat? Jelas. Kita sebagai orang beriman bila susah memilih dua pilihan alangkah baiknya dengan sholat minta petunjuk dariNya.&lt;br /&gt;Tapi, kalau mau kita berfikir dengan logika alias dengan akal sehat dari kedua pilihan diatas, jelas dapat memilihnya secara langsung. Kenapa tidak? Menikah adalah bukanlah sebuah permainan bisnis yang dapat jatuh bangun perjalanannya. Tapi, menikah adalah untuk ibadah yang berhubungan denganNYa. Dimana manusia yang sudah waktunya diwajibkan menikah.&lt;br /&gt;Menikah akan memberi keuntungan yang banyak dari pada tetap membujang dengan kesuksesan. Dimana menikah akan mendapatkan kebahagiaan lahir bathin yang besar tanpa dituliskan dengan kata-kata. Sedangkan membujang meskipun mempunyai pangkat atau harta banyak tidak akan memberi kebahagiaan bathin, semua kebahagiaan terasa semu.&lt;br /&gt;Lalu apa yang meski ditunggu lagi… bila ada arjuna mengkhitbah sedangkan aklak baik dan mempunyai iman.. siapa takut untuk menerima dan mengorbankan segala rencana karier.  Rencana bisa dilaksanakan setelah menikah nanti, aaiit tentunya seijin suami dong… cepat buruan yang sudah waktunya menikah pulang dan laksanakan setengah ibadah yang masih tertunda… met menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6432687616799266992?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6432687616799266992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6432687616799266992&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6432687616799266992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6432687616799266992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/04/nikah-atau-karier.html' title='NIKAH ATAU KARIER'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-2033515243560279763</id><published>2008-04-19T15:23:00.000+01:00</published><updated>2008-04-19T15:26:47.764+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>MENYIKAPI HIDUP</title><content type='html'>Beberapa hari pikiranku butek alias kosong. Ada keinginan nulis tapi bingung apa yang mau ditulis, semua ide terasa serba morat-marit. Tiap hari computer on bahkan Ym juga ol tapi bila ada teman nyamperin rasa ogah balas. Jadi hanya kujadikan pajangan yang aku tatap tanpa ada kepastian.&lt;span class="fullpost"&gt; Ini terjadi hingga satu minggu, masih ogah-ogahan nulis, padahal banyak yang harus  ditulis. Akhirnya, jalan-jalan ke web teman hanya untuk membangkitkan semangat nulis lagi. Disaat  jalan-jalan di web teman yang tinggal di cairo ada judul artikel menggelitik hatiku untuk membacanya. &lt;br /&gt;Judul arikel itu kalau tidak salah “menyikapi hidup dengan bijaksana” seingatku judulnya itu, pokoknya mirip deh walaupun tidak sama. Sebab, yang teringat hanya kata bijaksana. Dalam isi artikel itu membahas bagaimana cara kita menyikapi takdir dalam kehidupan ini dengan bijaksana dan tidak berprasangka buruk pada pencipta.&lt;br /&gt;Setelah membaca artikel itu,  jadi merenung. Semua kehidupan masa lalu terkuak  seolah kembali menari didepan mata. Tapi dengan bayangan itu tidak membuat  menitikkan air mata sedikitpun. Mungkin sudah basi atau sudah kebal dengan kehidupan penuh liku-liku. Seperti bayi  sudah disuntik dengan imunisasi antibiotic supaya kebal dengan penyakit.&lt;br /&gt;Hati  semakin tegar, meskipun banyak orang mungkin mencemooh dengan kehidupanku tapi toh ini semua adalah takdir yang diberikan Allah kepadaku. Setidaknya setelah membaca artikel itu,  semakin banyak bersyukur karena selama ini meskipun banyak cobaan datang dalam hiudp, tidak ada  perasaan negative terhadapNya. Justru banyak terima kasih kepadaNya, dengan menilai bahwa cobaan ini sebagai ungkapan rasa kasih sayangnya Allah pada hambaNya.&lt;br /&gt;Karena Allah Maha penguasa, dan Dia mempunyai banyak  cara untuk mencurahkan kasih sayangNya pada umat. Selalu menyikapi  masalah yang datang dengan pikiran positif dan tawakal padaNya langkah terbaik dan manfaat. Sebab tidak mungkin masalah datang tanpa ada jalan keluarnya. Dalam artikel itu juga dibeberkan kalau  takdir  sudah tertulis sejak manusia masih dalam kendungan bunda.&lt;br /&gt;Sebagai manusia beriman tinggal bagimana cara  menyikapi takdir yang datang, untuk diambil sisi hikmahnya dijadikan patokan melangkah kedepan. Dimana hidup bermacam-macam warna akan semakin menantang didepan mata. Tidak akan bisa menolak takdir datang, selain menerima dengan hati sabar dan tawakal. Mungkin, saat pertama mendapat musibah atau masalah, hati dan pikiran kacau bahkan merasa kalau hidup terasa tidak berdaya. Tapi bila hati tetap dekat kepada Allah dan selalu bergumul bersamaNya dalam doa InsyAllah rasa kwatir tidak akan ada.&lt;br /&gt;Begitu banyak ayat yang telah mengupas tentang ini. Kalau mau sedikit  sisakan waktu untuk merenung dengan masalah yang datang menimpa, baru menyadari betapa indahnya dibalik masalah itu. Bahkan, setiap kesulitan itu ada kemudahan dan setiap masalah itu ada jalan keluarnya. Tinggal bagaimana cara menyikapi semua masalah dan kesulitan itu sendiri.&lt;br /&gt;Hanya masalah dan cobaan itulah ilmu yang paling mahal, karena dengan masalah akan semakin dewasa dan pintar. Ibarat sebatang besi yang akan dibuat sebatang pisau perlu diproses lebih dahulu dengan seringnya di asah untuk di bentuk dan lalu dipanggang api yang panas akhirnya terbentuklah sebatang pisau yang tajam dan sangat berguna.&lt;br /&gt;Sebaliknya dengan manusia, bila sering mendapatkan masalah datang menerpa maka semakin lama semakin dewasa dan pandai untuk menyikapi masalah itu sendiri. Ibarat hati dan iman kita akan semakin kebal oleh godaan. Tapi bila kita sering mendapatkan masalah, bisa dibayangkan sekali mempunyai masalah mungkin akan merasa frustasi atau mungkin bisa bunuh diri, naudzu’bilahmindalik. Jangan sampai terjadi!&lt;br /&gt;Semoga jauh dari pikiran negative itu dari kehidupan. Maka, dari judul diatas bisa untuk dijadikan renungan supaya tidak salah menilai kasih sayangNya saat tiba dalam kehidupan. semoga Allah selalu memberkati hambaNya yang selalu tawakal. Amien….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-2033515243560279763?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/2033515243560279763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=2033515243560279763&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2033515243560279763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/2033515243560279763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/04/menyikapi-hidup.html' title='MENYIKAPI HIDUP'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5727844229917711493</id><published>2008-01-17T10:11:00.000+01:00</published><updated>2008-01-17T10:18:11.016+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>PAGI-PAGI MAIN OPERA</title><content type='html'>“Adhenggg…,” teriak nyonya dari dapur. “Dekk! Ada kesalahan apa sepagi ini. Wusss…aku langsung lari keluar dari singgasana. “Gedubrakkk..! wadauuuhhh… tanganku nabrak pintu. Dengan wajah nyengir aku menghadap nyonya yang sudah manyun semester tuh bibirnya.&lt;span class="fullpost"&gt; “Iya, Nyah ada ape? Cee..ile… gaya betawi. “Kok sarapannya Cuma ini bla..bla..bla….!” waooow  pagi-pagi majikan sudah mendendangkan lagu rock nya jambrut. Hmmm… aku tidak malah kalah, dengan suara merdu aku imbangi dengan sholawat….Astgrafirullah….&lt;br /&gt;Hiks.. hari ini kena marah lagi. Beberapa hari majikanku uring-uringan sendiri, padahal sebab akibatnya kesalahan dia sendiri tapi semua dilemparkan padaku. Oh, tidak apa. Aku mengalah nyonya, tapi kekalahanku ini bukan berarti aku mengakui salah. Tetapi aku tidak ingin darah tingginya semakin naik. &lt;br /&gt;Jimat sabar sebagai aji-aji supaya pikiran dan hati tenang. Karena aku tidak mau sakit hati hanya gara-gara hal sekecil itu. sebab masih banyak yang harus aku lakukan, maka jaga kesehatan dan jaga hati resep utama supaya tetap sehat jasmani dan rohani. Aku sendiri menyadari setahun ini majikanku dana keuangan membekak dan ditambahi lagi aku cuti, kemudian insyAllah juga finis bulan enam nanti pulang tidak akan kembali lagi.&lt;br /&gt;Weks…. Apa untungnya ikut memikirkan dana pengeluaran majikan he he he kok malah ngelantur sih. Tapi emang beberapa hari pikiran dan penciumanku sedikit error. Masak penciumanku kadang merasakan kembang-kempis mencium nasi pecel, kadang juga sambel tumpang, bahkan kadang mencium sate Madura. Aneh, khan? Apa mungkin kepulanganku cuti ke tanah air tinggal beberapa hari lagi, sehingga semua makanan sudah dibocking penciumanku he he he… semakin error, nih.&lt;br /&gt;Pokoknya, bila buka mata langsung harus siap-siap dengan dendang lagu nyonyaku. Apalagi lagunya selalu silih berganti syairnya, senang pasti. Yang penting sebentar lagi dapat ampau he he he… doakan melebihi tahun kemarin yah… he he he dasar lagi mata duitan lagi kumat, nih. Yah, lumayan buat sangu mudik ketanah air. &lt;br /&gt;Siapa yang mau ikutan….. tiket bayar sendiri-sendiri kalau masalah makan jangan kwatir pasti dapat jada dari petugar pramugarinya hukakakakkk…. Yeee namanya naik pesawat pasti dapat makan lah… he he he… &lt;br /&gt;Yang jelas minta doa buat teman-teman mp semoga semua programku ditana air dapat terlaksana semua. begitu juga perjalanan lancar-lancar saja, karena baru sekarang aku pulang cuti naik pesawat local yaitu garuda. Apalagi transit dulu ke Jakarta, hmmm …. Semoga aman-aman saja deh…&lt;br /&gt;Oh, tidak akan lama menghirup udara halaman kampungku yang lama aku tinggalkan juga maqhia mutiaraku semata wayang…. Pasti tambah cantik kayak bundanya he he he… Met tinggal teman-teman di DD…Iqro…Flp…and semuanya…..teman-teman di hongkong…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5727844229917711493?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5727844229917711493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5727844229917711493&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5727844229917711493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5727844229917711493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/01/pagi-pagi-main-opera.html' title='PAGI-PAGI MAIN OPERA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-4419205232703464013</id><published>2008-01-15T22:02:00.000+01:00</published><updated>2008-01-15T22:04:06.457+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>BIJAKSANA MENYIKAPI HIDUP</title><content type='html'>Beberapa hari pikiranku butek alias kosong. Ada keinginan nulis tapi bingung apa yang mau ditulis, semua ide terasa serba morat-marit. Tiap hari computer on bahkan Ym juga ol tapi bila ada teman nyamperin rasa ogah balas. Jadi hanya kujadikan pajangan yang aku tatap tanpa ada kepastian.  &lt;span class="fullpost"&gt; Ini terjadi hingga satu minggu, masih ogah-ogahan nulis, padahal banyak yang harus  ditulis. Akhirnya, jalan-jalan ke web teman hanya untuk membangkitkan semangat nulis lagi. Disaat  jalan-jalan di web teman yang tinggal di cairo ada judul artikel menggelitik hatiku untuk membacanya. &lt;br /&gt;Judul arikel itu kalau tidak salah “menyikapi hidup dengan bijaksana” seingatku judulnya itu, pokoknya mirip deh walaupun tidak sama. Sebab, yang teringat hanya kata bijaksana. Dalam isi artikel itu membahas bagaimana cara kita menyikapi takdir dalam kehidupan ini dengan bijaksana dan tidak berprasangka buruk pada pencipta.&lt;br /&gt;Setelah membaca artikel itu,  jadi merenung. Semua kehidupan masa lalu terkuak  seolah kembali menari didepan mata. Tapi dengan bayangan itu tidak membuat  menitikkan air mata sedikitpun. Mungkin sudah basi atau sudah kebal dengan kehidupan penuh liku-liku. Seperti bayi  sudah disuntik dengan imunisasi antibiotic supaya kebal dengan penyakit.&lt;br /&gt;Hati  semakin tegar, meskipun banyak orang mungkin mencemooh dengan kehidupanku tapi toh ini semua adalah takdir yang diberikan Allah kepadaku. Setidaknya setelah membaca artikel itu,  semakin banyak bersyukur karena selama ini meskipun banyak cobaan datang dalam hiudp, tidak ada  perasaan negative terhadapNya. Justru banyak terima kasih kepadaNya, dengan menilai bahwa cobaan ini sebagai ungkapan rasa kasih sayangnya Allah pada hambaNya.&lt;br /&gt;Karena Allah Maha penguasa, dan Dia mempunyai banyak  cara untuk mencurahkan kasih sayangNya pada umat. Selalu menyikapi  masalah yang datang dengan pikiran positif dan tawakal padaNya langkah terbaik dan manfaat. Sebab tidak mungkin masalah datang tanpa ada jalan keluarnya. Dalam artikel itu juga dibeberkan kalau  takdir  sudah tertulis sejak manusia masih dalam kendungan bunda.&lt;br /&gt;Sebagai manusia beriman tinggal bagimana cara  menyikapi takdir yang datang, untuk diambil sisi hikmahnya dijadikan patokan melangkah kedepan. Dimana hidup bermacam-macam warna akan semakin menantang didepan mata. Tidak akan bisa menolak takdir datang, selain menerima dengan hati sabar dan tawakal. Mungkin, saat pertama mendapat musibah atau masalah, hati dan pikiran kacau bahkan merasa kalau hidup terasa tidak berdaya. Tapi bila hati tetap dekat kepada Allah dan selalu bergumul bersamaNya dalam doa InsyAllah rasa kwatir tidak akan ada.&lt;br /&gt;Begitu banyak ayat yang telah mengupas tentang ini. Kalau mau sedikit  sisakan waktu untuk merenung dengan masalah yang datang menimpa, baru menyadari betapa indahnya dibalik masalah itu. Bahkan, setiap kesulitan itu ada kemudahan dan setiap masalah itu ada jalan keluarnya. Tinggal bagaimana cara menyikapi semua masalah dan kesulitan itu sendiri.&lt;br /&gt;Hanya masalah dan cobaan itulah ilmu yang paling mahal, karena dengan masalah akan semakin dewasa dan pintar. Ibarat sebatang besi yang akan dibuat sebatang pisau perlu diproses lebih dahulu dengan seringnya di asah untuk di bentuk dan lalu dipanggang api yang panas akhirnya terbentuklah sebatang pisau yang tajam dan sangat berguna.&lt;br /&gt;Sebaliknya dengan manusia, bila sering mendapatkan masalah datang menerpa maka semakin lama semakin dewasa dan pandai untuk menyikapi masalah itu sendiri. Ibarat hati dan iman kita akan semakin kebal oleh godaan. Tapi bila kita sering mendapatkan masalah, bisa dibayangkan sekali mempunyai masalah mungkin akan merasa frustasi atau mungkin bisa bunuh diri, naudzu’bilahmindalik. Jangan sampai terjadi!&lt;br /&gt;Semoga jauh dari pikiran negative itu dari kehidupan. Maka, dari judul diatas bisa untuk dijadikan renungan supaya tidak salah menilai kasih sayangNya saat tiba dalam kehidupan. semoga Allah selalu memberkati hambaNya yang selalu tawakal. Amien….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-4419205232703464013?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/4419205232703464013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=4419205232703464013&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4419205232703464013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4419205232703464013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/01/bijaksana-menyikapi-hidup.html' title='BIJAKSANA MENYIKAPI HIDUP'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3800246731999184946</id><published>2008-01-15T21:58:00.000+01:00</published><updated>2008-01-15T22:02:11.413+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>NIKAH ATAU KARIER</title><content type='html'>“Menikah atau karier, ya” &lt;br /&gt;Kata-kata diatas begitu saja keluar dari bibirku saat disuruh memilih diantara dua. Padahal dalam hati menginginkan dua-duanya bisa jalan semua dengan lancar. Tapi mustahil, kenapa? Sebab belum te yang mengntu dia memberi ijin untuk tetap berkarier. Lalu bagaimana untuk mencari jalan keluarnya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Ibarat saat kita merasakan lapar, dan didepan kita ada dua piring makanan. Satu piring berisi nasi dengan lauk kare ayam dan satu piring lagi berisi roti dengan coklat. Kedua makanan tersebut bila kita makan sama-sama memberi  kenyang dan sama-sama membuat kita sehat. Tapi kalau kita jeli, dalam menyikapi atau menilai dari kedua makanan itu jelas lebih bermanfaat untuk tubuh yang lapar adalah sepiring nasi dengan kare ayam, daripada roti dengan coklat.&lt;br /&gt;Mengapa? Sebab bila kita makan nasi dan kare ayam  akan mendapat banyak keuntungan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perut yang merasakan lapar akan menjadi kenyang, bahkan dapat menahan rasa lapar lebih lama lagi.&lt;br /&gt;2. Membuat tubuh sehat, karena gizi protein didapat dari ayam itu sendiri&lt;br /&gt;3. Nasi yang mengandung karbonhidrat bagus untuk energy kita dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;Lalu bila kita akan memilih sepiring roti dan coklat, kita akan memperoleh sedikit keuntungan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perut akan merasa kenyang setelah makan, tapi tidak akan dapat menahan rasa kenyang dengan waktu lama. Alias mudah lapar lagi.&lt;br /&gt;2. Dari makanan memang akan memberi gizi lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;3. Roti sangat sedikit kandungannya karbonhidratnya sehingga sangat sedikit energy yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;Dari kedua perumpamaan diatas jelas bahwa antara menikah dan mengejar karier  sama-sama menguntungkan untuk kehidupan. Tetapi, dari kedua pilihan diatas bila kita salah memilih, jelas akan membuat penyesalan dikemudian hari. Kalau menikah adalah perumpamaan dari sepiring nasi dan kare ayam dan kalau karier adalah roti dan coklat. Untuk memilih khan bisa sholat? Jelas. Kita sebagai orang beriman bila susah memilih dua pilihan alangkah baiknya dengan sholat minta petunjuk dariNya.&lt;br /&gt;Tapi, kalau mau kita berfikir dengan logika alias dengan akal sehat dari kedua pilihan diatas, jelas dapat memilihnya secara langsung. Kenapa tidak? Menikah adalah bukanlah sebuah permainan bisnis yang dapat jatuh bangun perjalanannya. Tapi, menikah adalah untuk ibadah yang berhubungan denganNYa. Dimana manusia yang sudah waktunya diwajibkan menikah.&lt;br /&gt;Menikah akan memberi keuntungan yang banyak dari pada tetap membujang dengan kesuksesan. Dimana menikah akan mendapatkan kebahagiaan lahir bathin yang besar tanpa dituliskan dengan kata-kata. Sedangkan membujang meskipun mempunyai pangkat atau harta banyak tidak akan memberi kebahagiaan bathin, semua kebahagiaan terasa semu.&lt;br /&gt;Lalu apa yang meski ditunggu lagi… bila ada arjuna mengkhitbah sedangkan aklak baik dan mempunyai iman.. siapa takut untuk menerima dan mengorbankan segala rencana karier.  Rencana bisa dilaksanakan setelah menikah nanti, aaiit tentunya seijin suami dong… cepat buruan yang sudah waktunya menikah pulang dan laksanakan setengah ibadah yang masih tertunda… met menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3800246731999184946?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3800246731999184946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3800246731999184946&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3800246731999184946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3800246731999184946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/01/nikah-atau-karier.html' title='NIKAH ATAU KARIER'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3537940555026504453</id><published>2008-01-04T06:58:00.000+01:00</published><updated>2008-01-04T07:03:51.413+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>CINTA</title><content type='html'>Cinta adalah menempati satu angka perangkaan fitrah manusia. Tanpa nilai cinta yang berdenifisis sebagai letusan rasa orbit naluri kearah mengenali satu obyek dengan penghayatan hakikat dan kewujutannya akan membuntutkan tumbuh besar manusia. &lt;br /&gt;Aneka kesenian cinta yang didasari runtutan fitrah tanpa dicabul oleh hawa syahwat merupakan logo kedamaian, keamanan dan ketenangan. Namun cinta seringkali diperalatkan untuk menguasai kegairahan nafsu dan kebejatan iblis laknatullah. Demi kemakmuran manusia sejagat, kita mesti menangani fenomena cinta dengan nilai fikrah yang suci dan iman komited kepada Allah.&lt;br /&gt;   &lt;span class="fullpost"&gt; Permasalahan cinta  dihadapi secara serius oleh umat Islam hari ini. Pertumbuhan  antara cinta hakiki dan cinta palsu menyebabkan umat Islam menghadapi dilema perasaan yang kronik. Krisis cinta palsu telah memapah umat Islam ke medan pertembuhan yang memusnahkan etika dan sosial.&lt;br /&gt;Bahkan konon sekarang ini yang terjadi banyaknya pasangan muda sudah mengikuti gaya kebaratan dengan mengagungkan bahwa pada tanggal 14 Pebruari sebagai hari kekasih. Padahal dalam islam tidak ada hal demikian, cinta ada suatu rasa hati yang cuci dalam menguaraiannya. Banyak manusia belum jelas akan cinta yang benar dalam mencurahkan rasa cinta.&lt;br /&gt;Ada suatu cerita mengenai contoh ungkapan karena rasa cinta yang tumbuh hingga berani berkorban. Pertama, seorang istri minta cerai pada suaminya karena rasa cintainya pada suami dan anak-anaknya. Kedua, seorang kekasih (laki-laki) memutuskan tali kasih karena rasa cinta yang sangat besar.&lt;br /&gt;Dari kedua cerita diatas, pasti kita akan membuat bertanya-tanya. Kenapa? Sebab kalau mencintai kenapa justru minta bercerai atau meninggalkannya. Seharusnya tetap bersatu supaya cinta dapat tersalurkannya. Pasti kita akan tanda tanya saat  membaca sepintas saja, lalu bila mendapat penjelasannya, apakah pembaca akan bertinda demikian?&lt;br /&gt;Dalam dua cerita diatas, seorang istri minta bercerai karena cinta pada anak, sebab si ibu tidak ingin atau tidak rela kelak anaknya mengikuti jejak ayahnya sebagai pemabuk dan penjudi. Karena seorang ayah tidak memperhatikan bagaimana perkembangan mental si anak bila setiap hari melihat pemandangan yang seharusnya si anak tidak melihatnya. Kemudian yang dua, seorang pacar (laki-laki) memutuskan kekasihnya karena cinta. kenapa?  Sebab takut berbuat sesuatu yang dilarang agama maka lebih baik menghindarinya sebelum terjadi.  selain itu dalam islam jelas tidak ada pacaran.&lt;br /&gt;Semoga Allah memberikan ganjaran terhadap usaha yang kecil ini dalam membersihkan jiwa pemuda-pemuda dari sebarang permainan perasaan yang hanya akan menyesatkan fikiran. &lt;br /&gt;Bagaimana kududukan cinta dalam pandangan islam?&lt;br /&gt;Apakah islam sangat membenci cinta? tentu tidak. Tapi justru islam memandang  tinggi akan kedudukan cinta yang tumbuh dalam naluri/ perasaan pada setiap manusia. namun cinta mendapat penjagaan yang sangat ketat dalam islam supaya tidak merusak jiwa manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;Islam meletakkan cinta tertinggi dalam diri manusia adalah cinta kepada Allah. Tanpa cinta kepada Allah yang murni perlakuan hamba tidak akan bersahaya. Kemudian sebagai tunjangan kehidupan manusia adalah bila dapat mengenali dan menyintai menciptanya. Sinaran cinta akan mendorong bertindak iklas dalam mengabdian diri kepada Allah dan menghasilkan iman yang mantap. Seperti sabda firmannya:&lt;br /&gt;“( walaupun demikian), ada juga diantara manusia yang mengambil selain  dari Allah( untuk menjadi) sekutu-kutu(Allah), mereka mencintainya, (memuja dan mentaatinya) sebagaimana mereka mencintai Allah; sedang orang-orang yang beriman itu lebih cinta (taat) kepada Allah….” (surat Al- Baqarah ayat : 165)&lt;br /&gt;Memiliki cinta murni kepada Allah adalah sebagai kebanggan kita sebagai hambaNya. Bahkan untuk mendapat cinta dari Allah kita harus bisa mendahulukan pengorbanan yang sangat mahal untuk meraihnya. Sebab, tidak semua manusia akan dapat menikmati betapa indahnya mendapat cinta Allah tanpa ada perjuangan untuk meraihnya.&lt;br /&gt;Bagaiamana dengan pembaca semua? apakah juga ingin menikmati indahnya cinta dari Allah? Kalau kalian menjawab iya, maka mulai sekarang berjuang dengan hati iklas lilahi ta’ala untuk mendapatkannya. Terutama harus berdasar dalam tatanan di jalanNya. Semoga pembaca semua dapat meraihnya. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3537940555026504453?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3537940555026504453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3537940555026504453&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3537940555026504453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3537940555026504453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2008/01/cinta.html' title='CINTA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7726020615996823538</id><published>2007-12-26T11:03:00.000+01:00</published><updated>2007-12-26T11:05:34.185+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMCER'/><title type='text'>SENYUM VICTORY</title><content type='html'>Bruukk!! Sebeeelll….!!!”&lt;br /&gt;Semua penghuni di bawah tenda putih victory park serempak memandang arah suara. Dari suaranya jelas milik Tina, sahabatku yang aku kenal tahun lalu saat sama-sama masih kerja di daerah Shatin. Sambil bibirnya komat-makit tangannya sibuk mengobok-obok dalam tasnya. Persis anak kecil sedang mencari permennya yang hilang. Melihat sahabatku seperti itu, aku segera mendekatinya.&lt;br /&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt; “Kamu kenapa, sih?” tanyaku. Yang ditanya cuma manyun. “Ditanya, kok diam aja. Ya sudah, aku nggak mau peduli, nih!” ancamku.&lt;br /&gt;“Eh...! Jangan. Plis, aku butuh teman untuk curhat, nih! Aku lagi gondok!”&lt;br /&gt;“Gondok ya gondok. Tapi khan tidak kayak gitu, malu tahu.” Lihat wajahmu kusut dan saat kamu banting tas semua teman kaget, dikira kamu marah sama mereka.”&lt;br /&gt;Aku tatap wajah Tina dalam-dalam, seolah ada beban yang menghimpit hatinya. Ingin aku tanya dengan masalah yang dihadapi, tapi aku ragu dan takut dianggap serba ingin tahu. Lebih baik menunggu dia cerita sendiri. Aku kenal betul sifatnya, jadi tidak akan lama pasti cerita mengalir seperti air mengalir dari sungai.&lt;br /&gt;“Aku sebel dengan sikapnya padaku. Emangnya aku siapa, kok brani-braninya menyuruh aku kirim uang untuknya. Dasar laki-laki tidak tahu diri..!” keluh Tina sambil tangannya trus benahi jilbabnya.&lt;br /&gt;“Kamu tuh marah sama siapa? Tahu-tahu marah pada orang  tidak jelas siapa, aku tidak paham siapa tuh laki-laki yang kamu maksudkan,” kataku.&lt;br /&gt;“Pokoknya ada, deh. Kamu tidak kenal dia, tapi aku kenal dekat sekali. Bahkan dia sekarang sedang bersemayan dalam hatiku.” Penjelasannya dengan tangan tetap trus merapikan jilbabnya di depan cermin kecil.&lt;br /&gt;Aku diam. Pasti gara-gara cowok yang baru dikenal beberapa bulan lalu. Walaupun dia tidak menyebutkan siapa nama cowok itu, tetapi aku sudah paham dengan keluh kesahnya baru terucap. Kejadian ini tidak hanya sekali dua kali tapi berkali-kali sudah aku ingatkan. Tapi kalau belum merasakan akibatnya sendiri pasti tidak akan percaya.&lt;br /&gt;“Aduhhh….! Kok malah bengong, sih? Memangnya lagi mikir apa.” Tanyanya. Dengan matanya yang bulat terus menatap padaku, bikin aku semakin gemes. Kalau anak kecil pasti pipinya sudah jadi sasaran empuk untuk aku cubitin.&lt;br /&gt;“Sudahlah. Lebih baik kamu sekarang konsentrasi belajar nulis dan kerja aja, deh.” Kataku dengan pandangan terus pada layar monitor computer.&lt;br /&gt;“Iiiiih….kamu! Eh, ngomong-ngomong kamu pernah tidak pacaran sampai bisa pergi duaan. Maksudku nonton film, makan malam bareng atau sekedar jalan-jalan.” &lt;br /&gt;“Emang kenapa ? Kayaknya sulit aku melakukan hal gituan. Ada juga rasa keinginan untuk jalan sama cowok saat masih sekolah, tetapi segera aku buang jauh-jauh dari pikiranku.” Jawabku. Kutatap lekat-lekat wajah temanku, bahkan dudukpun harus aku geser kedia 90% supaya dapat mencari sesuatu disudut matanya dengan baru saja ditanyakannya.&lt;br /&gt;“Aduhhh… Neng? Kok malah menatap aku kayak gitu, sih. Emang ada yang aneh, yah.” Jawabnya sewot sambil tangannya melempar tissu padaku. &lt;br /&gt;Aku kembali berpaling menatap monitor. Walaupun aku tidak dapat menyembunyikan rasa gugupku saat dilempar tissue. Kejadian seperti ini entah berapa kali dialami temanku, tetapi tidak kapok sama sekali. Sedangkan aku perasaan terluka masih ada sampai sekarang hingga  dikejar rasa trauma.&lt;br /&gt;“Melamun nih, ye… apa sih yang membuat kamu kayakm gini? Jangan-jangan kamu sudah pernah mengalami kejadian yang sama denganku, ya.” &lt;br /&gt;“Enggak, kok. Kalau putus cinta sih pernah. Tapi cowokku belum pernah minta uang ke aku. Bahkan dia sering membelikan hadiah padaku. Ah, sudahlah lupakan. Kita bicara topic lain aja, deh.” Kulirik temanku dia bengong diam membisu seolah tidak dengar apa yang baru saja aku ucapkan.&lt;br /&gt;Bayangan masa lalu kembali menari di depan mata. Seolah kembali merekam dalam ingatanku saat ini. Kenangan pahit masa silam selalu hadir kapan saja, tidak mau pergi dalam ingatanku yang sudah Sembilan tahun. Bayangan itu selalu mengikuti kemana langkahku pergi, seperti berat meninggalkan kehidupanku kini. Kenangan semasa aku masih sekolah dibangku SMA terbagus di kota aku lahir dan besar.&lt;br /&gt;Saat itu aku baru kenaikan kelas dua, dan juga baru selesei mengikuti pelantikan bantara. Peserta pelantikan dari beberapa jurusan jadi kesempatan dapat kenalan dengan jurusan lain. Selesei pelantikan, aku semakin banyak teman dari sekolah lain. Selain itu, aku orangnya mudah gaul dan suka humor jadi tidak sulit untuk beradaptasi dengan mereka. Tapi nenek tidak suka aku mempunyai teman laki-laki.&lt;br /&gt;“Ingat pesan nenek, kalian tidak boleh terima tamu laki-laki siapapun. Kalau ada tamu laki-laki tidak boleh lama dan dia datang harus ada keperluannya. Kalau sekedar ngobrol tidak aku ijinkan. Jangan dilanggar pesan satu ini!” pesan nenekku saat itu hingga kini terekam dalam memory ingatanku.&lt;br /&gt; Peraturan ketat bikin aku lebih banyak di rumah. Kegiatan kampung karang taruna atau arisan kaum remaja tidak pernah mengikuti, akibatnya aku tidak kenal teman sebayaku. Pernah dimintai bantuan jadi penerim tamu  tetangga, kebetulan mempunyai hajat pernikahan. Saat itu penerima tamunya gabungan dari  karang taruna beberapa RT jadi satu. Sedangkan aku dan kakak keponakan tidak pernah ikut perkumpulan itu, hingga saat mulai pelaksanaannya kita terasa asing dengan mereka. &lt;br /&gt;Akhirnya kita harus saling kenalan dengan mereka sambil melaksanakan tugas sebagai terima tamu, mempelajari karakter-karakter mereka satu persatu tidak mudah.&lt;br /&gt;“Eh, Mbak namanya siapa? Apakah kamu penduduk baru ya di desa ini?” Tanya salah satu meraka.&lt;br /&gt;“Nggak kok, aku lahir disini dan besar juga dikampung ini. Tapi aku jarang keluar rumah sebab membantu nenekku di pasar,” jawab kakakku berbohong.&lt;br /&gt;Semenjak kejadian itu, aku  berontak pada sikap nenekku yang otoriter. Tapi justru  ancamannya semakin ketat sampai aku tidak bisa bergerak bebas diluar rumah. Bahkan, ada rencana  mengirimku tinggal di asrama putri  kota Magelang. Tetap ikut peraturan nenek cara aman supaya  dapat berteman dengan siapa saja di sekolahan. Walaupun kadang aku maupun kakak keponakanku sering berbohong pada nenek bila pulang terlambat. Banyak sekali alasan dibuat-buat, bila ingin jalan-jalan ke mall bersama teman sekolah.&lt;br /&gt;Gara-gara nenek, aku kehilangan sahabat dekatku Hendra. Entah, sekarang ada dimana. Terakhir bertemu selesei ujian semester akhir kelas dua, setelah itu dia enah pindah sekolah dimana. Kepergiannya membuatku kehilangan harapan, sebab dia laki-laki yang baik, sopan dan mengerti perasaanku yang tertekan. Tapi semua kini tinggal kenangan. Yah, kenangan yang tak mungkin kembali diulang, bertemu kembali dengannya hal yang mustahil.&lt;br /&gt;“Eeiiittt..! Kok melamun, sih.” Suara Tina membuat aku tergagap kaget. &lt;br /&gt;“Kamu lagi nglamunin pacar, ya. Atau mungkin lagi teringat masa-masa manis bersama pacar. Aduhhh.. cerita donggg…” rengek Tina kayak anak kecil sambil menggoyang-goyangkan tanganku.&lt;br /&gt;“Enggak. Aku hanya ingat masa sekolah dulu. Aku belum pernah pacaran atau pergi berduaan dengan laki-laki kayak kamu.&lt;br /&gt;“Masak, aduhhh. Berarti kamu belum pernah merasakan ciuman, ya.” Celotehnya lagi.&lt;br /&gt;Aku tinggalkan Tina yang masih bengong. Aku hafal dengan kebiasaannya yang tidak pernah berubah. Putus satu tumbuh seribu itu yang selalu dikatakan bila sedang putus cinta. Tidak merasa trauma atau kapok pacaran, putus cinta dianggap hal bisa. Tapi aku teman curhatnya merasa kasihan dengan apa yang lakukan. Aku juga tidak tahu siapa menjadi pendamping hidup kelak, semua diatas segala penentu. &lt;br /&gt;Hari ini tidak seperti minggu biasanya, lapangan victory tampak sepi. Mungkin banyak mengikuti pengajian, biasa diadakan salah satu organisasi di Hong Kong. Atau mungkin tidak libur, biasa minggu ke dua banyak tidak ambil libur. Sudah empat tahun aku bekerja di rumah majikanku, tiap minggu dapat libur. Aku termasuk sebagian BMI dapat nasib baik, sedangkan masih banyak BMI yang tidak dapat majikan baik.&lt;br /&gt;Matahari sudah diatas kepala, sebentar lagi sudah dhuhur. Kupercepat langkahku menuju mushola KJRI untuk sholat disana. Hari ini aku tidak banyak janji dengan teman, hanya janji dengan teman dari PT dulu. Masih ada waktu untuk santai didepan computer bontotku yang kubeli dengan harga murah. Tidak apa, yang penting bisa untuk belajar nulis dan belajar mengoperasikan computer.&lt;br /&gt;“Hai…. Tari..! suara memanggil namaku entah dari arah mana. Aku mencari arah datangnya suara. Dari suaranya, aku pernah kenal, tapi entah siapa namanya.&lt;br /&gt;“Aduhh… tambah cantik aja. Pakai jilbab lagi, wah.. semakin ok.” Kata wanita yang sudah ada didepanku sambil mengulurkan tangannya.&lt;br /&gt;“Hmmm siapa, ya. Maaf aku lupa.” Jawabku sambil terus mengingat-ingat.&lt;br /&gt;“Aiihh.. aku Umi. Sekolah kita khan satu yayasan di Gamaliel. Kamu di STM sedangkan aku di SMEA, waktu pelantikan bantara kita bareng.” Jawabnya nyerocos.&lt;br /&gt;“Oh, iya..ya… aku ingat sekarang. Kamu Umi kost di perumahan dekat STM Gamaliel khan. Kok, sampai disini juga, sih.&lt;br /&gt;“Iya, aku sudah dua tahun di Hong Kong. Tapi aku jarang datang kesini, sebab aku tinggal di Yuen Long.&lt;br /&gt;Diluar rencana akan bertemu teman sekolah dulu. Aku senang bertemu teman lamaku untuk mengenang masa-masa masih sekolah dulu. Yah, masa-masa indah bersama-sama teman pramuka  naik ke puncak. Jadi tambah teman lagi untuk saling curhat atau sekedar ngobrol.&lt;br /&gt;“Tari, kamu mau kemana? Boleh tidak aku ikut kamu, sebab aku tidak punya teman, nih.&lt;br /&gt;“Boleh. Kebetulan aku juga sendiri, tadi dengan teman sekarang dia sedang duduk di tenda putih sana. Sambil tanganku menuding arah tenda putih.&lt;br /&gt;Kami melangkah ke KJRI untuk sholat kemudian makan siang di warung malang. Sesuai niatku sebelum bertemu teman sekolah. Diam-diam aku melirik Umi yang sedang jalan disampingku. Ada guratan sedih dan luka disorot matanya yang bening. Tapi itu hanya dugaanku, sebab kulihat wajahnya ceria tapi matanya seolah menyimpan luka.&lt;br /&gt;“Anak kamu berapa?” tanyanya bikin aku kaget. Aku tersenyum untuk menyembunyikan rasa kagetku karena terus memandang ke dia.&lt;br /&gt;“Nikah aja belum, kok punya anak. Kalau kamu gimana, sudah punya belum?”kataku balik Tanya ke dia. Sambil terus memandangnya untuk mencari jawaban.&lt;br /&gt;“Aku sudah punya satu, tapi rumah tanggaku sudah tidak utuh lagi. Suamiku telah menikah lagi dengan wanita asli Jakarta yang kaya dan berpendidikan tinggi.” Jawabnya jujur.&lt;br /&gt;“Oh, maaf. Aku tidak bermaksud mengingatkan masa lalumu.” Jawabku, sambil aku pegang kedua tangannya.&lt;br /&gt;Aku pandang wajah temanku yang tetap ceria dan tegar. Tidak tampak guratan sedih di wajahnya yang putih bersih. Sungguh, dugaanku benar, bahwa dia telah menyimpan luka terpendam. Aku harus jadi temannya yang dapat memberi hiburan. Apalagi di Hong Kong, Negara yang bebas hingga banyak BMI yang tersesat dalam kehidupan salah.&lt;br /&gt;“Aku sudah lupa. Jangan kwatir, aku sudah iklas apa yang terjadi dalam hidupku.” Jawabnya tegar.&lt;br /&gt;Aku rangkul Umi dengan penuh kasih saying. Hanya sekedar member kekuatan dan menyakinkan kalau aku akan selalu menjadi teman baiknya. Sesampai KJRI kita sama-sama masuk dimushola yang sudah penuh teman BMI lainya.&lt;br /&gt;Setelah makan siang, kita habiskan waktu duduk santai di lapangan rumput victory sambil bercerita. Mengenal masa sekolah membuat kita tertawa, hingga lupa kalau siang beranjak pergi ganti sore. Aku dan Umi terus bercanda ria sambil menunggu temanku satu PT yang sudah janjian bertemu sejak hari Jum’at.&lt;br /&gt;Tuttt…tutt…tutt…&lt;br /&gt;Suara Hp-ku berbunyi. Aku langsung mengangkat setelah tahu nama Tanti tertulis dilayar monitor. Tanti teman satu PT yang aku tunggu-tunggu sesuai janji mau bertemu. &lt;br /&gt;“Asslam’ualaikum. Kamu ada dimana, Tari?” suara Tanti dari seberang.&lt;br /&gt;“Walaikum’salam. Biasa, lapangan rumput dekat tempat sampah warna orange. Cepat kesini, ya.” Jawabku lalu aku matikan Hp.&lt;br /&gt;Aku akan kenalkan pada Umi. Supaya Umi tambah teman untuk ngobrol tukar pengelaman selama bekerja di daerah Yuen Long. Tempat yang jauh dari kawasan Causw Bay, tapi menurut ceritanya kalau majikannya akan pindah di daerah Central. &lt;br /&gt;“Hai… tariii..!!” teriak Tanti sambil memelukku dari belakang membuat aku kaget.&lt;br /&gt;“Aduhhh… bikin kaget aja, sih. Mana oleh-olehnya dari China?” tanyaku. Sebab dia dari China bersama majikannya seminggu. Makanya menemuiku hari ini karena punya janji bawakan oleh-oleh serta memberikan barang pesananku.&lt;br /&gt;“Jangan kwatir semua pesananmu ada dan juga oleh-olehmu juga ada.” Jawabnya sambil mencium pipiku. &lt;br /&gt;Tanti teman lama saat di PT dulu. Dia asli orang Cirebon, sedangkan suaminya asli dari Pati jawa tengah. Keberangkatannya ke Hong Kong ingin bantu bayar hutang-hutang suaminya gara-gara usahanya yang bangkrut dan tertipu orang. Tapi walaupun lama kenal, aku belum pernah diperlihatkan foto suami atau anaknya. Bahkan aku juga belum pernah melihat dia ngobrol telepon dengan suaminya.&lt;br /&gt;“Eh, kenalkan ini teman sekolahku dulu.” Kataku sambil memandang Umi yang duduk disampingku.&lt;br /&gt;“Umi, asli dari Ngawi.” Ujar Umi sambil mengulurkan tangan pada Tanti untuk berjabatan. Begitu juga Tanti menerimanya sambil menyebutkan nama dan aslinya.&lt;br /&gt; Kamudian kita bertiga menghabiskan waktu libur dengan ngobrol. Bahkan, kadang terdengar tawa karena kelucuan Umi. Umi anaknya centil dan pandai humor, siapa aja akan senang ngobrol dengannya. Walaupun hidupnya penuh luka, tapi tidak tampak murung di wajahnya.hari-hari penuh ceria menjalani hidup. Aku jadi bangga bertemu dan mempunyai teman Umi dan Tanti yang setia dan saying dengan suaminya.&lt;br /&gt;Jam libur habis. Kita kembali pulang ke rumah majikan masing-masing. Sebelum berpisah, kita bertiga saling tukar nomer telepon supaya dapat saling kontak untuk janjian bertemu lagi. Minggu ini aku bahagia karena bertemu kembali dengan Umi dan temanku Tanti juga mau menerima Umi menjadi temannya juga. &lt;br /&gt;Pertemuan ini diluar rencanaku. Hanya rencananNya terindah, seperti yang aku rasakan sekarang ini. Bertemu dengan teman lama, diluar bayanganku. Minggu ini menjadi kenangan yang tercatat dalam diary harianku.  ( Bersambung ) &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7726020615996823538?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7726020615996823538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7726020615996823538&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7726020615996823538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7726020615996823538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/senyum-victory.html' title='SENYUM VICTORY'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3415611766328501498</id><published>2007-12-26T10:56:00.001+01:00</published><updated>2007-12-26T11:01:51.102+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>Tayangan Kurang Mendidil</title><content type='html'>Disaat saya keliling ke blog-blog, saya menemukan sebuah artikel yang juga mengupas tentang tayangan televise tanah air semakin bobrok. Saat  itu, saya sempat mengelus dada. Benarkah demikian yang terjadi tanah airku tercinta? Selama tujuh tahun saya tidak melihat langsung tayangan televise di tanah air. Kalau memang demikian, sungguh rasa kwatir akan menjalar dalam hati.  &lt;span class="fullpost"&gt; Dunia semakin tua, begitu juga kecanggihan alat tecnologi semakin maju saling bersaing. Keadaan tidak membuat semakin maju untuk berpikir melainkan semakin banyak menggunakan kemajuan untuk berbuat seenaknya. Seperti yang terjadi didunia perfilman atau sinetron yang semakin banyak mengupas tentang cinta dan kenakalan pelajar yang seharusnya tidak terlalu diperlihatkan.&lt;br /&gt;Meskipun saya tidak melihat secara langsung, tapi banyak DVD atau VCD yang menyebar hingga ke Hongkong tentang sinetron-sinetron tanah air. Setelah aku bandingkan dengan sinetron penampilan layar televise di Hongkong sangat berbeda. Banyak tayangan televise Hongkong yang mendidik dan juga hampir tidak ada tayangan sinetron percintaan hingga sampai melakukan zina.&lt;br /&gt;Banyak aku lihat sinetron-sinetron di Indonesia masih sekolah SMA sudah memakai kendaraan roda empat saat berangkat sekolah. Aduh, seolah kalau penduduk Indonesia sangat kaya-kaya sekali hingga setiap insane mempunyai kendaraan roda empat. Padahal kenyataan mengatakan banyak anak-anak yang putus sekolah karena tidak ada biaya. Bahkan banyak pula anak-anak yang sudah beradu nasib dengan meminta-minta.&lt;br /&gt;Bagaimana bila penerus bangsa semakin bobrok karena ulah orang-orang yang kurang memperhitungkan nasib bangsanya. Tentu akan membuat Negara semakin tertinggal dengan Negara lain. Kalau boleh cerita, sinetron yang ada di Negara Hongkong selalu mengupas tema yang tujuannya mendidik masyarakatnya. Bahkan aku juga jarang melihat remaja kulihan atau sekolah SMA pacaran sampai melakukan adegan ciuman atau sex.&lt;br /&gt;Kebanyakan sinetron di Hongkong mengupas tentang dunia pekerjaan. Contohnya: tentang seluk beluk kedokteran/ rumah sakit, tentang kepolisian/tata cara mengatasi kejahatan, atau tentang hokum dan masih banyak lagi. Bahkan aku mengetahui banyak tentang tata cara kerja seorang pengacara, hakim, dokter, maupun kepolisian juga dari sinetron-sinetron yang ditayangkan televise Hongkong..&lt;br /&gt;Bahkan, yang membuat aku semakin tertarik melihat sinetron Hongkong bila temanya tentang bisnis atau perdagangan. Yaitu tepak terjang supaya sukses dalam  aminberdagang. Kalau Hongkong bisa menciptakan sinetron mendidik mengapa Indonesia tidak bisa. Saya yakin bisa, tapi entah kapan terwujud. Semoga deh, tulisanku ini dibaca seorang sutradara atau seorang yang membuat sinetron sehingga mau mewujudkannya.&lt;br /&gt;Kuharap jangan membuat penerus bangsa semakin bobrok karena ikut-ikutan sinteron yang mengupas kenakalan atau kebebasan remaja dalam percintaan. Ya, semoga terbuka buat para remaja untuk tidak mencontohnya. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3415611766328501498?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3415611766328501498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3415611766328501498&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3415611766328501498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3415611766328501498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/tayangan-kurang-mendidil.html' title='Tayangan Kurang Mendidil'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5015850516743518832</id><published>2007-12-22T19:04:00.000+01:00</published><updated>2007-12-22T19:12:18.937+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMCER'/><title type='text'>AYAH BARU, AYAH LAMA</title><content type='html'>“Bunda, kemarin putri bertemu ayah baru,” kata putri. Saat kita ngobrol di telepon.&lt;br /&gt;Dek. Aku kaget dengan ucapan putrid baru saja. “Ayah baru? Aduh pasti ada orang laki-laki berkeinginan menculik anakku,” pikiranku saat itu. kawatir dan takut.&lt;br /&gt;Aku bingung dengan ucapan baru saja. Tapi aku ingin bersikap bijak terhadap anakku, makanya aku hati-hati tuk bertanya dari mana mendapat kata-kata itu. Padahal, aku belum menikah lagi. Sekarang, ada orang mengaku ayahnya. Siapa dia? Mungkinkah Sony ayahnya Putri? Oh, tidak…tidak….&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      “Eh, bunda kok diam. Ada apa hayoooo… &lt;br /&gt;Aduhhh… ini anak kok sudah pandai meledek ya.. Putri bicara apa saja sama orang itu. terus saat itu Simbok kemana ? tanyaku kayak menginterogasi aja. Wekk… pasti deh putrid bingung jawabnya.&lt;br /&gt;“Bunda, kok kayaknya kawatir banget, sih. Simbok nemani putri ngobrol ama Om Sony kok. Om Sony tidak bilang apa-apa, Cuma Tanya sekolahnya gimana. Sebenarnya dia mau ngajak jalan-jalan tapi sama Simbok tidak boleh.&lt;br /&gt;Simbok benar-benar memeggang amanh yang aku berikan. Memang aku tidak ingin kalau anakku di bawa Sony. Uh.. dia tidak punya perasaan, terutama keluarganya yang justru menyuruh Sony menelantarkan aku. Aku tidak ingin anakku punya sifat kayak keluarganya.&lt;br /&gt;“Putri harus dengarkan Simbok, ya. Jangan mau kalau di ajak Om Sony kemana-mana. Kalau mau main atau ngobrol di rumah saja. Putri suka di rumah simbok khan?&lt;br /&gt;“Tapi, bunda… eh tidak jadi deh. Kira-kira bunda maraah tidak ya kalau Putri ingin tahu alasannnya kok tidak boleh ikut ayah baru.&lt;br /&gt;Weeks.. oh, anakku ternyata sudah dewasa dalam berpikir. Aku harus super hati-hati jawabnya supaya tidak membuat hatinya terluka. Putri memang masih kecil tapi daya ingatannya sangat tajam jadi aku harus bisa bersikap bijak dengan jawaban yang akan aku utarakan.&lt;br /&gt;“Hai… bunda kok malah diam, sih. Ok.. putrid tidak Tanya deh.&lt;br /&gt;Weleh… kok aku jadi kikuk, ya.  Aku jadi bingung mulai dari mana dulu untuk menjelaskannya. Wah… cari kata yang tepat kok sulit. Eh buka kamus ada tidak kata yang baik untuk anak kecil. Weleh aku jadi mengada-ada sendiri…&lt;br /&gt;“Em… begini Putri saying. Bukan bunda melarang, tapi Putri khan belum kenal Om Sony lebih dekat nanti kalau sudah akrab dan Om Sony sering main ke rumah baru bisa jalan-jalan sama Om. Nanti kalau putrid sudah sekolah SMP atau SMA bunda akan cerita. Jadi Om Sony anggap saja ayah lama ya… jangan bilang soal ayah baru lagi.&lt;br /&gt;Yes! Aku berhasil bisa ngomong. Moga Putri bisa mengerti itu harapanku. Aku akan jelaskan kalau sebenarnya Sony adalah ayahnya. Tapi tidak sekarang, sebab pasti nanti ada pertanyaan yang lebih rumit aku jawab. Ih, karena belum siap saja.&lt;br /&gt;“Jadi, Om Sony bukan ayah baru, ya.  berarti belum ada ayah baru lagi. Ayah lama kok kayak India, tinggi lagi. &lt;br /&gt;Waduh.. anakku ternyata pikirannya mudah nangkap. Dari kata-katanya mengharap ayah baru. Asyikkk… bisa nikah lagi. Yah, aku bisa menikah lagi. Meskipun sekarang belum tahu akan menikah lagi. Tapi setidaknya Putri anakku sudah member lampu hijau kalau aku diijinkan.&lt;br /&gt;“Putri, pingin ayah baru? Atau putri ingin ayah lama saja.” Coba aku Tanya siapa tahu dia mengharapkan ayah lama saja. Tetapi itu juga tidak mungkin aku bersatu dengan Sony. Bukan aku egois tapi Sony sudah menikah lagi, bahkan ini baru saja istri yang ke tiga. &lt;br /&gt;“Putri tidak suka ama ayah lama. Dia tidak saying putri, kalau saying kenapa baru sekarang menjenguk padahal Om Sony bilang kalau dia tidak di Hongkong sama Bunda. Jadi selama ini Bunda kerja banting tulang sendiri bukan sekolah Putri dan buat bantu keluarga Simbok.” Ocehnya panjang lebar.&lt;br /&gt;Ya Gusti… anakku sangat sudah dewasa. Belum waktunya dia mengerti soal ini tapi sekarang sudah mengerti. Aku merasa bersalah tidak pernah menungguinya. Entah berapa besar dosa yang aku tanggung selama ini.&lt;br /&gt;“Maafkan bunda saying. Bunda berbohong sama putrid tentang ayah. Tapi kalau sudah gedhe nanti bunda janji akan cerita tentang ayah.” Ups.. aduh..ini air mata kok ikut nimbrung seyy… &lt;br /&gt;“Sekarang sudah dulu, kapan-kapan bunda telepon lagi, ya. jangan lupa belajar yang rajin ya biar tidak kayak bunda. Makan yang banyak ya biar gemuk badannya.&lt;br /&gt;“Iya, bunda. Bunda juga jaga kesehatannya. Jangan kwatir Putri sudah besar, sebentar lagi sudah SMP… ups.. he he he he belum masih lama, sekarang aja baru kelas dua SD.&lt;br /&gt;“Iya saying. Assalam’ualaikum…&lt;br /&gt;“Wlaikum salam…&lt;br /&gt;Percakapn singkat tapi membuat aku semakin rindu dengan buah hatiku. Yah, aku rindu celotehnya seperti orang dewasa. Tapi cerewetnya minta ampun deh, melebihi cerewetnya bundanya he he he padahal aku sendiri bundanya.&lt;br /&gt;Sungguh ini beban terberat bagiku. Yah, aku harus segera pulang untuk mengasuh putri sendiri, menemani belajar dan bermain itu salah satu tanggung jawabku. Tapi tidak mungkin sekarang, aku harus mengumpulkan modal dulu. Tidak lama, aku akan nambah setahun saja setelah itu good bay Hongkong. Yah, semoga Allah mengabulkan segala apa yang aku inginkan ini demi buah hatiku tercinta.&lt;br /&gt;Waktu seakan berjalan lama bila selesei ngobrol ama Putri. Sungguh aku sudah tidak sabar merasakan hari-hari bahagia bersamanya. Aku ingin membahagiakan dia bila pulang nanti, itu pasti. &lt;br /&gt;Sony.. oh laki-laki kurang bertanggung jawab. Dulu saat masih hamil tua begitu saja meninggalkan aku, setelah anaknya lahir dengan seenaknya kajak balik lagi. Weleh.. kok enak banget. Tidak… aku tidak akan kembali lagi dengannya. Semoga Allah melindungiku yah semoga melindungiku dan anakku.&lt;br /&gt;Aku dan anakku akan terbang bebas mengeyam kebahagian walaupun tanpa seorang laki-laki disisiku. Aku yakin Allah akan memberikan terbaik buatku dan anakku. Aku yakin itu. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5015850516743518832?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5015850516743518832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5015850516743518832&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5015850516743518832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5015850516743518832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/ayah-baru-ayah-lama.html' title='AYAH BARU, AYAH LAMA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1712278117347353393</id><published>2007-12-14T19:10:00.000+01:00</published><updated>2007-12-14T19:20:31.257+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>DEMI TANAH KUBUR</title><content type='html'>Pergi ke pasar pekerjaan rutin setiap hari aku lakukan. Pasar tujuanku kalau tidak Central pasti ke  Wanchai. Aku paling suka pergi ke Wanchai, selain pasarnya besar juga lebih dekat dari Admiralty. Dari building rumah majikan naik bus antar jemput turun perbatasan Wanchai dan Admirlaty. Kemudian aku jalan kaki menuju pasar  hanya makan waktu tujuh menit.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Saat  sampai playground lapangan tempat main basket dan sepak bola aku melihat sesuatu, membuat aku menghentikan langkah seketika. Aku tatap terus gerak-gerik seorang  abo ( panggilan nenek ) sedang dorong sesuatu. Dengan kereta dorong penuh dengan koran dan kardus bekas jalan menuju samping lapangan dekat gudang tempat sampah. Rasa keinginanku semakin membuncah, hingga aku mengikutinya sampai tujuan.&lt;br /&gt;Sampai tujuan, aku terus menamati gerak-geriknya. Dia dengan susah payah memindahkan kardus dan koran ke dekat timbangan. Aku langsung paham, dengan yang dilakukan abo. Bahwa abo menjual karus dan koran itu. Aku penarasan ingin tahu kenapa setua itu masih mencari kardus bekas dan dijual. Lalu dimana anak atau saudara? Tanyaku dalam hati.&lt;br /&gt;Dilihat gurat-gurat wajahnya usianya kurang lebih sekitar tujuh lebih. Rambutnya sudah berganti warna putih keemasan. Tubuhnya sedikit agak membukuk tidak tegak lagi. Begitu juga otot-ototnya yang menonjol menantang kehidupan yang penuh liku. Wajahnya tampak ada sorot sedih atau menderita. Mungkinkah dia sedang bahagia? Entah. Aku tidak menjumpai gurat luka di wajahnya.&lt;br /&gt;Rasa ingin tahu tentang kehidupanya semakin menggedor hatiku. Yah, ingin tahu kenapa harus bersusah payah bekerja mencari uang. Selayaknya seorang ibu seusianya di rumah menimang cucu atau sedang santai  sambil melihat acara televise. Tapi dia harus bersusah payah mendorong kereta dari took ke took mencari kardus bekas. Kemudian dimana keuarganya, anaknya. Oh, aku jadi berontak sendiri mencari keluarganya. &lt;br /&gt;Aku geli melihat tingkahku sendiri saat membututi dia. Pelan-pelan aku mendekati dia, sedang duduk dianak tangga samping lapangan. Aku tebarkan senyum termanis untuk menyatakan kalau aku ingin kenal dengannya. Yah, ini alat tepat untuk mendekatinya dan ngobrol tentang kehidupannya. Ternyata, dia cantik saat tersenyum. Tampak ada gurat-gurat sisa kecantikannya semasa muda dulu. Gignya yang entah tinggal berapa sedikit membuat pipinya semakin terlihat kempot.&lt;br /&gt;Dengan ramah aku sapa dia. Hmm…. Ternyata dia menyambut sapaanku dengan senang. Akhirnya kita ngobrol banyak tentang kehidupan ini. Dia banyak cerita tentang kehidupannya saat masih muda. Begitu banyak luka yang dia rasakan, oh ternyata di dunia ini masih ada wanita menderita melebihi penderitaanku. Aku menjadi bangga dengan perjuangannya demi menjaga harga diri sebagai seorang wanita. Menurut penilaianku bahwa dia wanita anti akan belas kasihan dari orang lain.&lt;br /&gt;Banyak cerita yang dapat aku ambil hikmahnya. Diam-diam aku juga merasa kasihan dengan kehidupannya. Aku jadi teringat ibuku.. yah ibuku yang kini ku tidak tahu keadaanya karena lama tidak telepon. Dengan susah payah siang dibawah panas terik matahari mencari kardus untuk mengumpulkan uang bersen-sen untuk membeli tanah kubunrannya nanti. Dia mempunyai keinginan bila mati dikubur tempat kuburan yang layak. &lt;br /&gt; Di Hong Kong tanah kuburan beli sangat mahal. Sungguh betapa mulia orang tua tadi, karena tidak ingin menyusahkan anak dan saudara mengumpulkan uang sendiri untuk persiapannya sendiri kelak. Tapi, memang aku selama di Hong Kong sering kulihat orang tua masih giat mencari uang sendiri. Sungguh berjasa pengorbanan seorang ibu itu. semoga Allah menjaga dan selalu memberkatinya, doa dalam hatiku saat meninggalkannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1712278117347353393?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1712278117347353393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1712278117347353393&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1712278117347353393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1712278117347353393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/demi-tanah-kubur_14.html' title='DEMI TANAH KUBUR'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7180921295415835494</id><published>2007-12-14T19:06:00.000+01:00</published><updated>2007-12-14T19:18:54.750+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMCER'/><title type='text'>HIDAYAH CINTA</title><content type='html'>By : Niswa Maqhia Ilma&lt;br /&gt;“Paman harap bulan depan kamu pulang. Penting!” isi SMS paman bulan kemarin.&lt;br /&gt;    Kutatap langit, kosong. Bintang penghuni malam sembunyi dibalik mendung. Tidak akan lama aku menghirup udara tanah airku. Sudah empat tahun aku merantau di negara Andy Lau, segala kerinduan pada paman, bibi maupun saudara lainnya tersimpan rapi dalam hati. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Menurut cerita temanku yang baru cuti, banyak perubahan terjadi. Entah, kenapa aku malas pulang, keinginan menjenguk kampung halaman hilang bersama kesibukan yang ada di Hongkong. Rasa kerinduan tersimpan rapi di kalahkan oleh kebencian yang selama ini masih tersimpan dalam hati. Kebencian pada satu orang, tapi membuatku enggan untuk kembali ke tanah air.&lt;br /&gt;   “Mbak Cantik, sebentar pesawat akan mendarat.” Tegur Dewi yang duduk di sebelahku.&lt;br /&gt;“Ehh, iya..ya.. makasih,” jawabku gagap karena kaget.&lt;br /&gt;   Kembali kualihkan pandanganku ke luar jendela pesawat. Tampaknya di luar hujan rintik-rintik mengguyur kota Surabaya dan sekitarnya. Kulihat lampu-lampu di jalan raya sekitar juanda berjejer rapi. Aku yakin paman dan bibi sudah menunggu di bandara, berjubel-jubel dengan orang-orang lain yang sama-sama menunggu saudaranya pulang.&lt;br /&gt;   “Mbak Cantik, sudah ada yang jemput?” tanya Dewi sambil melipat selimut yang disediakan oleh pramugari pesawat.&lt;br /&gt;   “Sudah. Kalau kamu sendiri gimana?” aku balik bertanya sambil kutatap sorot matanya yang memancarkan bahagia.&lt;br /&gt;   “Jelas ada. Aku yang jemput keluargaku dan calon suami, Mbak.” Jawabnya dengan wajah rona merah malu.&lt;br /&gt;   “Mau nikah, nih! Selamat ya, semoga bahagia,” jawabku enteng.&lt;br /&gt;   Kutatap wajahnya yang hitam manis, rambutnya panjang hitam. Berbeda dengan  kepulanganku saat ini. Kepulanganku ini kuanggap menuju kematian, mati karena dibunuh, atau mati karena tertekan bathin yang telah menghimpit. Pikiranku semakin tidak tenang setelah aku rasakan getaran roda pesawat  menyentuh tanah.&lt;br /&gt;   Paman pasti sudah menyambut dengan berbagai macam rencana siap disodorkan padaku. Yah, bagaikan pistol siap diletuskan di kepalaku sehingga aku menurut dengan rencana paman. Aku sudah hafal dengan sifat keras pamanku yang sudah aku anggap orang tua kandungku sendiri.&lt;br /&gt;   Pesawat mendarat langsung disambut bus yang siap membawa penumpang ke tempat bagian chek in. Harumnya tanah terguyur hujan menusuk hidung hingga membawa ingatanku  kembali di  masa kecilku. Kenangan indah yang tidak mungkin aku lupakan hingga kini. Bermain hujan-hujanan bersama kedua orang tuaku, kadang juga main tembak-tembakan. Tapi, semua itu tinggal kenangan yang tak mungkin terulang.&lt;br /&gt;   Kenangan indah di saat kedua orang tuaku ada takkan terlupakan. Kejadian tragis kecelakaan lima belas tahun yang silam telah merenggut nyawa kedua orang tuaku. Setelah kejadian itu, aku diangkat menjadi anaknya paman. Pamanku adalah adik almarhum ayahku yang kebetulan tidak mempunyai anak perempuan. Pamanku seorang Pendeta yang keras, tapi hatinya baik kepada siapa saja tanpa memandang kedudukan dan agama.&lt;br /&gt;   “Hmm…kenapa semua orang-orang yang ada di bandara tampak hitam dan kurus, yah.” Gumamku dalam hati.&lt;br /&gt;   “Ehh.. Mbak…mbak… kok orangnya hitam-hitam dan kurus, yah? Wah, kok pada  berubah semua, jangan-jangan nanti calonku juga kurus kering dan hitam.” Celoteh Dewi sambil pandangannya terus mengawasi petugas bandara.&lt;br /&gt;   “Maklum, lensa mata kamu biasa melihat orang putih, jadi kaget saat melihat orang yang tidak sering kamu jumpai di Hongkong.”&lt;br /&gt;   “He..he..he.. iya…ya…aku paham, Mbak!” Jawabnya dengan tawa terus mengembang di bibirnya yang merah terpoles liptik merah jambu.&lt;br /&gt;   Sebenarnya aku sendiri pertama melihat orang-orang di bandara juga heran, tapi aku diam. Entah, kenapa aku tidak seperti biasanya. Bila saat aku di Hongkong banyak bicara dan suka bercanda dengan teman-teman baru kenal. Tapi saat ini aku begitu tidak ada gairah sama sekali, walaupun hanya sekedar berkenalan. Pikiranku hanya kepada paman yang meminta aku segera, pulang tanpa boleh ditunda.&lt;br /&gt;   “Mungkinkah, Paman akan menjodohkanku? Oh, tidak..! Aku tidak mau kalau memang semua dugaanku itu benar.&lt;br /&gt;   “Siapa yang akan dijodohkan, Mbak? Sejak tadi aku lihat, Mbak bicara sendiri.” Sergah Dewi yang sudah ada di belakangku.&lt;br /&gt;   “Iiihh.. rahasia dongg…he..he…&lt;br /&gt;   Setelah urusan beres aku segera keluar, ternyata adik keponakan dan bibi yang jemput aku. Segera aku sapa mereka, lalu aku cium tangan bibi yang sudah meneteskan air mata sejak aku masih dalam ruangan chek in. aku lihat ada gurat-gurat sedih dan menyimpan sejuta rahasia yang menghimpit hatinya. Aku merasakan ada firasat buruk yang terjadi dikeluarga paman.&lt;br /&gt;   “Bibi, gimana keadaan Paman? Kenapa Paman tidak ikut menjemput? Apakah, Paman marah sama Ningrum?” tanyaku pada Bibi tanpa memberi kesempatan menjawab.&lt;br /&gt;   “Aduhh.. Ningrum, gimana Bibi bisa jawab kalau kamu berondong pertanyaan, trus.” Jawab Hendro anak Bibi yang pertama.&lt;br /&gt;   “Sudah…sudah….! Sekarang kamu istirahat dulu, perjalanan kita masih jauh.” Ujar Bibi sambil membelai kepalaku yang terbungkus jilbab.&lt;br /&gt;   Aku  mengikuti saran bibi, tapi mataku tidak terasa ngantuk. Kuarahkan kembali pandanganku ke luar jendela, tapi pikiranku trus dikejar penasaran masalah yang terjadi di keluarga paman. Karena tidak biasanya bibi merahasiakan sesuatu dariku, selama ini bibi selalu terbuka dan cerita bila ada masalah. Tetapi, saat ini seperti ada masalah yang sangat serius menyangkut diriku, buktinya aku diharuskan pulang.&lt;br /&gt;   Aku merasa kesulitan menebak apa yang terjadi, sebab semenjak datangnya SMS paman bulan lalu, aku jarang sekali menelepon paman atau bibi walaupun sekedar menanyakan khabar mereka. Keadaan galau begini, membuat aku teringat kak Wahyudi. Dia laki-laki yang aku kenal lewat salah satu sahabat lamaku. Walaupun kita kenal baru beberapa bulan tapi kita sudah akrab sekali. Dia enak bila diajak ngobrol tentang wirasusaha sesuai bakatku. Selain itu dia laki-laki yang suka humor jadi setiap ngobrol selalu tidak kehabisan bahan untuk bicara.&lt;br /&gt;   “Ningrum, kamu sekarang banyak perubahan. Nanti bila Paman marah, kamu harus sabar.” Kata Bibi membuyarkan lamunanku.&lt;br /&gt;   “Maksud, bibi apa? Aku tidak ngerti, selain itu ini perubahan yang wajar sebab aku muslim jadi bila berjilbab khan tidak aneh, Bibi.” Jawabku&lt;br /&gt;   “Sudah…sudah ! kita sudah sampai, nih.” Potong Hendro&lt;br /&gt;   Segera aku keluar dari mobil disusul dengan bibi. Sambil nenteng tas aku masuk halaman teras rumah. Dalam empat tahu aku tinggalkan sangat banyak perubahan, kebun di depan semakin indah dan bagus. Pinggiran tembok dibangun pancuran kecil yang menyalur ke dalam kolan ikan. Semua sekeliling pagar depan tertanam banyak macam bunga, dan ada tempat duduk untuk santai bersama keluarga bila saat malam indah datang.&lt;br /&gt;   Aku hanya terpaku diam saat masuk kedalam rumah yang serba mewah. Pandanganku langsung ruang dalam, kulihat paman sedang membaca Al kitab. Dengan langkah pelan aku mendekati ruang dalam, biasa untuk kumpul keluaga. Langkahku sedikit gemetar dan kaku, dadaku berdetak kencang setelah langkahku mulai mendekat pada kursi yang di duduki paman.&lt;br /&gt;   “Paman, selamat malam?” sapaku dengan sedikit gemetar.&lt;br /&gt;   “Malam. Lho…! Sudah sampai rumah, kok aku tidak tahu. Gimana khabar kamu?” &lt;br /&gt;   “Alhamdulilah baik saja, Paman. Gimana dengan keadaan Paman sendiri?” &lt;br /&gt;   “Paman baik. Sejak kapan kamu berubah tertutup begitu. Apa kamu lupa pesan Paman pada kamu, Ningrum?” tanya Paman dengan nada ketus.&lt;br /&gt;   Aku hanya tertunduk diam. Pikiranku kacau tidak dapat berpikir, sedangkan tubuhku terasa letih tidak dapat tertahan lagi. Aku berusaha berpikir  mencari jawaban tepat  untuk pertanyaan paman, supaya tidak semakin marah dan tersinggung. Dadaku semakin berdetak kencang saat tatapan mataku beradu dengan mata paman yang sejak aku datang menamati caraku berpakaian.&lt;br /&gt;   “Biarkan Ningrum istirahat dulu, kasihan dia baru pulang capek.” Kata Bibi yang tahu akan kebingunganku atas jawaban Paman.&lt;br /&gt;   “Baiklah, sekarang kamu istirahat sana di kamarmu dulu.” Perintah Paman dingin.&lt;br /&gt;   “Iya paman. Selamat malam, Paman…Bibi.” Kataku sambil bangkit berdiri jalan menuju ruang atas.&lt;br /&gt;   Semua masih seperti dulu tidak ada yang berubah. Oh, pintu kamarku juga sama. Stiker gambar simbul pramuka masih menempel rapi dengan stiker lainnya. Bergegas aku membuka pintu kamar ingin tahu dalamnya. Oh, masih seperti dulu tidak ada perubahan sama sekali. Semua boneka dan buku-bukuku masih tertata rapi di tempatnya.&lt;br /&gt;   “Ya Allah berikan kebahagian dalam keluarga Paman karena kebaikannya padaku.”  Doaku lirih.&lt;br /&gt;   Segera aku mengabil air wudhu lalu mejalankan sholat I’sya yang tertinggal. Kemudian aku langsung merebahkan badanku di atas kasur untuk melepaskan lelah yang melekat dalam tubuhku. Hingga aku tertidur sampai pagi. &lt;br /&gt;   Pagi cerah. Angin semilir masuk dari celah-celah jendela rumah. Ayam tetangga mulai berkokok membangunkanku. Dengan malas aku berusaha bangkit dari tidur pulasku karena capek.  Segera aku menuju kamar mandi mengambil air wudhu, lalu melaksanakan tugas menghadap Sang Maha Agung. &lt;br /&gt;   “Pagi, Mbak Ningrum. Gimana tidurnya? Ayahku sudah menunggu tuh.” Kata Hendro.&lt;br /&gt;   “Pagi Dik Hendro. Iya, lelap sekali semalam. Makasih ya.” Jawabku.&lt;br /&gt;   Aku melangkah ke lantai bawah menuju ruang makan. Sambil berdoa dalam hati aku mulai mengatur nafasku supaya tidak berdebar-debar. Ada sedikit gemetar kakiku setelah melihat paman sedang menyantap sarapan pagi di ruang makan. Perasaanku semakin tidak enak setelah mendengar suara  seorang laki-laki tidak aku kenal sedang ngobrol di samping rumah  dekat dapur bersama bibi.&lt;br /&gt;   “Selamat pagi, Paman…!” Sapaku sambil mengambil duduk di samping kiri Paman.&lt;br /&gt;   “Selamat pagi, Ningrum. Ayo sarapan dulu, sebentar lagi akan Paman kenalkan dengan seseorang.” Jawab Paman sambil terus mengunyah makannya yang masih ada dalam mulutnya.&lt;br /&gt;   Aku diam tak menjawab. Karena aku sudah paham dengan kata-kata paman kalau mau dikenalkan pada seseorang. Pasti laki-laki yang ada di dapur bersama bibi itu,  akan di kenalkan padaku. Sekarang aku yakin kalau paman bermaksud menjodohkan dengan laki-laki yang sekarang ada di dapur bersama bibi.&lt;br /&gt;   “Hallo… Dik Ningrum, apa khabar?” sapa laki-laki tadi bersama Bibi dari arah dapur tepat di belakangku.&lt;br /&gt;  “Ningrum, kenalkan ini anak Pendeta Paulus dari Surabaya. Namanya Yonathan Yuda Markus, dia kuliah di Amerika, lho.” Penjelasan Paman padaku sambil mempersilahkan dia duduk di samping kanannya.&lt;br /&gt;   “O’ya…! Wah, hebat dong kalau gitu. Pasti pandai bahasa inggris. Boleh dong ajarin aku?”  Jawabku ikut memuji seperti Paman lakukan.&lt;br /&gt;   “Ah, aku bukan siapa-siapa. Ini semua berkat kebaikan Tuhan. Tuhan mempercayakan padaku setitik kepandaian untuk aku jaga selama di dunia.&lt;br /&gt;   “Betul..! Tapi, menurutku tidak hanya harus dijaga saja, melainkan harus di amalkan kepada orang  yang  membutuhkannya.” Kataku sambil kulirit wajah Yonathan, sekedar melihat rekasinya.&lt;br /&gt;   “Ya harus dong..!” Banyak anak-anak yang putus sekolah karena korban gempa kemarin.  Jadi, itu adalah nanggung jawab kita untuk membantu mereka.” jawab Yonathan dengan antusias&lt;br /&gt;   Aku sedikit berdetak kagum dengan kata-katanya. Sebab, aku mengira Yonathan adalah laki-laki seperti lainnya yang hanya suka berhura-hura dengan kekayaan orang tuanya. Selain itu tampangnya yang rapi dan cara berpakaian juga sederhana tidak kelihatan kalau sebenarnya dia anak seorang pengusaha kaya.&lt;br /&gt;   “Ndok  Ningrum, maksud kedatangan Yonathan itu ingin mengenal kamu lebih dekat lagi. Tepatnya menginginkan kamu untuk menjadi mendampingnya kelak,” ujar Paman tiba-tiba membuyarkan lamunanku.&lt;br /&gt;   “Bukankah begitu, Nak Yonathan?” tanya Paman pada Yonathan yang hanya tersenyum tipis sambil melirik kepadaku.&lt;br /&gt;   “Tapi, Paman aku…&lt;br /&gt;  “Sudahlah, kalian ngobrol dulu. Paman mau mempersiapkan sesuatunya.” Kata Paman sambil melangkah pergi.&lt;br /&gt;   Bibirku kelu, tertutup rapat. Selera makan hilang, roti tawar tinggal sedikit enggan aku masukkan dalam mulut. Dugaanku benar, kalau paman menyuruhku pulang bermaksud menjodohkanku. Tapi, kenapa paman menjodohkan dengan laki-laki yang tidak seiman denganku, padahal paman tahu kalau aku muslim.&lt;br /&gt;   “Kak Yonathan, kenapa lakukan ini padaku. Sedangkan Kakak tahu kalau kita tidak seiman,” tanyaku penuh emosi.&lt;br /&gt;   “Aku melakukan apa,  Ningrum? Aku sendiri juga tidak tahu apa-apa. Papaku hanya menyuruhku pulang tanpa memberitahu apa masalahnya,” jawab Yonathan membela diri.&lt;br /&gt;   “Maaf, aku harus masuk kamar. Tidak baik berlama-lama berduaan di tempat sepi, sedangkan kita bukan saudara.” Kataku sambil melangkah pergi.&lt;br /&gt;   Semenjak aku tahu maksud paman hatiku gusar, perasaan tidak tenang selalu meyelimuti hari-hariku. Sedangkan rencana pernikahan sudah dekat,  tinggal dua hari lagi. Aku mencari jalan keluar supaya pernikahan itu gagal. Tapi kepalaku semakin sakit untuk berpikir.&lt;br /&gt;   “Tapi, apa yang harus aku lakukan. Ya Allah, tolong hambaMu  ini,” jeritku dalam hati.&lt;br /&gt;   Hingga malam tiba, aku belum juga mendapatkan jalan keluarnya. Sedangkan, aku tidak bias keluar dari rumah, kemana-mana selalu dikawal paman. perasaan marah, bosan, sedih berbaur menjadi satu menggerogoti urat nadiku sehingga semangat hiduppun luntur.&lt;br /&gt;   “Ningrum, maafkan Bibi sayang. Bibi tidak bisa membantu kamu, Ndok.  Kamu tahu sifat pamanmu itu keras, apapun harus dituruti.” Kata Bibi yang tiba-tiba sudah ada di belakangku dengan berlinangan air mata.&lt;br /&gt;   “Bibi kenapa ini harus terjadi pada, Ningrum. Bukankah Paman tahu, Bi. Kalau Ningrum dengan Kak Yonathan berbeda kepercayaan.” &lt;br /&gt;   Dengan tangis yang tidak dapat dibendung lagi aku tumpahkan di pangkuan bibi. Hingga aku tertidur dengan lelap. Dalam dekapannya. Kini aku bagaikan bayi yang belum bisa melakukan apa-apa selain menagis dan menangis. Sedangkan hari pernikahan sudah diambang pintu.&lt;br /&gt;   Pagi cerah. Tidak ada mendung yang tampak. Terdengar burung berkicau di taman depan. Terdengar jelas di telingakku seolah mentertawakan kekalahanku untuk meluluhlantakkan hati paman yang keras bagaikan batu.&lt;br /&gt;   “Oh, Tuhan. Apa yang harus aku lakukan sekarang. Pernikahan itu tinggal beberapa jam lagi. Tolong hambaMu, berikan jalan keluarnya.” Doaku lirih dengan linangan air mata.&lt;br /&gt;   “Tok..tok…tok…! suara pintu kamarku diketuk dari luar.&lt;br /&gt;   “Ningrum, cepat buka pintu. Ini bibi sayang, bukakan pintunya.” Pinta Bibi mengiba.&lt;br /&gt;   “Tidak…! Maafkan Ningrum. Aku tidak akan keluar kamar, aku tidak akan pakai baju pengantin ini dan aku tidak mau menikah dengannya, Bi.”&lt;br /&gt;   “Ningrum, Bibi tahu apa yang kamu rasakan. Tapi, Bibi minta jangan membuat keluarga Paman malu dihadapan keluarga besar Pendeta Paulus.”&lt;br /&gt;   “Lalu bagaimana dengan perasaan, Ningrum. Paman dan Bibi tega menghancurkan hidup Ningrum. Lebih baik Ningrum mati daripada menikah dengan laki-laki tidak seiman denganku.” &lt;br /&gt;   Tangisku semakin keras, semua barang aku banting. Hatiku hancur dan kecewa dengan keputusan pamanku yang tanpa meminta ijin padaku. Mendengar suara barang aku banting, bibi  berhenti membujukku. Hingga akhirnya melangkah menjauh dari kamarku.  Tidak berapa lama ada suara langkah kaki mendekat ke pintu kamarku. &lt;br /&gt;    “Dik Ningrum, aku Yonathan. Tolong bukakan pintunya. Kita bicara baik-baik supaya masalah cepat terseleseikan.” Kata Yonathan dengan hati-hati.&lt;br /&gt;   “Untuk apa kamu datang kesini. Tidak ada yang perlu kita bicarakan, bahwa masalah sudah jelas aku tidak mau menikah denganmu,” jawabku penuh amarah.&lt;br /&gt;  “Aku tahu. Jangan kwatir kita tidak jadi menikah, asal bukankan pintu dulu.” Rayu Yonathan pelan.&lt;br /&gt;   Hatiku bimbang. Dengan permintaan Yonathan untuk membukakan pintu. Sedangkan perasaan takut semakin menjalar menguasai perasaanku. Keringat dingin keluar dengan deras, sedangkan dadaku berdetak kencang. Entah apa sebabnya, perubahan ini terjadi begitu saja setelah mendengar suara halus Yonathan.&lt;br /&gt;   “T…tapi Kak Yonathan harus bersumpah dulu, bahwa kita tidak jadi menikah.” Mintaku mengiba.&lt;br /&gt;   “Baiklah. Aku bersumpah atas nama Tuhan Allahku. Bahwa aku tidak jadi menikah dengan Dik Ningrum. Bila aku tetap melanggar sumpahku, biarlah Tuhan akan menghukumku.” Sumpah Yonathan dengan tegas.&lt;br /&gt;   Setelah aku mendengar sumpahnya, lalu pintu kamar aku buka pelan-pelan. Kudapati Kak  Yonathan berdiri mematung tepat di depan pintu kamar. Wajahnya sayu dan kusut terlihat kalau semalam tidak tidur.&lt;br /&gt;   “Dik Ningrum, segera ambil beberapa bajumu dan paspor serta tiket. Sebelum Bibi datang kemari,” pinta Yonathan dengan wajah serius.&lt;br /&gt;  “Emang, aku mau dibawa kemana?” tanyaku.&lt;br /&gt;   “Sudahlah, turuti saja perintahku. Bila kamu ingin selamat dari pernikahan ini,” minta Yonathan dengan sedikit memaksa.&lt;br /&gt;   Tanpa menunggu perintah yang ketiga, aku langsung ikuti saja perintahnya. Dengan cepat aku ambil beberapa baju dalam almari dan tidak lupa paspor dan tiketku. Dengan bantuan Kak Yonathan tidak memakan waktu lama semua telah beres. Satu koper kecil penuh dengan bajuku sedangkan tas kecil berisi dompet dan surat-surat penting untuk keberangkatanku kembali ke Hongkong.&lt;br /&gt;   “Ok, semua sudah beres. Ayo kita pergi menjauh dari rumah ini dulu.” Perintah Yonathan sambil mengangkat koperku.&lt;br /&gt;   Aku mengikuti saja perintahnya. Dengan melewati pintu belakang aku dan Yonathan pergi meninggalkan rumah. Setelah berhasil keluar dari pekarangan, Yonathan mengajakku menuju mobil yang terpakir di samping rumah. Aku mengikuti langkahnya. Ternyata dalam mobil sudah ada temannya Yonathan.&lt;br /&gt;   “Kita kemana malam ini?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;   “Aku antar kamu ke bandara Juanda. Segera kembali ke Hongkong masalah Paman biarkan aku yang menghadapinya.” Jawab Yonathan tegas.&lt;br /&gt;   “Tapi, aku kwatir kalau….&lt;br /&gt;  “Sudah jangan dipikirkan. Kenalkan tuh temanku Lina dan suaminya Sugeng, mereka juga muslim sama seperti kamu. Malam ini, mereka yang akan mengantar kamu sampai bandara. Aku minta maaf tidak bisa ngatar kamu, hati-hati di jalan,” pesan Yonathan dengan tatapan penuh makna.&lt;br /&gt;   “Terima kasih, Kak Yonathan maafkan aku,” jawabku dengan merasa bersalah.&lt;br /&gt;   “Sama-sama. Ningrum tolong baca surat ini diperjalanan nanti. Selamat jalan,” kata Yonathan sambil memberikan surat bersampul merah hati, kemudian dia beranjak pergi meninggalkan mobil.&lt;br /&gt;   Sugeng menjalankan mobil meninggalkan kota Madiun menuju Surabaya. Aku masih diam dengan tangan memegang surat, hatiku gamang antara dibaca atau tidak surat itu. Rasa ingin tahu isi surat semakin membuncak. Akhirnya pelan-pelan aku buka amplopnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Buat : Dik Aditia Ningrum Andani&lt;br /&gt;  Assalam’ualaikum wr  wb&lt;br /&gt;   Dik, sebelumnya Kakak minta maaf, dengan kejadian ini. Sebenarnya saya juga tidak tahu apa-apa dengan rencana Paman dan keluarga saya. Saya hanya diperintahkan pulang tanpa dijelaskan alasannya. Tapi memang dua bulan sebelumnya saya jujur pada keluarga bahwa saya suka sama adik setelah melihat fotomu yang memakai jilbab.&lt;br /&gt;   Saya  mengerti dan tahu alasan adik  marah, tapi memang adik punya hak bila menolak penjodohan ini. Tapi ini bukan penjodohan, melainkan memang saya benar-benar mencintai adik sejak dua bulan lalu. Jadi bila adik menolak, ini juga hak adik, saya tidak apa-apa.  Saya doakan adik sukses dan  hati-hati di Hongkong tetap Istiqomah dalan ibadah, ya.&lt;br /&gt;   Dik Ningrum, sebenarnya kakak sudah muslim, tapi belum berani memberitahu Papa dan Mamaku. Adik tahu khan kekerasan mereka? jadi saya harap adik jangan bilang dulu. Kakak tetap sayang dan menunggu hatimu terbuka buat kakak. Selamat jalan.&lt;br /&gt;   Wasalam’ualaikum wr wb&lt;br /&gt;   Muhammad Yonathan Aziz&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   “Alhamdulillah. Kenapa tidak bilang sejak kemarin saat ketemu, ya?”&lt;br /&gt;   “Dik Ningrum, bicara sama siapa?” tanya Lina sambil menoleh kebelakang.&lt;br /&gt;   “Mbak, apakah benar Kak Yonathan sekarang muslim?” tanyaku pada Mbak Lina.&lt;br /&gt;   “Iya, Dik Ningrum. Sudah sebulan, semenjak melihat foto Adik. Dia sangat menyayangimu, lho.” Ujar Mbak Lina tanpa basa-basi lagi.&lt;br /&gt;   “Mbak Lina, salam buat dia. Katakan kalau memang aku jodohnya tidak akan pergi kemana-mana.” Kataku.&lt;br /&gt;   Aku tatap langit yang indah terhias sinarnya bintang. Sambil hati memanjatkan doa padaNya. Karena hanya Dia yang maha mengetahui.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7180921295415835494?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7180921295415835494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7180921295415835494&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7180921295415835494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7180921295415835494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/hidayah-cinta.html' title='HIDAYAH CINTA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1137729037800403729</id><published>2007-12-14T19:04:00.000+01:00</published><updated>2007-12-14T19:15:04.241+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>SEHARIAN ERROR</title><content type='html'>Sehari penuh pekerjaan serba salah, menurut dokter aku relative masih muda bila menyandang pikun. Tapi jelasnya pekerjaanku hari ini salah kaprah gara-gara lupa itu tadi. Padahal, aku tidak sakit badan atau lebih-lebih sakit hati, semua biasa tidak ada masalah. Entah mungkin karena hari minggu lihat Pak Bambang joget atau gara-gara minggu malam ada cowok jatuh cinta padaku wuuiiihhh…. GR deh. Aku seharian error.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;    Lebih detailnya. Seperti biasa bila majikan sudah berangkat kerja, aku sarapan roti. Tapi pagi itu tidak seperti biasanya, aku sarapan dua lembar roti tawar  dengan telur goreng. Karena waktu masih pagi dan tidak ada keinginan tidur lagi. Aku absen telepon yunda nadia. Biasa wanita kalau sudah ngobrol ngalor ngidul lupa ama waktu.&lt;br /&gt;Tidak terasa waktu beranjak  siang aku permisi mencukupi obrolan kita. Kemudian aku membersihkan ruang tamu dan ruang makan yang gedhe banget. Eh, dasar perut karet baru kerja gitu aja lapar lagi. Jelas makan to.. lha wong juga sudah waktunya makan siang kok. Makan seadanya, goreng telur, krupuk, ama kecap manis.. hmmm enak deh, kayak merasakan makan ayam bakar ( tapi ayamnya masih pasar ).&lt;br /&gt;Sambil menunggu waktunya ke pasar, aku buka computer sebentar. Nah.. ketemu teman lama di chat.. ngobrol soal wirasusaha hingga waktunya pergi. Sesampai di pasar, dasar mata tidak mau diam aku melihat jeruk kecil-kecil tapi manis. Aku beli deh, sepuluh dollar dapat tiga kilo hmmm…. Mantep tenan.. sehabis itu lanjutkan jalan membeli udang, tahu, roti langsung pulang saja tanpa melihat belanjaan sudah komlet ( maklum sudah ada jeruk )&lt;br /&gt;Sambil membayangkan makan jeruk muuuuanis kayak aku. Blunus aja aku naik tram menuju Admirlty tanpa perduli ada angin menyapaku tanpa aku lirik sedikitpun. Wuuihhh bayanganku sudah pada jeruk, pokoknya bikin ngiler, deh. Sampai Admirlty dengan tidak sabar aku makan beberapa biji untuk cicipin manis tidaknya. Manis ada dikit kecutnya, tidak apa yang penting bagus buat kesehatan.&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, aku masak soup lalu setrika. Saat setrika aku baru merasakan ada keganjilan belanjaanku. Segera aku menuju dapur “Gedrubrakkk…! Ternyata aku tidak beli sayur. Diatas meja yang ada malah jerukkkk doangggggg… alamak majikanku trus makan apa..!!! weleh…aku terpaksa pergi ke wellcame untuk beli sayur dengan orange juice. &lt;br /&gt;Eh, jelalah saat  turun ke bawah dan jalan melalui terowongan keluar pintu belakang, aku lupa bawa cart untuk buka pintuuuu. Apes lagi dehh… pasrah pulangnya jalan dari depan … apalagi jalannya menanjak naik tinggi… siap-siap kaki pegal. Weleh.. weleh.. ternyata temanku lantai 40B masih dibawah building dengan arjunanya tifancy yang suka melet dan jegok itu lho…ayem…ayem… tidak jadi senam kaki deh…&lt;br /&gt;Setelah pesan ama dia untuk menungguku sebentar. Aku lari cepat menuju wellcame beli sayuran. Cuma makan waktu 20 menit aku sudah sampai jalan arah terowongan temanku tadi menunggu. Kemudian kami bertiga masuk ke dari pintu belakang. Hmmm sampai di dalam lilf teman dari Philipina bilang kalau sleteng celanaku belum dinaikkan…. Alamat… benar juga apa kata dia… waduhhhh…. Merah jambu judul cerpennya Pak bonari pindah deh ke wjahku karena maluuuuuuuuuuuu&lt;br /&gt;Tapi untung ( nah, kebiasaan… sudah kena musibah kok masih dibilang untungnya…) kancing atas sudah terkancing… jadi aman…aman…. Deh… begitu juga jalanan menuju welcome juga sepi hanya mobil pribadi atau taxi yang lewat.. khan daerah jalan menuju… the perk jadi tidak kwatir dehhh…sudah sore lagi…&lt;br /&gt;Sesampai rumah.. aku duduk lemas sambil mikir sebab akibat kok hari ini perasaanku bilang kalau aku agak error.. kenapa, yaaa? Apa gara-gara lihat goyang Pak bambang… atau gara-gara mau dilamar.. he he he dilamar siapa too…..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1137729037800403729?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1137729037800403729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1137729037800403729&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1137729037800403729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1137729037800403729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/seharian-error.html' title='SEHARIAN ERROR'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6097758901562954495</id><published>2007-12-01T02:52:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T04:03:14.372+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>GEBRAKAN SASTRA BURUH MIGRAN</title><content type='html'>Minggu pagi hingga malam, hari padat dengan aktifitas rutin. Bila pagi dari rumah tujuan utama ke kantor majalah iqro untuk melayani distributor. Bila sudah agak sepi, baru menuju pertemuan rutin FLPHK untuk diskusi tentang kepenulisan. Aktifitas ini aku ikuti rutin tiap minggu, tapi kadang bila ada acara pengajian aku juga bantu liputan berita untuk majalah iqro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, menepati janji dengan temanku untuk bareng menuju pertemuan flphk. Setelah aku telepon ternyata dia sudah menunggu di taman victory dekat pintu masuk. Akhirnya segera aku menuju tempat itu, baru jalan bareng ke flp. Dari jauh kulihat wajah temanku tidak seperti biasa, begitu ceria sekali. Pasti ada kabar baik dari anaknya yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata, dugaanku salah. Dia bilang kalau buku kumcer ku maupun dia tidak akan lama terbit. Antara percaya dan tidak yang menari dalam pikiranku. Sebab, dari pihak editor tidak mengimpormasikan apa-apa pada diriku saat ngobrol lewat chat. Bahkan, dia dapat kabar juga dari temannya yang juga temanku berada di Indonesia. aku jadi bingung dengan apa yang dikatakan padaku.&lt;br /&gt;Setelah dijelaskan secara gamblang, baru aku paham. Bahwa temanku di Indonesia bernama ( Ir ) melihat dari kompas. Kemudian temanku Ir menuruh temanku di Hong Kong ( Nad ) buka google lalu kilk namanya sendiri. Nah, dari situlah tampak beberapa surat kabar local yang ada di Indonesia sudah mempubikasikan bahwa ada 16 buku terbit berupa: kumce, kum opini, dan kumcer beberapa pemenang lomba cipta karya BI (Berita Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saat itu, aku bawa laptop. Sampai di markas flp, aku langsung buka computer lalu mengikuti cara temanku ( Nad ) tapi dengan memasukan namaku sendiri. Dekk..! ternyata benar kata temanku tadi. Bahkan siang itu sudah lebih dari tiga Koran lokal yang posting hamper sama mempublikasikan tentang terbitnya buku buruh migrant di Hong Kong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku bahagia saat itu. Sebab, aku tidak percaya kalau kumcerku bisa lulus sensor. Karena aku membuatnya serba dadakan hanya satu bulan setengah mati-matian dapat nulis 12 cerpen. Apalagi saat itu, bulan puasa. Dimana seharian penuh kerja, kemudian malam harus kejar membuat cerpen. Sedangkan pukul empat harus saur. Nah… bayangkan berapa jam aku harus tidur tiap malamnya. Ini semua demi menggali rasa DP ku untuk menerbitkan buku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah menang lomba cipta nulis cerpen di BI dan terbitnya buku ini, aku semakin giat mengasah belajar nulis. Ini semua aku anggap support yang sangat mahal harganya. Kenapa? Karena pada dasarnya aku bukanlah seoarang lulusan mahasiswa sastra dan tidak belajar nulis sejak kecil. Tapi aku belajar nulis pada tahun 2005 di Flphk, saat itu juga mut-mutan dalam menulisnya. Setelah menang lomba nulis kisah sejati pada tahun 2007 awal kemarin aku semakin semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan gebrakan sastra buruh migrant melalui bukunya yang akan terbit ini, semakin terangkat derajat para BMI lainnya. Pada dasarnya, tidak semua buruh mingran itu bodoh. Tapi sangat berkwalitas potensi yang dimiliki, Cuma semua itu akan terbukti bila ada yang mau membimbingnya seperti sekarang ini. Dalam bimbingan Pak Bonari Nabonenar akhirnya dapat terwujudlah buku-buku karya BMI yang akan dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lainnya, yaitu terbitnya buku dari flphk peri Hong Kong, tarian naga kecil, perempuan di negri beton dan masih banyak lagi. Kuliah dunia nyata dengan jurusan pengalaman jawaban yang tepat bila ditanyain orang dimana aku kuliah. Karena aku belajar semua ilmu berharga tentang berbisnis maupun nulis dari mana saja. Setiap melangkahkan kaki pasti ada ilmu yang kita petik bila kita mau mencermati dengan jeli perubahan terjadi. Apakah yang aku katakan benar? Bisa di buktikan sendiri.&lt;br /&gt;Ingin tahu isi cerita kumcernya? Tunggu kalau sudah terbit. Yang pasti menggambarkan situasi Hong Kong dan situasi di rumah majikan. Pastinya seru sekali, kalau isi kumcerku ada 6 cerita humor dan 6 lagi cerita kesedihan menjadi pembantu. Semoga terbitnya buku ini semakin semangat semua penulis buruh mingran. dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6097758901562954495?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6097758901562954495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6097758901562954495&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6097758901562954495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6097758901562954495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/12/gebrakan-sastra-buruh-migran.html' title='GEBRAKAN SASTRA BURUH MIGRAN'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7708351951184679647</id><published>2007-11-23T15:30:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T03:54:05.150+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>MEMBUKA TANGAN UNTUK ANAK YATIM</title><content type='html'>Darul Mustaqim As-Shiddig, salah satu organisasi muslim yang bermukim di Tai Po, Ahad lalu, (11/11) menggelar acara pengajian akbar di Masjid Shim Sha Shui. Acara ini memboyong Ustad Drs. H. Muhammad Musa dari Jakarta.  Acara rutin biasa dipakai ajang shulahturomi oleh Darul Mustaqim juga mengelar acara pengajian bersama sesame muslim lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara di mulai sejak pukul 11.00  diisi dengan sholawat bersama seluruh jama’ah hingga menjelang sholat dhuhur. Kemudian dilanjutkan pada pukul 01.00 siang hingga selesei. Pada pengajian kali ini mengambil tema “Membangun qidah Islam yang Kokoh” dengan mendatangkan Ustad Drs. H Muhammad Musa dari Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt; Darul mustaqim salah satu organisasi muslim yang bermukim di Tai Po. Pertemuan setiap minggunya ada beberapa kegiatan seperti; Rebana, Qiro’ah, belajar Iqro awal dimulai dari pagi hingga menjelang malam sesuai jadwal yang sudah diatur. Darul mustaqin didirikan pada tanggal 15 januari 2006,  selain untuk mengisi hari libur juga menggalakan dana untuk Pondok Pesantren Anwarussaholokhin di kota Purwokerto Jawa tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suyanti Kusdiarso sebagai ketua Darul Mustaqim berpesan  bahwa saat ini masih menerima anak-anak yatim piatu, saat  wawancara dengan Iqro. Pondok  sudah berdiri di Purwokerto, NTB, Madura ini membuka tangan dengan lebar menerima anak-anak yatim piatu atau anak-anak gelandangan dari manapun. Tujuannya hanya ingin menyelamatkan penerus bangsa untuk dididik menjadi anak  berguna bagi agama dan Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustad Muhammad Musa berada di Hong Kong selama satu bulan. Maka selain mengisi pengajian di Darul Mustaqim juga mengisi diorganisasi lain seperti: Halaqoh rabu, Halaqoh Jum’at, Halaqoh Saptu dan masih banyak lagi organisasi pada hari minggunya. Dengan adanya pengiliran dalam memberikan tausyiah sudah dirapatkan sebelum oleh organisasi lain sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kagum dan bangga telah menjalar di hati Ustad Muhammad Musa saat baru datang di Bandara Hong Kong. Bukan karena kemewahan atau kecanggihannya Negara Hong Kong, tetapi rasa toleransi dan keamanannya dalam melayanan tranportasi dan tata tertib penduduknya yang mayoritas bukan muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga rasa bangga kepada seluruh BMI di Hong Kong telah bersatu penuh semanggat dalam ibadah dan mengadakan pengajian maupun menimba ilmu disela-sela hari liburnya. Selain memberikan hari libur setiap minggu pemerintah Hong kong juga tidak melarang seluruh PRT yang datang dari beberapa Negara untuk mengadakan suatu kumpulan organisasi sesuai kemampuan dan kelebihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hong Kong salah satu Negara  mempunyai sifat-sifat muslim tetapi penduduknya bukanlah muslim. Sebab adanya tata tertib dan rasa saling menghormati sesame manusia. Begitu juga hokum berjalan dengan baik tanpa memandang pangkat dan derajat. Semoga Negara kita juga demikian adanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7708351951184679647?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7708351951184679647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7708351951184679647&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7708351951184679647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7708351951184679647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/11/membuka-tangan-untuk-anak-yatim.html' title='MEMBUKA TANGAN UNTUK ANAK YATIM'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7314372608577361829</id><published>2007-11-10T02:41:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T03:57:08.195+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>ANDRY STINGKY DAN CHAI WAN HONGKONG</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzlz1nYTm7I/AAAAAAAAAC0/Q34vdosoXlY/s1600-h/adre+drama.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzlz1nYTm7I/AAAAAAAAAC0/Q34vdosoXlY/s320/adre+drama.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132260615306582962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Andry stingky peran utama sinetron kiamat sudah dekat kesasar sampai ke Chai Wan Hong Kong, benarkah demikian? Tentu tidak. Islamic Kasim memorial College Chai Wan daerah paling pojoknya Hongkong berkumpul kurang lebih lima ratus Buruh Migran Indonesia FKMPU. (BMI) mengikuti acara Halal Bi Halal dan milad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akad (4/11) Forum Komunikasi “Mu’Minat Peduli Umat” (FKMPU) dalam acaranya milad ke-8 sekalian acara Halal Bi Halal telah memboyong Andry Stingky dan Ustat Subki al Bughuri dari Jakarta. Acara dimulai pukul 10.30 hingga mendekati dhuhur dengan diisi hiburan sholawat dari sumbangan beberapa organisasi Islam yang ada di Hong Kong. Kemudia acara disambung lagi pada pukul 01.00 hingga pukul 05.00 sore hari.&lt;br /&gt;Sebagai pengisi acara awal setelah sambutan dari ketua panitia dan dilanjutkan sambutan ketua FKMPU yaitu saudara Muamaroh menghimbau kepada semua jama’ah untuk tetap bersatu untuk menegakkan kebenaran. Begitu juga minta doa dan dukungan untuk mendirikan pondok pesantren di kota gudek yaitu Jogyakarta pada tahun kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seletah itu waktu langsung diberikan kepada Ustad Subki al Bughuri untuk memberikan tausyiahnya kepada jama’ah yang sudah dinanti-nantikan. Dalam tausyiahnya, Ustad semakin kagum dengan semangat BMI yang semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Begitu juga menyarankan agar tetap menutup aurat agar tidak mengundang zina mata. Apalagi gaya hidup di Hong Kong yang serba bebas dengan cara berpakaian.&lt;br /&gt;Tausyiah yang sedikit ada kocak dapat dinikmati jama’ah dengan santai tapi penuh penghayatan. Sehingga sering terdengar gelak tawa jama’ah saat mendengar kocaknya Ustad Subki menjelaskan aturan-aturan bagaimana naik haji dalam berpakaian. Bahkan, Ustad juga menyindir banyaknya orang semakin tergiur dengan kecanggihan dunia maya yaitu internet yang semakin banyak digunakan sesuatu hal berbau maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir waktunya Ustad mengajak semua jama’ah yang hadir untuk bersholawat bareng. Juga berpesan untuk tetap menutup aurat sampai kapanpun dan banyak membaca Al Qur’an walaupun hanya beberapa menit saja.&lt;br /&gt;Pada miladnya kali dari FKMPU telah menampilkan kebolehahan dalam dunia teater. Tema teater adalah sebagai gambaran persoalan dihadapi oleh beberapa penghuni selter di FKMPU sendiri. Dengan gaya akting yang sederhana, tetapi tema yang diangkat sangat memukau sehingga dapat membawa penonton mengikuti alur cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry salah satu pemain teater dadakan. Ini sesuai celotehnya saat ditemui Iqro di belakang panggung setelah tampil sebagai Ustad dalam pentas teater. Saat itu, dia sempat kaget, saat diberitahu kalau dia berperan sebagai ustad. Tapi, elah dijelaskan alur ceritanya akhirnya Andry dapat memainkan dengan baik tanpa ada rasa gugup lagi. Walaupun dengan memakai peci atau jas pinjaman dari Ustad Subki al Bughuri. Sebab saat itu dia hanya memakai kemeja bercorak garis lurus merah muda. Karena memang sebelumnya pihak panitia tidak ada pemberitahuan lebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry sangat kagum dengan semangat BMI yang saling bau-membau mengadakan pengajian dengan mengundang Ustad maupun artis jauh-jauh dari Jakarta yang tidak sedikit biayanya. Acara terakhir setelah pementasan teater dilanjutkan dengan jumpa pers dan undian dari Dr Smit untuk bagi-bagi hadiah dengan syarat dapat menjawab pertanyaan yang akan diajukan oleh pihak dari Dr. Smit sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada acara pengajian Halal Bi hahal ini didukung oleh Afreight, Dr. Smit, Majalah Mutiara, dan Dompet Dhaufa. Tepat pukul 05.00 sore acara selesei dengan baik dan lancer. Setelah itu dilanjutkan dengan acara foto-foto jama’ah dengan Ustad Sbubki dan Andry serta istrinya tercinta saat itu juga dibawa ke Hong Kong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7314372608577361829?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7314372608577361829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7314372608577361829&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7314372608577361829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7314372608577361829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/11/andry-stingky-dan-chai-wan-hongkong.html' title='ANDRY STINGKY DAN CHAI WAN HONGKONG'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzlz1nYTm7I/AAAAAAAAAC0/Q34vdosoXlY/s72-c/adre+drama.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-4807605924426031561</id><published>2007-11-08T14:31:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T03:58:35.546+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>HUKUM ONANI DAN MASTURBASI</title><content type='html'>HUKUM ONANI- MASTURBASI&lt;br /&gt;Hafiz Firdaus Abdullah&lt;br /&gt;Masturbasi atau Onani (bhs Arab: Istimna) ialah suatu perbuatan merangsang diri sendiri dengan tujuan mencapai kepuasan tanpa pasangan yang sah. Persoalan yang sangat penting untuk dicari pemecahannya karena sudah sangat parahnya kondiri masyarakat islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Onani adalah suatu perbuatan yang dipandang sebagai dosa besar di sisi Islam, demikian menurut mayoritas para fuqaha. Imam Ashafie dan Imam Malik, mengharamkan perbuatan tersebut berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla dalam Al-Qur’an:”Dan mereka yang menjaga kehormatannya (dalam hubungan seksual) kecuali kepada istri atau hamba sahayanya, maka sesungguhnya mereka tidaklah tercela. Maka barangsiapa yang mengingini selain yang demikian, maka mereka adalah orang-orang yang melampaui batas. (Surat Al-Mu’minun 23-5,6,7){1}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  Penjelasan Imam As-Shafie dan Imam Malik, di atas diperkuat pula oleh riwayat berikut: Di Hari Akhirat Tuhan tidak akan melihat golongan-golongan ini lantas terus berfirman: Masuklah kalian ke dalam api neraka bersama-sama mereka yang (berhak) memasukinya. Golongan-golongan tersebut ialah {1}Orang-orang homoseksual, {2}Orang yang bersetubuh dengan haiwan, {3}Orang yang mengawini istri dan juga anak perempuannya pada waktu yang sama dan {4}Orang yang kerap melakukan onani, kecuali jikalau mereka semua bertaubat dan memperbetulkan diri sendiri (maka tidak lagi akan dihukum){2}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa masturbasi dan onani diharamkan? Sebab ini akan hanya mendorong pelakunya untuk melakukan hubungan seksual yang selanjutnya. Nah pintu inilah yang ditutup oleh Islam. Menurut Shah Waliallah Dahlawi kegiatan ini juga berdampak pada aspek negatif priskologis si pelaku, perasaan malu, kotor dan berdosa menghinggapi. Sehingga ia tidak berani untuk mendekati laki-laki atau wanita yang ia sukai. Malu akan kelakuannya ini juga merupakan fitrah manusia.{3}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan hal itu secara sering juga banyak membawa mudarat kepada kesehatan si pelaku, badan lemah, anggota tubuh kaku dan bergetar, penglihatan kabur, perasaan berdebar-debar dan pikiran tidak menentu.{4} Belum lagi hal ini akan mempengaruhi produksi berbagai organ reproduksi yang normal. Berkurangnya sel telur dan sperma hingga tidak bergairah.{5} Melazimkan diri dengan onani telah membuat pelaku menjauhi nilai-nilai moral serta akhlak tinggi yang menjadi unsur utama kemuliaan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namu, walau bagaimanapun sebagai ahli fiqh berpendapat bahwa onani-masturbasi dibolehkan jikalau seseorang menghadapi keadaan yang gawat karena luapan syahwat dan dia berkeyakinan bahwa dengan melakukan hal ini, ia akan meredakan syahwatnya dan dapat pula menghalangi dirinya dari terjerumus ke dalam sesuatu zina atau pelacuran. Setelah tentunya ia melakukan bergabai tindakan prefentif seperti puasa, dzikir dan shalat (QS Yusuf 12, ayat 32 dan 33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebolehan para ulama bukanlah bertujuan menghalalkan perbuatan tersebut tetapi ini didasarkan kepada kaedah usul fiqh yang menyatakan: Dibolehkan melakukan bahaya yang lebih ringan supaya dapat dihindari bahaya yang lebih berat. Di sini perlu diperhatikan bahwa, itu diperbolehkan dalam suasana yang amat penting. Bukan, dilakukan setiap hari dengan ransangan pula. Pertama dibolehkan atas dasar pertimbangan maslahat agama. Sedangkan yang kedua diharamkan atas dasar pertentangan dengan perintah dan nilai-nilai agama.{6}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesiapa yang berusaha untuk menjauhkan onani-masturbari atas dasar taqwa dan iman kepada Allah Subhanahu waTa’ala, niscaya Allah akan mencukupinya. Insya-Allah hidayahNya akan membimbing seseorang itu menjauhi perbuatan nista tersebuat dan akan digantiNya dengan anugerah kelazatan jiwa dan kepuasan batin yang tidak mungkin tergambarkan melalui tulisan ini.&lt;br /&gt;Kesimpulan sementara:&lt;br /&gt;1. Onani pada dasarnya adalah perbuatan yang haran di sisi Islam lagi bertentangan dengan fitrah manusia.&lt;br /&gt;2. Setengah ahli fiqh membolehkan onani jika ia berkeyakinan bahwa dengan ini dapat mengahalangi dirinya terjerumus dalam kesalahan agama yang lebih beras. Namun, kebolehan ini bukanlah sebagai penghalal onani-masturbasi.&lt;br /&gt;   Diamabil dari:&lt;br /&gt;{1} Imam As-Shafie dinyatakan dalam Reliance of the traveller, w37 oleh Nuh Ha Min Keller. Imam Malik dinyatakan dalam halal dan haram in Islam, pg 170 oleh Dr. yusuf Qardhawi. Perlu juga membandingkan pendapat Imam Ibnu Taimiyah dalam kitabnya Al-Muhalla dan Imam Ibnu dalam kitabnya Majmu Al-Fatawa.&lt;br /&gt;{2} Maksud riwayat yang disandarkan kepada Nabi Sallallahu-alaihi-wasallam, dikemuAfxakan oleh Imam azd-Dzahabi dalam Al-Ka’bar, ms 59 tanpa mengemukakan status kekuatannya atau sumber periwayatannya.&lt;br /&gt;{3} Shah Waliallah Dahlawi-Hujjat Allah al-baligha, 2/122.&lt;br /&gt;{4] Prof. Dr.   Afzalur Rahman- Ensiklopedia sirah 5/25-26 dengan merujukan kepada ahli-ahli kesehatan&lt;br /&gt;{5} Prof. Dr. Hamka – Membahas soal-soal agama dan ensiklopidi  hukum islam 4/1149.&lt;br /&gt;{6} Shaikh Al-Tantawi – Al-Fatawa, ms 1761; Prof. Dr. Yusuf Qardhawi-halal dan haram in islam, pg 171; Ensiklopidi Hukum Islam, 4/1148-1149. Ustad dari Malaysia.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-4807605924426031561?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/4807605924426031561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=4807605924426031561&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4807605924426031561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/4807605924426031561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/11/hukum-onani-dan-masturbasi.html' title='HUKUM ONANI DAN MASTURBASI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5874756579674990171</id><published>2007-10-29T10:25:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T10:56:42.004+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>SHOLAWAT UNGKAPAN CINTA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl00nYTm8I/AAAAAAAAAC8/vk0fG5GI-eM/s1600-h/hadal+alwi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl00nYTm8I/AAAAAAAAAC8/vk0fG5GI-eM/s320/hadal+alwi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132261697638341570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sholawat dan Hadad Alwi, suatu yang tidak bisa dipisahkan. Sholawat telah&lt;br /&gt;menjadi icon yang melekat sejak lama. Wajar saja sebab dialah yang&lt;br /&gt;mempopulerkan sholawat baik melalui rekaman, CD, VCD. Juga melalui&lt;br /&gt;tayangan media electronic, khususnya stasiun TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki yang lahir di kota Surakarta pada tahun 1966 ini selalu penyuka warna putih ini lebih mantap dengan pilihannya sebagai penyanyi sholawat. Hanya sholawat jalan satu-satunya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberi kelebihan suara yang merdu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya ia sudah memilih. Melalui sholawat ia padukan perbuatan dan&lt;br /&gt;perasaan untuk membuktikan cintanya yang besar kepada Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;Wajar kemudian, jika kita mendengar lantunan suaranya begitu dalam dan&lt;br /&gt;bergetar, penuh ekspresi. Sebab saat itu, sebenarnya ia tekah membuktikan&lt;br /&gt;dan melantunkan lagu-lagu cinta kepada lelaki pembawa keselamatan,&lt;br /&gt;Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sholawat itu lantunan cinta tertinggi, ungkapan perasaan, hati dan&lt;br /&gt;pikiran kepada Rasululloh Muhammad SAW”, ujarnya kepada Iqro, di&lt;br /&gt;apartemennya di kawasan Cause Way Bay beberapa hari yang lalu. Iqro&lt;br /&gt;memang sengaja datang setelah sebelumnya membuat janji untuk wawancara,&lt;br /&gt;Sayang waktunya terbatas, wawancara pun akhirnya dilakukan sambil menuju&lt;br /&gt;ke Bandara. Usai sholat Dhuhur disebuah ruang yang disediakan untuk&lt;br /&gt;sholat, Iqro kembali menceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelima baginya. Kali ini, ia datang undangan Kothiko dan gabungan dengan beberapa organisasi lainnya dalam rangka&lt;br /&gt;halal bi halal bersama Buruh Mingran Indonesia. Acara halal bi halal itu&lt;br /&gt;sendiri disiselenggarakan di lapangan Victory Park Cause Pemilik nama lengkap Abdulah Hadad Assegaf itu bercerita, baginya&lt;br /&gt;Hongkong bukan hal yang asing, kunjungan kali ini, merupakan kunjungan&lt;br /&gt;Way Bay pada&lt;br /&gt;akad ( 21/10) dikunjungi kurang lebih 10.000 Buruh Migran Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ia menjadi pesholawat? Ternyata menjadi penyanyi sholawat itu&lt;br /&gt;memang sudah niatan dari dulu. Ia merasa tidak mempunyai kelebihan&lt;br /&gt;apa-apa selain suaranya yang merdu dan bakatnya penyanyi sejak kecil.&lt;br /&gt;Sebagai ucapan syukur kepada Allah atas kelebihannya itu ia akhirnya&lt;br /&gt;menjadi penyanyi Islami. Jadi pilihannya dan ungkapan rasa cinta dan&lt;br /&gt;kagumnya kepada Nabi Muhammad SAW terkenal sebagai Nabi pilihan Allah&lt;br /&gt;SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merintis karier yang dirintis sejak tahun tahun 1997, semua berjalan&lt;br /&gt;lancar berkat bantuan Allah SWT, dukungan keluarga dan teman-temannya.&lt;br /&gt;Orang-orang tercinta terdekatnya mendukung total. Jadi berjalan tanpa&lt;br /&gt;hambatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa semua mendukung? Melantunkan sholawat itu tidak lain mengajak&lt;br /&gt;atau mengingatkan kepada umat Islam untuk menempatkan cintanya kepada&lt;br /&gt;Rasulullah diatas segala-galanya. Pada sisi lain, secara pribadi, dengan&lt;br /&gt;sholawat dirinya mendapatkan ketenangan dan merasa sangat dekat sekali&lt;br /&gt;dengan RabbNya. “ Saat melantunkan sholawat, saya tenang dan merasa dekat&lt;br /&gt;dengan Allah” Ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, saat mulai merintis karier, ada perasaan ragu diam-diam menyerua&lt;br /&gt;dalam hatinya. Ada goncangan, ada kebimbangan membersit apakah mau&lt;br /&gt;meneruskan karir yang dirintisnya atau tidak. Tak kemudian, ia bulatkan&lt;br /&gt;tekad dan menepis segala keraguan dan kebimbangan dengan kerja keras.&lt;br /&gt;Jadi kalaupun ia sukses seperti sekarang ini, tidak lain merupakan buah&lt;br /&gt;keteguhan dan kegigihannya dalam menggeluti karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sukses kini. Sukses dalam karir sebagai penyanyi sholawat dan sukses&lt;br /&gt;juga dalam mengangkat dan membawa lagu-lagu sholawat yang semula dianggap&lt;br /&gt;sebagai lagu pinggiran dalam blantika musik, menjadi lagu yang memiliki&lt;br /&gt;tempat terhormat di hati banyak kalangan. “Terus terang saya merasa&lt;br /&gt;bahagia, sholawat kini bias dilantunkan oleh siapa saja dan menjadi&lt;br /&gt;popular.” Akunya sambil disertai seulas simbul senyum merekah dari&lt;br /&gt;bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada para Buruh Mingran Indonesia berada di Hongkong melalui majalah&lt;br /&gt;Iqro, Ia berpesan supaya tidak meninggalkan sholat lima waktu. Sebab&lt;br /&gt;sholat merupakan penyambung umat manusia dengan Allah SWT. Sesulit apapun&lt;br /&gt;supaya melaksanakan sholat, tapi bagi yang benar-benar tidak dapat&lt;br /&gt;melaksanakan sholat tidak boleh berkecil hati atau berputus asa, tetapi&lt;br /&gt;untuk tetap berdoa memohon bantuan pada Allah SWT supaya dapat membuka&lt;br /&gt;hati majikan. “Saat diakhirat nanti, pertama yang ditanyakan adalah&lt;br /&gt;sholatnya baru amalan lainnya”. tandasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah tiga anak, yaitu Fatimah, Ali Akbar, dan Yasmin iru juga berpesan&lt;br /&gt;agar sesama BMI jangan membeda-bedakan antara memakai jilbab dan yang&lt;br /&gt;tidak pakai. Yang memakai jilbab belum tentu mulia hatinya daripada yang&lt;br /&gt;tidak pakai. Bagi Hadad Alwi, seperti yang ia sering lantunkan di atas&lt;br /&gt;panggung bahwa yang tidak memakai jilbab atau yang berpakaian tomboy&lt;br /&gt;semua sama dimata Allah. Semua mempunyai hak untuk mengikuti sholawat,&lt;br /&gt;berhak untuk bersama-sama membuat Rasulullah SAW tersenyum. Sebab Allah&lt;br /&gt;tidak memandang dari segi pakaiannya tapi dari segi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Iqro, penggemar makan bakso dan sayur kaelan ini menginformasikan&lt;br /&gt;kalau kini ia sudah merealese progam baru. Program yang bertemakan&lt;br /&gt;Setengah Hari Bersama Rasulullah SAW. Program ini dirancang seperti&lt;br /&gt;traning dan sudah berjalan di Indonesia tepatnya Jakarta dan Padang yang&lt;br /&gt;diikuti oleh ribuan orang. Rencana kedepanya akan diadakan di Hongkong&lt;br /&gt;selama sebulan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program itu dibuat karena rasa pedulinya pada umat manusia yang selama&lt;br /&gt;ini sudah melupakan perjuangan Rasulullah SAW yang begitu besar.&lt;br /&gt;Harapannya nanti, semua semua umat muslim kembali kejalanNya, lebih&lt;br /&gt;mencintai Rasulullah SAW sebelum menggapai cintaNya Allah. Cinta kepada&lt;br /&gt;Allah yidak akan tercapai tanpa menggapai cinta Rasulullah SAW yang&lt;br /&gt;sangat dikasihi Allah SWT terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak, jika sudah dibuka di Hongkong, Program Setengah Hari Bersama&lt;br /&gt;Rasulullah itu rencananya akan dilakukan sebulan sekali. Dalam program&lt;br /&gt;traning ini akan mengajak sholat yang khusuk, banyak istifar, dan&lt;br /&gt;mengingat Allah SWT , dengan begitu semua BMI akan merasa dalam satu&lt;br /&gt;ikatan untuk menggapai cintaNya. Atau bisa juga disebut ikatan komunitas Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada batasan yang ikut. Siapa saja boleh mengikuti, asal mendaftar&lt;br /&gt;kepada panitia yang akan segera dibentuk. Program Setengah Hari Bersama&lt;br /&gt;Rasulullah ini akan dilaksanakan di gedung tidak dilapangan Victory Park.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum terbang ke tanah air, Hadad Alwi berpesan kepada BMI semua yang&lt;br /&gt;ada di Hongkong agar semakin meningkatkan gemar sholawat untuk membuat&lt;br /&gt;Rasulullah tersenyum dan bertambah tersenyum. Demikian juga, ia berharap&lt;br /&gt;dukungan atas program Setengah Hari Bersama Rasulullah yang akan gelar&lt;br /&gt;rutin sebulan sekali di Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dukungan itu, program itu dan juga sholawat diharapkan sebagai sumber dakwah pula untuk menggapai rahmatNya. Amien… &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5874756579674990171?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5874756579674990171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5874756579674990171&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5874756579674990171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5874756579674990171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/sholawat-ungkapan-cinta_29.html' title='SHOLAWAT UNGKAPAN CINTA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl00nYTm8I/AAAAAAAAAC8/vk0fG5GI-eM/s72-c/hadal+alwi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-836047756692308794</id><published>2007-10-29T10:22:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T04:00:01.341+01:00</updated><title type='text'>MANTAN TKW BENTUK FBBM</title><content type='html'>Sejumlah TKW Indonesia yang bekerja di Hongkong membentuk Forum Budaya Buruh Migran Indonesia (FBBMI) untuk mewadahi aspirasi serta kegiatan kebudayaan mereka selama berada di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bonari Nabonenar, salah seorang penggerak seni buruh migran kepada ANTARA News di Surabaya, Senin mengemukakan, FBBMI itu diketuai oleh Wina Karnie, TKW asal Magetan yang sudah menerbitkan buku kumpulan cerpen, "Perempuan Negeri Beton".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"FBBMI akan diresmikan 17 Oktober di Dusun Nglaran, Desa Cakul, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jatim bersamaan dengan kegiatan diskusi bertema `Orang Kampung dan Globalisasi`," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, FBBMI akan menjadi wadah untuk memfasilitasi para buruh yang mengambil cuti dan hendak menggelar pentas seni atau kegiatan budaya lainnya di Indonesia. Forum itu juga akan menjadi wadah konsultasi TKW yang hendak menerbitkan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebetulan Wina Karnie juga menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Hongkong yang merupakan organisasi para penulis," kata Ketua Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia forum itu dibentuk karena selama ini lembaga pembelaan atau advokasi kaum buruh migram sudah banyak berdiri, sedangkan untuk menjembatani kegiatan budaya bagi mereka belum pernah ada, khususnya ketika mereka berada di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kegiatan peluncuran FBBMI dan diskusi, di dusun terpencil di Trenggalek itu juga digelar pameran foto "Hongkong dan TKI Kita" yang merupakan kelanjutan dari pameran pertama di Galeri Surabaya, kompleks Balai Pemuda beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar seratus foto tentang seluk beluk Hongkong dan TKI itu akan dipamerkan mulai 15 hingga 17 Oktober di rumah orangtua Bonari sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa diselenggarakan di Trenggalek? Karena pameran itu memang akan dikelilingkan se Jatim, khususnya wilayah yang banyak menyumbangkan TKW ke Hongkong. Kebetulan yang banyak daerah kawasan selatan Jatim," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengemukakan, di Trenggalek kemungkinan besar foto-foto itu mendapatkan apresiasi lebih baik dibandingkan dengan di Surabaya. Sebab Trenggalek dan sekitarnya merupakan salah satu daerah yang banyak memberangkatkan TKW ke Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto karya para TKW itu memotret berbagai obyek di tempat kerja mereka, seperti gedung-gedung bertingkat hingga 60 tempat mereka bekerja, aktivitas mingguan mereka di Victoria Park, fasilitas umum, kendaraan di jalan atau perpustakaan tempat mereka memperkaya wawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat pameran itu, Bonari berharap akan memberikan gambaran lengkap kepada masyarakat, khususnya keluarga para TKW mengenai pekerjaan para buruh itu serta suasana dan kehidupan di negeri Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Misalnya, foto flat yang terdiri atas 50 hingga 60 lantai tempat para TKW bekerja sebagai pembantu. Foto itu memberikan informasi penting bagi keluarga TKW maupun calon TKW yang belum berangkat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bonari, calon TKI akan tahu bahwa mereka bisa bekerja di gedung tingkat 60. Dengan pengetahuan itu, para calon TKW bisa mengukur diri, apakah mereka berani berangkat atau tidak. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;Seni &amp; Hiburan&lt;br /&gt;08/10/07 20:38&lt;br /&gt;Copyright © 2007 ANTARA &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-836047756692308794?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/836047756692308794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=836047756692308794&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/836047756692308794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/836047756692308794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/mantan-tkw-bentuk-fbbm.html' title='MANTAN TKW BENTUK FBBM'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-47906985922448473</id><published>2007-10-27T17:18:00.000+01:00</published><updated>2007-12-01T04:01:26.188+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>DINAMIKA HIDUP BURUH RANTAU</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl5inYTnCI/AAAAAAAAADs/a97Sl5KKgCA/s1600-h/rantau.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl5inYTnCI/AAAAAAAAADs/a97Sl5KKgCA/s320/rantau.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132266885958835234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hongkong dan TKI Kita. Itulah tajuk pameran foto yang diadakan di Galeri Surabaya hingga 11 September. Sesuai tajuk tersebut, 100 karya yang dipamerkan bercerita tentang dinamika buruh migran di Hongkong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ingin menghapus stigma bahwa TKI identik dengan kebodohan," kata Bonari Nabonenar, seniman yang menggagas pameran foto tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu, berbagai aspek kehidupan yang sebelumnya tak terungkap juga ditampilkan. Misalnya, tentang Enny Kusuma, TKW yang menulis buku motivasi Anda Luar Biasa. Atau, Denok Rohmantika, TWI asal Malang yang menelurkan kumpulan cerpen Majikanku Empu Sendok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto itu pun terasa kuat dan intim. Sebab, yang menjepret adalah para TKI yang sehari-hari bekerja di sektor domestik. Momen yang diabadikan pun cukup beragam. Misalnya, cara para TKI berunjuk rasa, menjadi petugas pengibar bendera, hingga momen-momen santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran tersebut baru kali pertama diadakan. Rencananya, pameran itu dikemas secara road show di kantong-kantong TKI di seluruh Jatim. Misalnya, Trenggalek, Tulungagung, dan Ponorogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mei tahun depan, Bonari berancang-ancang mengadakan kembali pameran foto itu bersamaan dengan festival budaya buruh. Pada 11 September, pameran berakhir. Sebagai puncak acara, diadakan talk show dengan narasumber seorang TKI. (nar/ign)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Jawa Pos Jumat, 07 Sept 2007,&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-47906985922448473?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/47906985922448473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=47906985922448473&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/47906985922448473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/47906985922448473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/dinamika-hidup-buruh-rantau-surabaya.html' title='DINAMIKA HIDUP BURUH RANTAU'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl5inYTnCI/AAAAAAAAADs/a97Sl5KKgCA/s72-c/rantau.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6700077421186145339</id><published>2007-10-25T09:09:00.000+01:00</published><updated>2007-10-27T17:44:51.486+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>PAMERAN FOTO BMI</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;oSurabaya - Mungkin kita tak pernah tahu bagaimana kondisi para TKI di Hongkong Namun, kini aktivitas sehari-hari para TKI ini dipamerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, dipamerkan dalam bentuk pameran foto. Pameran foto ini memotret bagaimana kehidupan para TKI kita sebenarnya yang berada di Hong Kong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran yang bertajuk "Pameran Foto Para TKI Hong Kong dan TKI Kita" merupakan karya para TKI yang bekerja di Hong Kong. Acara ini digelar di Galeri Surabaya, Kompleks Balai Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya. 100 Persen foto-foto yang ditampilkan adalah karya para tenaga kerja sendiri," ujar penggagas sekaligus panitia pameran, Bonari Nabnenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Banyak dari foto yang dipamerkan merupakan aktivitas mereka ketika sedang bersantai. Bahkan ada juga foto yang memperlihatkan mereka sedang berlatih pemandu sorak, juga sedang menarikan tarian Ngremo khas Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga terekam dalam foto, kondisi yang membuat miris hati kita. Salah satunya adalah foto tentang tewasnya seorang PRT yang terjun bebas dari gedung yang menjulang tinggi. Foto-foto yang dipamerkan tersebut, selain dikirim langsung dari Hong Kong, juga merupakan sumbangan dari para TKI yang sudah malang melintang di luar negeri. n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by : Redaksi - Fani 07 September 2007, 10:44 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.teenage-online.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6700077421186145339?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6700077421186145339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6700077421186145339&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6700077421186145339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6700077421186145339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/pameran-foto-bmi.html' title='PAMERAN FOTO BMI'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3498949048823557105</id><published>2007-10-16T06:21:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T11:02:02.842+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>SHOLAT IDUL FITRI DI VICTORY PARK HK</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl2EHYTm9I/AAAAAAAAADE/QmxCkuMkKeQ/s1600-h/ditanah+mekah+HK.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl2EHYTm9I/AAAAAAAAADE/QmxCkuMkKeQ/s320/ditanah+mekah+HK.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132263063437941714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEKITAR 1500 Buruh Migran Indonesia ( BMI ) berkumpul di tanah lapang Victory Park, dalam pimpinan KJRI dan dibantu oleh seluruh organisasi yang berada di Hongkong menggelar Sholat Idul Fitri, Saptu ( 13/10 ). Sholat Idul Fitri penutup dalam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sholat Idul Fitri pada hari ini tidak hanya dari warga Indonesia, tetapi juga dari beberapa Negara lainnya. Dalam acara Sholat Idul Fitri dimulai pada pukul 9.30 pagi, disebabkan peraturan dari Pemerintah Hongkong bahwa di Victory Park diijinkan menggunakan pengeras pada pukul 9.30 pagi. Maka sambil menunggu Sholat Idul Fitri dimulai semua jama’ah yang sudah berkumpul sejak pagi bersama-sama mengumandangkan takbir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Sholat jatuh pada hari saptu tetap banyak kalangan BMI yang dapat ikut melaksanakan sholat, walaupun selesei sholat harus kembali kerumah majikan untuk bekerja seperti biasa. Karena memang tidak semua BMI yang mendapatkan libur saat hari lebaran umat muslim. Tetapi ada pula majikan yang sudah tahu, kalau pada hari itu adalah hari kemenangan bagi umat muslim, sehingga mengijinkan pembantunya libur.&lt;br /&gt;Acara yang pertama disaat menunggu sholat, semua jama’ah tanpa kecuali melantunkan gema takbir. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia pelaksanaan Sholat yaitu Bapak Bambang dari KJRI. Disela sambutannya Bapak Bambang mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh BMI yang ada di Hongkong juga seluruh organisasi dimana ikut membantu sebagai panitia. Begitu juga, Pak Bambang membacakan semua laporan keuangan hasil dari zakat dan Infak.&lt;br /&gt;Hasil zakat pada hari raya di tahun ini sebagian akan disumbangkan dibeberapa kota, seperti: Madiun, Ponorogo, Malang, Demak, Cilacap dan masih banyak lagi tanpa disebutkan. Begitu juga dibagikan kepada selter-selter di Hongkong. Dimana sedang menghadapi masalah dengan majikannya yang tidak mematuhi segala peraturan di Pemerintah Hongkong. Selesei sambutan diteruskan kembali gema takbir hingga waktu sholat tiba.&lt;br /&gt;Sebagai iman sholat Idul Fitri adalah Bapak Rahmat Syukur dari Jawa barat. Sedangkan Ustad yang memberikan tausyiah adalah Bapak Mulyadi dari Pondok Gontor Ponorogo Jawa Timur. Didalam tausyahnya telah banyak membeberkan makna dan yang tersembunyi dalam Bulan Suci Ramadhan yang hanya dilaksanakan hanya satu kali dalam setahun.&lt;br /&gt;Bahkan Bapak Mulyadi juga menjelaskan sedetilnya tentang adanya tiga fitrah yang mempunyai penjabaran sendiri-sendiri supaya semua jama’ah mengetahui pentingnya melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh dan diakhiri dengan adanya sholat Idul Fitri. Dalam bahasa lain, bahwa manusia ibarat sebagai mobil yang sudah lama dipakai lalu perlunya servis untuk diperbaiki mesinnya supaya dapat dipakai dengan aman dan baik.&lt;br /&gt;Acara dapat berjalan dengan baik dan lancar walaupun dilaksanakan sedikit siang dari jam yang seharusnya kapan dimulai sholat Idul Fitri. Berkat kerja keras panitia yang kompak dalam melaksanakan tugas dan penataannya sehingga jema’ah bisa diatur dengan rapi dan baik, dari pada sholat Idul Fitri sebelumnya. Acara pra acara dapat diikuti jama’ah dengan tertib tanpa ada hambatan apa-apa.&lt;br /&gt;Akhir acara shulahturomi antara BMI dengan Bapak ustad dan Utshadah yang didatangkan dari Indonesia untuk memberi tausyiah pada BMI disaat bulan Ramadhan. Begitu juga melayani tanya jawab via SMS maupun telepon langsung. Setelah itu acara di tutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Mulyadi dari Pondok Gontor.&lt;br /&gt;Setelah acara selesei semua jama’ah bubar dan untuk datang ke kantor KJRI untuk mengambil roti makan siang dan minum yang disediakan oleh KJRI dengan gratis seperti tahun-tahun sebelaumnya bila selesei melaksanakan sholat dalam memperingati hari besar umat Islam. Dimana Bapak maupun Ibu Polisi yang bertugas mengawasi acara ini mengagumi dan mengacungkan jempol pada semua BMI Indonesia yang kompak untuk membersihkan lapangan Victory Park hingga kembali bersih seperti semula.&lt;br /&gt;Selesei acara seluruh panitia istirahat sambil menikmati makan siang di lantai satu KJRI. Dengan rasa bangga Bapak Konjen yaitu Bapak Ferry Adam mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah membantu mempersiapkan dalam pelaksanaan sholat Idul Ftri dengan baik dan kompak sehingga mendapat sanjungan dari pihak kepolisian hongkong. Dengan begitu, diharapkan semoga dapat menggunakan lapangan Victory Park kembali untuk acara-acara lainnya.&lt;br /&gt;Akhirnya acara sholat Idul Fitri dapat terlaksana dengan baik tanpa ada hambatan apapun dari kalangan BMI atau dari kalangan luar. Sehingga dapat meninggalkan kesan yang amat istimewa bagi semua jema’ah yang hadir pada hari itu. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3498949048823557105?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3498949048823557105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3498949048823557105&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3498949048823557105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3498949048823557105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/sholat-idul-fitri-victory-park-hk.html' title='SHOLAT IDUL FITRI DI VICTORY PARK HK'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl2EHYTm9I/AAAAAAAAADE/QmxCkuMkKeQ/s72-c/ditanah+mekah+HK.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-3896443346872953341</id><published>2007-10-12T16:43:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T11:13:09.770+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menunngu Cinta Negeri'/><title type='text'>GEBRAKAN BMI MENUNGGU CINTA NEGARA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4qnYTnBI/AAAAAAAAADk/spkpbWEZjDo/s1600-h/demo+BMI4.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4qnYTnBI/AAAAAAAAADk/spkpbWEZjDo/s320/demo+BMI4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132265923886160914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Negara Hongkong adalah sasaran kaum hawa untuk mengkais rejeki. Selain gajinya besar juga Negara yang sangat disiplin dalam pemerinyahannya, terutama tentang hukum sangat ketat dan adil tanpa membeda-bedakan. Sehingga kaum BMI merasa dilindungi bila ada kejadian yang merugikannya.&lt;br /&gt;Maka  tidak heran bila banyak kaum hawa lebih betah tinggal di Hongkong. Selain itu pemerintah Hongkong juga memberi kebebasan kalangan BMI dari beberapa Negara untuk mengisi liburan dengan mengadakan organisasi yang positif. Maka, jangan heran kalau banyak BMI yang pulang tidak semakin bodoh tapi semakin pintar melebihi kepintaran yang mempunyai gelar sarjana.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain adanya organisasi, tempat-tempat kursus, kini ada gebrakan baru lagi yang telah diadakan oleh gabungan beberapa organisasi untuk memikirkan nasib BMI yang mempunyai sakit rohani karena terbawa arus kehidupan Hongkong yang serba bebas. Sebab, walaupun bagaimana mereka yang sangat butuh perhatian khusus untuk dibawa kembali kejalan yang benar.&lt;br /&gt;Selain itu, sudah saatnya kalangan BMI untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia yang memandang sebelah mata tentang BMI yang dilihat sisi kerjaanya yang rendah. So.. gebrakan-gebrakan ini lah sebagai bukti bahwa para BMI lah yang telah mempunya jasa besar pada negaranya. Sebab, selain bekerja untuk keluarga secara tidak langsung juga bekerja untuk pemerintah juga dengan adanya devisa.&lt;br /&gt;Tapi, sangat disayangkan sekali dengan keputusan Negara yang kurang bijak terhadap BMI yang sedang pulang ke tanah air sering terjadi pemerasana yang dilakukan oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab, disaat tiba di terminal 3 bandara Jakarta. Apa sebenarnya maksudnya, apakah BMI itu hanya akan dijadikan sapi perahan saja? Oh..!!! jangan lakukan itu, seharusnya justru diberi pelayanan serba nyaman dan aman.&lt;br /&gt;Maka, walaupun dengan embel-embel pendidikan yang berbeda-beda tetapi hanya dengan modal nekat akhirnya terwujudnya manusia-manusia kreatif seperti contohnya: Organisasi PDV yang sudah dapat mendirikan pondok pesantren dijateng, meluncurnya buku-buku karya BMI yang dapat menggelitik para sastrawan, dan adanya dakwah-dakwah lainnya yang patut diacungi jempol.&lt;br /&gt;Ini sebagai bukti walaupun hanya sebagai pembantu rumah tangga tapi dapat mengangkat derajat kaum hawa walaupun tidak harus mempunyai embel-embel gelar dibelakang namanya. Kalau menanyakan, kebenarannya bisa dibuktikan melalui surat kabar, internet, atau kasak-kusuk para Ustad yang sudah pernah datang ke Hongkong. Pasti merasa berdecak kagum akan semangat BMI yang berada di Hongkong dalam berjuangannya mengkais rejeki dan dalam perjuangan dakwah.&lt;br /&gt;Kalau dilihat dengan logika memang tidak masuk akal, tapi berkat niat, semangat dan dukungan Pemerintah Hongkong akhirnya bisa terwujud walaupun harus dengan perjuangan yang sangat besar. Ini semua demi harga diri yang selama ini sering jadi fitnahan masyarakat Indonesia sendiri yang masih banyak memendang bahwa BMI itu adalah rendah.&lt;br /&gt;Semoga perjuangan ini tidak akan sia-sia untuk membangun Negara yang sedang sakit jiwa dan rohaninya. Negara tidak akan sakit kalau tidak ada virusnya, maka mari bersatu membasmi virus-virus yang menyakiti Negara. Dengan senyum getir semua BMI menanti belaian kasih dari pemerintah Negara Indonesia untuk member kebijaksanaan dalam melayani BMI. SELALU MENUNGGU KASIHMU NEGARA INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-3896443346872953341?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/3896443346872953341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=3896443346872953341&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3896443346872953341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/3896443346872953341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/gebrakan-bmi-menunggu-cinta-negara.html' title='GEBRAKAN BMI MENUNGGU CINTA NEGARA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4qnYTnBI/AAAAAAAAADk/spkpbWEZjDo/s72-c/demo+BMI4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-49454296481587460</id><published>2007-10-10T15:42:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T11:07:31.181+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>PONDOK RAMADHAN DIBAWAH POHON</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl3WXYTm_I/AAAAAAAAADU/zv6-fd2FlSI/s1600-h/bawh+phn.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl3WXYTm_I/AAAAAAAAADU/zv6-fd2FlSI/s320/bawh+phn.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132264476482182130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Causwabay-Victory park, akad 30/9  digelar pondok Ramadhan oleh gabungan beberapa organisasi. Antara lain: IWAMIC, Al Hidayah, Al Hatayak, dan Mard Atus Sholeha, sebagai tuan rumah adalah IWAMIC kepanjangan dari Ikatan Warga Muslim Indramayu Cirebon sebagai ketuanya adalah  Saudara  Wina,  berdiri pada tanggal 5 Januari 2006  biasa berkumpul setiap minggu di belakang kantin Victory park.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;            Tausyiah pada acara pondok ramadhan disampaikan oleh Ustad Rahmat Syukur dari Kota Garut Jawa Barat,  datang ke hong Kong atas undangan dari KJRI selama satu bulan untuk memberikan makanan rohani pada semua BMI selama bulan Ramadhan. Ustad Rahmat Syukur pada hari ini  mendapat bagian mengisi di gabungan beberapa organisasi tersebut. Suasana hangat  dan disambut  dengan  senyum sumringah oleh jama’ah yang hadir.&lt;br /&gt;           Tujuan acara pondok Ramadhan gabungan dari beberapa organisasi ini selain untuk bershulahturami juga untuk mempererat rasa persaudaraan dalam berjihat menyuarakan kebenaran dan pentingnya menjaga iman saat jauh dari sanak saudara. Begitu juga  untuk membentengi diri dari godaan setan  atau supaya tidak  terjebak oleh kehidupan bebas  di Hong Kong. &lt;br /&gt;            Dibawah pohon yang rindang dan sejuk, Ustad Rahmat Syukur memberikan tausyiah tentang bagaimana ibadah yang benar disaat berada di negara orang hampir penduduknya non muslim. Walaupun tempatnya  terbuka dan berisik dengan bermacam-macam suara dari beberapa organisasi lainnya kebetulan juga belajar tari tradisional dan sholawat, tapi tidak membuat gentar semua jama’ah untuk tetap konsentrasi mendengar tausyiah disiang itu.&lt;br /&gt;           Dengan tausyiah yang diselingi swara merdunya Ustad Rahmat syukur dalam senandung sholawatnya semakin melengkapi dan membuat semua jema’ah  antusias untuk membahas segala apa yang disampaikan  tentang betapa pentingnya ibadah mendekatkan diri pada Allah Swt. Tidak disangka  Ustad yang  ramah ini tidak hanya mempunyai suara yang enak didengar tetapi juga dapat membuat jama’ah tertawa dengan kocak  candanya disela-sela tausyiahnya. &lt;br /&gt;           Acara pondok Ramadhan dimulai pukul 10.00 pagi  hingga siang mendekati sholat dhuhur. Acara sebelum ditutup disambung dengan  tanya jawab tentang masalah-masalah  yang  dihadapi oleh jama’ah.  Pak Rahmat Syukur menyambut semua pertanyaan yang diajukan dengan cara bergilir. Juga dengan senang dan sabar  menjelaskan semua  jawaban untuk memuaskan semua  jama’ah. Hingga acara ditutup tepat pukul 01.00  siang.&lt;br /&gt;           Selesei acara ditutup, sambil menunggu jama’ah ambil air wudhu untuk mengikuti sholat berjama’ah dengan Ustad. Kesempatan itu diambil  oleh Iqro untuk  wawancara dengan Pak Ustad Rahmat Syukur. Dalam pesannya pada seluruh BM saat wawancara agar jangan meninggalkan sholat selama di Hong Kong. Begitu juga Ustad Rahmat menghimbau agar supaya  tidak hanya kalangan BMI saja yang mendapat tausyiah. Tetapi dari pihak KJRI dan agen yang ada di Hong Kong  juga harus mendapatkan tausyiah. Karena dengan begitu, pihak agen atau KJRI supaya tahu hak-haknya seorang BMI tentang ibadah di rumah majikan. Sehingga disaat mau tanda tangan kontrak pihak majikan diberi tahu tentang hak-haknya BMI untuk tetap melaksanakan ibadah, sholat.&lt;br /&gt;Memang dalam hal ini sangat sulit diawalnya untuk menjelaskan pada pihak majikan. Tapi apa salahnya kalau dicoba dengan memberikan sedikit arti pentingnya ibadah itu kepada majikan. Juga diberitahukan bahwa dengan ibadah bagi BMI akan memberi kesegaran sehingga dapat bekerja dengan rajin dan semangat.&lt;br /&gt;          Pak Rahmat Syukur juga merasa kagum dan ikut bangga dengan semangatnya BMI yang ada di Hong Kong,  disela kesibukannya bekerja di rumah majikan masih bisa berjihat di jalan Allah untuk menegakkan kebenaran. Terakhir wawancara dia juga menyarankan kepada semua BMI agar jangan boros,  dan tidak tinggalkan  sholat karena sholat adalah tonggak pondasi iman kita supaya selalu dekat  dengan Allah Swt.&lt;br /&gt;( Niswa Maqhia Ilma )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-49454296481587460?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/49454296481587460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=49454296481587460&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/49454296481587460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/49454296481587460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/pondok-ramadhan-dibawah-pohon_10.html' title='PONDOK RAMADHAN DIBAWAH POHON'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl3WXYTm_I/AAAAAAAAADU/zv6-fd2FlSI/s72-c/bawh+phn.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-6124129003052587885</id><published>2007-10-10T13:56:00.000+01:00</published><updated>2007-10-10T15:48:04.891+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makanan instan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>HATI-HATI DENGAN TEH CELUP</title><content type='html'>Disaat hujan gerimis, sore-sore sambil menunggu sholat magrib paling enak minum tie/teh sambi makan pisang goreng. Apalagi tehnya berupa teh celup, selain praktis dan disaat minum tidak merasa terganggu dengan ampas tehnya juga nikmat. Selain itu, menurut kesehatan teh sangat baik untuk tubuh, apalagi bila kita bisa meminum satu atau dua gelas setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Bahkan, entah berapa macam teh yang menyebar ditanah air, mulai dari bermacam merek dan bahannya, dari daun teh dan ada juga dari bunga melati atau bunga mawar. Selain banyak merek juga cara kemasan tehnya pun bermacam-macam bentuknya untuk mengejar pasaran. Terutama mengejar pasaran kota-kota besar , yang membutuhkan segala sesuatu serba praktis dan mudah untuk diminum dan merasa tidak terganggu dari ampas teh.&lt;br /&gt;Tetapi perlu kita ketahu dampak negatif dari teh celup yang sudah menyebar ditoko-toko. Disaat aku baca di milis FC, disitu telah diposting tentang dampaknya teh celup dan kertas bungkus makanan. Karena apapun barang yang berupa dari kertas perlu kita waspadai, terutama kertas untuk bungkus makanan. Maka, disini akan saya tuturkan tentang bahayanya kertas bila untuk membungkus makannan.&lt;br /&gt;Pada dasarnya, kertas atau kain itu mengandung bahan kimia yang sangat membahayakan bagi tubuh kita. Sebab, bahan kimia itu berupa chlorine, ini sesuai penyelidikan yang dilakukan oleh LSM lingkungan kesalah satu pabrik kertas. Ternyata kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman, kemudian supaya kertas menjadi putih, diperlukan campuran sejenis bahan pengelantang ( jenis baycline ) senyawa, chlorine mengandung kekuatan sangat keras dan mengandung zat kimia berbahaya.&lt;br /&gt;Bila bahan kimia chlorine sering masuk dalam tubuh, maka syaraf kita paling utama yang akan diserang. Bahkan bagi seorang wanita yang tubuhnya telah banyak dijadikan sarang zat ini kemungkian besar saat hamil akan mengakibatkan keturunan menjadi cacat. Dan, masih banyak lagi dampak negatif dari bahan kimia yang bernama chlorine ini. Bahkan dapat mengakibatkan mental terbelakang, dan kangker.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kain kita juga harus waspada karena sama-sama memiliki serat. Untuk menguji kebenarannya, disaat kita masuk dalam ruang gelap seperti diskotik, pap malam atau studio foto perhatikan kertas tissue yang kita bawa. Apabila tissue tersebut mengeluarkan cahaya disaat kena sinar ultraviolet dari lampu berarti mengandung chlorine tinggi.maka berhati-hatilah membeli tissue atau kertas bungkus makanan. Ini semua demi kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;Alangkah baiknya belilah tissue yang ada label depkesnya, memang sih mungkin akan lebih mahal. Tapi, kita juga harus menjaga tubuh kita terhindar dari racun yang melebihi racun serangga. Selain itu kesehatan itu lebih mahal dari pada harga tissue atau kertas bungkus makanan.&lt;br /&gt;1. Jadi, saya tekankan apabila suka minum teh hitam, teh hijau atau teh bunga yang seharusnya untuk kesehatan tubuh, tapi, karena kertas bungkusnya mengandung racun sehingga membuat tubuh kita tidak sehat, sehingga semakin banyak penyakit. Maka, alangkah baiknya kembali saja minum teh tubruk, tapi kalau memang sulit mendapatkan, dan pakai teh celup tapi jangan sampai direndam sampai 4-5 menit. Sebab, bungkus teh yang direndam air panas terlalu lama, maka bahan zat chlorine akan ikut larut bercampur baur dalam teh. Kemudian setelah kita minum zat kimua dan teh akan ikut masuk dalam tubuh.&lt;br /&gt;Maka, bagi yang suka merokok alangkah baiknya kembali saja merokok menggunakan klobot ( dari kulit jagung ), kalau perlu tidak usah merokok demi kesehatan tubuh dan keamanan dompet dari penyakit t kantong kering. Silahkan menguji coba akan kebenarannya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-6124129003052587885?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/6124129003052587885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=6124129003052587885&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6124129003052587885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/6124129003052587885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/hati-hati-dengan-teh-celup.html' title='HATI-HATI DENGAN TEH CELUP'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-1955499591870320293</id><published>2007-10-10T13:53:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T11:05:12.785+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>MILAD 1 MAJELIS TAKLIM CAB, TAI PO</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl20HYTm-I/AAAAAAAAADM/ZMW9m48f2do/s1600-h/roma+irama.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl20HYTm-I/AAAAAAAAADM/ZMW9m48f2do/s320/roma+irama.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132263888071662562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By: Niswa Maqhia Ilma&lt;br /&gt;Chai wan- akad ( 2 /9) telah di gelar acara pengajian akbar dalam rangka milad pertama Majelis Taklim cabang Tapi po dengan mendatangkan penyanyi dangdut kondang dari Jakarta yaitu Bapak H. Roma Irama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Dalam miladnya Majelis Taklim cabang Tai Po yang pertama ini telah mengambil tema meyambut bulan suci Romadhon 1428 H. Dengan adanya pengajian ini berharap untuk saling memperarat shulaturomi antar sesama muslimah yang ada di Hongkong. Begitu juga untuk mengingatkan kepada seluruh umat untuk menyiapkan hati dalam menyambut Romadhon.&lt;br /&gt;Acara pengajian ini di bagi menjadi dua sesi, karena dilihat dari kapasitas gedung yang kurang mampu menampung para jemaah yang datang. Dalam acara pengajian kali ini dapat menarik para jemaah kurang lebih 2500 jemaah. Sehingga membuat para panitia bekerja serba cepat untuk memberikan pelayanan dengan sebaik mungkin kapada jemaah.&lt;br /&gt;Jemaah yang hadir sangat antusias dan menikamati dengan seksama segala tausyiah yang disampaikan Bapak Haji Roma yang penuh makna dan membawa manfaat bagi jemaah. Selain kerinduannya dengan tausyiahnya juga kerinduannya dengan suara dalam mendendangkan lagu-lagunya yang bernuansa dakwah. Begitu juga pengakuan yang di sampaikan oleh beberapa jemaah, bahwa sangat senang dan berharap Pak Haji Roma sering hadirkan di Hongkong.&lt;br /&gt;Begitu juga yang di sampaikan oleh Sdr. Fatmawati A.F sebagai ketua Majelis Taklim cabang Tai po, bahwa pengajian kali ini, selain ucapan syukur kepada Allah dan ucapan terima kasih kepada semua teman-teman telah mendukung berdirinya Majelis Taklim, pada tanggal 9 september 2006 hingga kini. Dan mengharapkan dukungan penuh dari semua teman-teman yang ada di Hongkong supaya Majelis Taklim cabanag Tai po semakin sukses dalam berdakwah.&lt;br /&gt;Menurut tutur dari ketua Majelis Taklim cabang Tai po sendiri yaitu Sdr. Fatmawati, bahwa hasil dari pengajian ini akan digunakan untuk membuka yayasan ex nakerwan yatim piatu di daerah Malang Jawa Timur. InsyAllah yang akan didirikan pada bulan syawal nanti. Maka mengharap doa akan kelancaran pembanguan.&lt;br /&gt;Di akhir acara, Sdr. Fatmawati selaku ketua dan mewakili dari keluarga besar Majelis Taklim Cabang Tai Po mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan permohonan maaf bila acara pengajian kali ini tidak dapat memberikan kepuasan para jamaah, disebabkan waktunya Bapak Haji Roma yang tidak dapat tinggal lama di Hongkong.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-1955499591870320293?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/1955499591870320293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=1955499591870320293&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1955499591870320293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/1955499591870320293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/milad-1-majelis-taklim-cab-tai-po.html' title='MILAD 1 MAJELIS TAKLIM CAB, TAI PO'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl20HYTm-I/AAAAAAAAADM/ZMW9m48f2do/s72-c/roma+irama.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-7701153262161303312</id><published>2007-10-10T13:48:00.000+01:00</published><updated>2007-11-13T11:10:49.859+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN CINTA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4InYTnAI/AAAAAAAAADc/a9_rEuWaqlk/s1600-h/Istri+pak+gus+dur.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4InYTnAI/AAAAAAAAADc/a9_rEuWaqlk/s320/Istri+pak+gus+dur.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132265339770608642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By: Niswa Maqhia Ilma&lt;br /&gt;Momen Ramadhan bukan sekedar bulan yang suci dan penuh berkah, tetapi bulan untuk menggodokan iman. Bulan suci hanya sekali dalam setahun ini selain dimanfaatkan untuk duniawi dalam usaha bisnis juga dianggap bulan istimewa bagi orang yang semangat memperbaiki diri. Tapi, bila bulan Ramadhan hanya dilalui dengan menahan lapar dan tarawih yang bersifat ritual tidak akan dapat menjadikan kesan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Bahkan, banyak umat muslim menunggu bulan Ramadhan seperti sedang menunggu mempelai laki-laki datang pada mempelai perempuan. Bermacam-macam persiapan dilakukan mempelai perempuan supaya tidak mengecewakan pihak laki-laki. Dengan cara mempercantik diri, memakai wawangian, menggunakan baju terbagus dan masih banyak lagi yang perlu disiapkan.&lt;br /&gt;Lalu persiapan apa untuk menyambut Ramadhan yang penuh berkah ini? Tentu umat muslim akan melakukan sama halnya seperti yang dilakukan mempelai perempuan saat menanti mempelai laki-laki. Jauh sebelumnya pasti sudah mempersiapkan iman untuk tetap istiqomah dalam ibadah, memperbanyak zikir, mengingat kembali kesalahan yang sudah dilakukan untuk dijadikan pelajaran untuk kedepannya supaya tidak terulang kembali.&lt;br /&gt;Dalam proses peningkatan ketakwaan memang tidak perlu menunggu disaat bulan Ramadhan atau bulan puasa. Setiap hari seharusnya manusia berintropeksi diri agar dihari kedepannya menjadi lebih baik. karena ketakwaan seseorang itu tidak dilihat saat bulan puasa saja tetapi kehidupan sehari-hari itu ketakwaan orang sangat terlihat jelas.&lt;br /&gt;Sungguh besar berkah karuniaNya kepada umat muslim yang jauh-jauh sebelumnya sudah mempersiapkan bulan suci ini dengan mempersiapkan hati supaya bersih dapat terkendali oleh hawa nafsu setan. Karena dengan begitu dapat mempersiapkan kebersihan hati supaya dapat menjalankan ibadah puasa dengan hati iklas danpa beban.&lt;br /&gt;Lalu bagaiamana pendapat beberapa BMI yang ada di Hongkong tentang bulan Romadhan. Ada beberapa berpendapat bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang paling istimewa. Jadi sebelum Ramadhan datang sudah mempersiapkan program-program kegiatan untuk mengisi malam-malam yang penuh dengan berkah dengan kegiatan-kegiatan baik.&lt;br /&gt;Tetapi, ada juga beberapa teman yang berpendapat bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang suci dan bulan pengampuan. Maka, dijadikan untuk intrupeksi diri, segala kesalahan yang dilakukan sebelum bulan Ramadhan datang. Sehingga banyak beranggapan bahwa bulan ramadhan bulan bersejarah. Sebab, bulan Ramadhan telah melahirkan banyak makna dan arti bagi umat muslim.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana cara menjaga supaya bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini dengan bersih? Dari hasil pendapat beberapa teman, bahwa dengan banyak berzikir, ihktifar, membaca Al’quran dan bersholawat akan mampu menghancurkan bujukan setan kepada kita untuk berbuat dosa. Pendapat inilah yang selama ini dijadikan senjata untuk mengusir godaan selama menjalankan puasa di negara Hongkong yang mayoritas non muslim penduduknya.&lt;br /&gt;Semoga Allah selalu menjaga umatnya yang Istiqomah dalam menjalankan ibadah dengan khusuk dan iklas. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah teman-teman seperjuangan. Amin…amin… yarobal alamin.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-7701153262161303312?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/7701153262161303312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=7701153262161303312&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7701153262161303312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/7701153262161303312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/menyambut-ramadhan-dengan-cinta.html' title='MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN CINTA'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/Rzl4InYTnAI/AAAAAAAAADc/a9_rEuWaqlk/s72-c/Istri+pak+gus+dur.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5628327008417212982.post-5830587636651666880</id><published>2007-10-10T04:36:00.000+01:00</published><updated>2007-10-10T15:55:06.526+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Penguna Narkoba, Terancam Disfungsi Seksual</title><content type='html'>Narkoba mengakibatkan kecanduan yang sulit diatasi karena adanya withdrawal syndrome yang dikenal sebagai “sakauw”. Belakangan ini penyalahgunaannya semakin luas dikalangan masyarakat, baik muda maupun tua. Banyak alas an dikemukakan, dari sebagai gaya hidup, dibujuk orang lain agar tergantung dan penjadi kemudian pelanggan tetap, sebagai pelarian dari masalah, dan belakangan popular anggapan narkoba bisa meningkatkan fungsi seksual. Anggapan itu tidak terbukti, sebaliknya dapat merusak fungsi seksual dan organ tubuh yang lain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ada beberapa golongan Narkoba; narkotika (opiat, candu), halusinogenik (ganja atau mariyuana), stimulan (ecstasy, shabu-shabu), depresan (obat penenang). Masing-masing memiliki efek sendiri-sendiri terhadap penggunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opiat yang menghasilkan heroin atau putauw menimbuat perasaan pengguna seperti melayang, enak atau senang luar biasa (euforia). Ganja atau mariyuana (kelompok halusinogenik) akibatkan timbulnya halusinasi, sebagai pengguna tampak senang berkhayal. 40 – 60% pengguna melaporkan efek samping yang tidak menyenangkan seperti muntah, sakit kepala, tremor, otot terasa lemah, bingung, cemas, ingin bunuh diri dan lain-lain. Sementara zat stimulant (ecstasy, shabu-shabu), zat terkandung di dalamnya merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan rangsangan fisik dan psikis. Pengguna ecstasy bersemangat tinggi, selalu gembira, ingin bergerak terus, sampai tak ingin tidur dan makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyalahgunaan narkoba mengakibatkan gangguan fisik dan psikis. Semua tergantung jenis narkoba yang dipakai, cara penggunaan dan lamanya penggunaan. Gangguan itu yang terjadi antara lain; kerusakan otak, gangguan hati, ginjal, lambung, paru/pernafasan, jantung dan pembuluh darah, penularan HIV/AIDS melalui jarum suntik yang dipakai bergantian, kelumpuhan otot, gangguan neurologis, kehamilan, kelainan hormon, dan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara gangguan psikisnya adalah; sikap yang apatis, euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku sampai mengalami sakit jiwa.&lt;br /&gt;Akibat fisik dan psikis adalah kurang bisa berhubungan sosial dengan orang lain, merugikan orang lain, contoh : perkelahian, kecelakaan lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganggu Fungsi Seksual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini dijelaskan pengaruh Narkoba terhadap fungsi seksual dan reproduksi. Heroin : walaupun menimbulkan euforia, tetapi berpengaruh buruk bagi fungsi seksual. Pada pria bias menurunkan kadar hormon testosteron, menurunnya dorongan seks, disfungsi ereksi dan hambatan ejakulasi. Pada wanita menurunnya dorongan seksual, kegagalan orgasme, terhambatnya menstruasi, gangguan kesuburan, mengecilnya payudara dan keluarnya cairan dari payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariyuana : Selain menimbukan halusinasi berakibat buruk pula bagi fungsi seksual.Pada pria, bisa membuat ukuran testis atau buah pelir mengecil. Menurunnya kadar hormon testosteron, pembesaran payudara pria, dorongan seksual menurun, disfungsi ereksi, gangguan pada sperma. Sementara pada wanita bias mengakibatkan gangguan pada sel telur, hambatan menjadi hamil/ terhambatnya proses kelahiran, dorongan seksual menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ecstasy : Sifat stimulannya membuat pengguna terus bersemangat tinggi, gembira, ingin gerak terus. Meskipun menimbulkan pengaruh merangsang, tetapi tidak timbulkan efek positif bagi fungsi seksual. Ecstasy meningkatkan pelepasan neurotransmitter dopamin didalam otak, yang kemudian merangsang perilaku seksual dan bias mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk mengontrol perilaku seksual. Pengguna jadi berani melakukan hubungan seks tanpa pikirkan resiko yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresan (obat penenang) : dapat pula berakibat buruk terhadap fungsi seksual. Penggunaan barbiturat menyebabkan gangguan metabolisme testosteron dan estrogen. Pada pria bisa menurunkan dorongan seksual dan disfungsi ereksi. Pada wanita mengakibarkan gangguan menstruasi, dorongan seksual menurun dan sukar mencapai orgasme. (NIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5628327008417212982-5830587636651666880?l=ilma-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ilma-site.blogspot.com/feeds/5830587636651666880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5628327008417212982&amp;postID=5830587636651666880&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5830587636651666880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5628327008417212982/posts/default/5830587636651666880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ilma-site.blogspot.com/2007/10/dr-westi-indriawan-penguna-narkoba.html' title='Penguna Narkoba, Terancam Disfungsi Seksual'/><author><name>Ilma Agustin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12940807172163450370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_x11wTkM1OHc/S9kWvExwaWI/AAAAAAAAALE/RdmhmQlakIA/S220/DSC00387.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
