Tampilkan postingan dengan label Menunngu Cinta Negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menunngu Cinta Negeri. Tampilkan semua postingan

BICARA SAJA TIDAK CUKUP

Menjelang tahun 2009, beberapa penulis BMI mulai merangkak mengibarkan bendera untuk bersaing dengan penulis di Indonesia. Menyebarkan tulisannya di beberapa media massa atau internet langkah awal untuk menunjukkan bahwa BMI Hongkong benar-benar mempunyai talenta kepenulisan yang bagus. langkah ini untuk mendongkrak bahwa penulis BMI tidak kalah dengan penulis lainnya. Dengan upaya itu setidaknya masyarakat atau pemerintah tahu bahwa ada hal kecil yang harus menjadi perhatian mereka. Melalui blogspot, Mp, menerbitkan buku jalan termudah untuk mendongkrak populeritas supaya dikenal oleh masyarakat. Dengan harap ada setitip perhatian khusus hingga memberikan waktu luang untuk mendengarkan keluh-kesah pahlawan devisa Negara. BMI ingin membuktikan telenta yang dimiliki dapat berkembang meskipun hidup di Negara orang. Juga upaya tidak dipandang rendah oleh masyarakat karena pekerjaannya yang hanya sebagai pembantu rumah tangga.
“Babu menerbitkan buku? Pertanyaan ini akan selalu menggelitik bagi orang berseragam, kerjanya duduk nangkring depan computer sambil merokok tiap bulan gaji datang karena rasa tidak percaya. Itu semua langkah awal yang dilakukan BMI untuk tetap memperjuangkan harga dirinya di mata masyarakat menganggap rendah hasil sastra BMI. Kasak-kusuk BMI akan membuktikan suatu gebrakan baru yang dapat menjadikan perhatian semua kalayak, terutama pemerintah.
Pena senjata yang tajam untuk menuangkan jeritan hati pejuang devisa selama di Hongkong. Untuk membuka hati orang-orang yang tidak bisa menghargai hasil jerih payah pahlawan devisa. Karena jelas banyak bukti media yang membeberkan bagaimana oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab telah memeras BMI yang pulang dengan berbagai alasan. Lalu dimana rasa pedulinya pemerintah dengan hal ini? Mungkin pertanyaan yang basi diungkapkan lagi karena ketidak pastian untuk menjawab.
Dukungan dari pemerintah sangat diharapkan demi berkembangnya penulis BMI. Hingga dapat mendongkrak kemajuan penerus-penerus bangsa yang terhimpit biaya hingga harus lari ke Negara orang demi sesuap nasi. Tidak heran kalau banyak pahlawan devisa kurang puas dengan pelayanan pemerintah yang seolah mengganggapnya sebagai sapi perah. Sedangkan tuntunan dari BMI tidak pernah diperdulikan. Bermimpi pemerintah menyemponsori penulis BMI untuk mengadakan gebrakan-gebrakan dengan keahliannya sangatlah kecil harapannya.
Gebrakan lama tentang terbitnya buku-buku dari hasil karya sastra BMI sudah menyebar. Bila saat ini dibahas lagi jelas sudah basi, tapi itu sudah menjadi bukti nyata bahwa sebenarnya banyak penerus bangsa yang meskipun tidak sampai ke jenjang kuliah mempunyai potensi tinggi. Kalau sejenak mau membayangkan bagaimana cara membagi waktu di rumah majikan sampai bisa menciptakan buku sendiri, tidak akan habisnya. Ibarat pepatah kata, modal nekat dan semangat akhirnya menjadi penulis juga.
Masalah penting harus diperhatikan, bagaimana cara menampung penulis-penulis pemula supaya dapat semakin baik dan bermutu kwalitasnya. Hingga saat terjuang langsung bersaing dengan penulis di Indonesia tidak rendah diri. Maka unuk mewujudkan rasa percaya diri ini sangat dibutuhkan dukungan-dukungan pemerintah dan para sastra senior yang sudah sangat di kenal oleh masyarakat.
Bagaimana dengan para penulis BMI sendiri? Tentunya juga mempunyai tanggung jawab besar untuk semakin semangat berkarya mewujudkan suatu cita-cita. Juga semakin meningkatkan kwalitas karyanya supaya layak di nikmati masyarakat karena saingan ketat pasti ada. Gebrakan baru pasti segera hadir tentunya persembahan baru dari BMI untuk mengawali perjuangannya sebagai penulis yang diakui.


[Selengkapnya]

MENUNTUT JASA


Dampak krisi yang terjadi di Hongkong, sebagai korbanya adalah Buruh migran dari berbagai asia yang bekerja di Hongkong. Dengan cara pemotongan gaji dari $ 3720 menjdi $ 3320 jadi seluruh buruh migran harus menyetorkan gajinya berbulan sebesar $ 400 kepada pemerintah Hongkong. Maka, Akat ( 25/5 ) di lapangan rumput Victory park telah di gelar acara panggung terbuka, dimulai dari pukul 10.00 pagi sampai selesei untuk mengawali demontrasi tentang menunut jasa yang sudah di renggut oleh pemerintah Hongkong. Diadakan oleh ATKI dan berkerja sama dengan beberapa organisasi dan di dukung oleh Western Union, Health cames fiest, LPMI, Global.
Dalam acara ini, ATKI mempunyai motto tersendiri untuk menyerukan tuntunan kepada KJRI untuk meminta pembelaan terhadapa anak-anaknya. yaitu,"Satukan Gerakan Majukan Perjuang" sebait motto yang menggambarkan tentang samanya tujuan, dirasaka, dikelukan oleh BMI tentang hak-haknya yang telah dirampas.
Selain menuntut gaji yang sudah terpotong juga, tolak adanya overcharging ( PILAR ) yang biasa diadakan antar pihak agen.
Pentas kebudayaan simbul utama yang akan dijadikan tonggak perjuanga untuk membela kebenaran. Kurang lebih seribu yang hadir memadati lapangan victory untuk ikut menyuarakan segala keluh kesah yang dialami. Pentas seni dari beberapa organisasi telah tapil dengan memukau para penonton. dimana denga adanya panggung terbuka semua BMI boleh memperlihatkan kebolehannya untuk ikut meramaikan acara itu.
Hingga mendekati sholat dhuhur, berhenti sejenak untuk break makan siang. lalau dilanjutkan dengan perjalanan arak-arakan bersama menuju KJRI untuk meminta perlindungan.
Selama perjalanan ke KJRI denga dikawal oleh beberpa polisi yang bertugas untuk menjaga keamanan selama demo berjalan di sepanjang jalan raya menuju KJRI.
Harapan uanga gaji kembali seperti semua sebagai impian yang diharapka setiap yang hadir di acara itu.


[Selengkapnya]

KITA SEMUA SAMA


Dari judul dan foto sangat cocok dan sepadan. kenapa? karena dengan judul " Kita Semua Sama" itu sudah menggambarkan suatu kesaman, begitu juga di dalam foto jelas tampak kalau semua wanita. Tapi, bukan itu yang saya maksudkan. lalu apa? Disini, saya ingin membehas kesamaan yang lain. disaat pembaca sedang mengamati sekilas gambar, jelas kita semua berbeda. Dari mulai bentuk wajah, baju, bentuk tubuh dan berbeda tujuan hidup, juga perbedaan oikiran.
Tetapi kenapa saya masih menggambarkan kalau kita semua sama. Maka, mari kita renungkan atau mencari jawaban kenapa saya tetap keras bilang kalau kita sama.
Jelas, kita sama-sama wanita sesuai foto, mungkin kkeinginannya dalam meniti karier, jelas tidak sama. lalu apanya yang sama. bahwa kita sama manusia biasa banyak kekuranganya. sama dihadapanNya, bahkan meskipun ada artisnya, wanita karier, tetaplah kita sama-sama wanita yang akan melahirkan seorang keturunan.
Betapa indahnya kalau kebersamaan tetap terjalin padu berjalan beriringan menuju ibadahNya. gimana menurut anda...???


[Selengkapnya]

WASPADA TANGAN PANJANG

Akad malam pukul 20.00 WIB ( 27 / 4 ) Victory Park, tempat biasa untuk mangkalnya BMI dengan teman maupun tetangga kampung disaat libur kembali diricuhkan oleh si tangan panjang. Kalau sebelumnya pelaku dan korban sama-sama dari Indonesia, tapi kini pelakunya dari negara lain, Philipina. Lapangan victory park tempat tidak asing bagi orang-orang Indonesia. selain tempatnya luas juga strategis untuk berorganisasi atau sekedar bertemu dengan teman. Sudah bukan lapangan lagi saat hari minggu, tetapi menjadi lautan manusia. Tempat yang rawan dengan pencopetan, karena banyaknya orang yang berlibur. Selain orang Indonesia juga ada penduduk Hongkong yang datang.
Menurut beberapa BMI yang ada didaerah kejadian, bahwa pelakunya sudah memperlihatkan gelagat yang kurang baik. Dengan menenteng tas sambil pura-pura ngobrol telepon jalan mondar-mandir disekitar kejadian. Setelah agak lama jalan, berhenti sambil menurunkan tasnya ke lantai dengan keadaan tetap bicara telepon. Kemudian sambil duduk, dia menyambar tas BMI Indonesia yang sedang asyik ngobrol dengan kedua temannya.
Setelah tas ada ditangannya pergi meninggalkan tempat itu, tapi belum jauh melangkah sudah diketahui kedua teman korban. Dengan cepat mengejar si pelaku dan melaporkan kepada pihak polisi Imigrasi sedang berkeliaran di daerah victory park setiap minggu. Setelah pelaku ditangkat, diinterogasi dengan si korban tidak bisa jawab karena perbedaan bahasa dari itu diketahui kalau dia bukan orang Indonesia.
Pelaku langsung dimasukkan ke kamar gudang dekat kamar mandi victory, sedangkan korban dan temannya diinterogasi oleh pihak berwajib. Selang beberapa menit kemudian korban serta dua saksi temannya dan pelaku dibawa ke kantor polisi. Ini bukan kejadian yang pertama, sudah beberapa kali kejadian pencopetan terjadi daerah kawasan causeway bay dan sekitarnya. karena daerah itu sangat ramai banyak pengunjung setiap minggu.
Causeway bay tempat kumpulnya hiburan-hiburan yang diselenggarakan oleh pihak penduduk Hongkong sendiri juga pihak BMI. Karena sudah menjadi kawasan BMI Indonesia untuk berkumpul atau berorganisasi sehingga si tangan panjang menggunakan kesempatan itu untuk bereaksi. Waspada, harus ditanamkan pada diri sendiri supaya tidak menjadi korban kenakalan si tangan panjang.



[Selengkapnya]

TATAP MUKA SESAMA FANS BLOG

Akad ( 20/4 ) pukul 3.30 dikawasan causcwaybay telah digelar tatap muka dengan sesame fans blog atau Mp. Pertemuan awalnya direncanakan yang hadir dua puluh orang, tetapi karena prakiraan cuaca bahwa hari minggu akan buruk maka yang hadir kurang lebih hanya lima belas orang. Sebagai coordinatornya kali ini adalah Rie-rie cewek manis asal cepu jawa tengah sedangkan Mbak Dian Kristina sebagai tuan rumah. Tujuan pertemuan hari itu belum jelas, karena ini yang pertama dilakukan oleh semua yang hadir. Hingga akhirnya kita berbincang-bincang tentang pengalaman-pengalaman selama mempunyai blog atau mp.
Hingga akhirnya Mbak Dian sebagai tuan rumah memulai suatu ide-ide positif dengan adanya pertemuan itu. Setelah ngobrol ngalor- ngidul akhirnya mendapat satu tujuan yaitu selain menyambung shulaturomi antar pemilik blog dan mp juga bertujuan untuk diskusi seputar kepenulisan juga bagaimana tata cara mengoperasikan blog dan mp, tutur Mbak Dian.
Dengan serentak disambut positif oleh semua yang hadir. Hingga kita saling tukar limu dan pengalaman selama mempunyai blog atau mp sambil diiringi gelak canda teman-teman menggoda Rie-rie yang super genit dan lucu.
Pada tiba akhirnya dengan kesepakan bersama untuk membuat satu blog untuk ajang diskusi tentang apa saja masalah yang dialami. Dan pertemuan tatap muka, semua sepakat akan diadakan sebulan sekali dengan tempat akan ditentukan oleh coordinator yaitu Rie-rie. Pertemuan pertama kali ini hanya membahas tentang kesepakan membuat suatu kelompok ajang diskusi seputar kepenulisan dan tentang mengoperasikan blog dan mp.
Begitu juga dengan pertemuan-pertemuan selanjutkan akan membahas suatu rencana yang baru. tentunya sesuatu yang menjadikan kita lebih pintar dan cerdas memanfaatkan waktu libur dan disaat kita didepan computer.



[Selengkapnya]

24 BMI SEDANG S 2


“Menulis itu mudah dan bertanggung jawab” tema kegiatan sharing kepenulisan atau S2 ( sharing sastra ) yang diadakan oleh beberapa BMI yang ada di Hongkong. Akad ( 1/6 ) di Pondok Fatimah Whai Chai. Sebagai koordiantornya adalah Mbak Ida editor BI ( Berita Indonesia ) yang beredar di Hongkong dengan free. Acara dimulai pukul 11.00 pagi sampai pukul 13.00 lalu break makan siang dan dilanjutkan pada pukul 14.30 hingga selesei. Juga didukung beberapa penulis perwakilan dari media, seperti Koran Suara, Majalah Iqro, Intermezo, penulis lepas, Penulis dari gereja Khatolik dan beberapa penulis pemula. Meskipun hanya beberapa orang hadir mengikuti sharing kepenulisan, acara dapat berjalan lancar, penuh makna dengan adanya kebebasan untuk berekpresi atau bercerita pengalaman-pengalaman beberapa penulis yang sudah dapat menerbitkan sebuah buku dan terjun langsung di media.
Tujuan diadakan sharing ini untuk menggali minat menulis dan menanam calon penulis dari kalangan BMI hingga menelurkan penulis-penulis baru. Dan juga memberi suport bagi penulis lama supaya semakin semangat berkarya menciptakan sebuah karya sastra berbobot. Dengan adanya ini, berharap hubungan para penulis-penulis BMI Hongkong semakin erat bersatu dan berjuang dalam bidang kepenulisan.
Meskipun dadakan, acara sharing ini dapat memancing semangat baru bagi penulis lama dan penulis pemula untuk saling mendukung. Bila semua mempunyai satu tujuan yang sama untuk mengembangkan bidang kepenulisan, maka akan terjadi menyebaran virus bakat dan minat dalam bidang kepenulisan kepada yang lainnya untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.
Acara ini didukung oleh Bapak Yan yang menangani dalam bidang kejaksaan ( KJRI ) sehingga semakin lengkap untuk dipadu padankan dengan kepenulisan. Alasannya, karena Pak Yan juga memberikan suatu pemahamanan tentang etika menulis yang bertanggung jawab dan berhubungan dengan undang-undang perlindungan hak cipta atau pencemaran nama baik. Maka dengan adanya Pak yan juga sebagai pendukung bagi BMI untuk tetap menggerakkan penanya.
Pak Yan juga menjelaskan hokum baru tentang pencemaran melalui media internet yang sudah dikeluarkan pada bulan April 2008 dan belum dicantumkan tanggal dan nomer induk karena masih dalam penanganan pemerintah. Sehingga tidak akan terjadi suatu permasalahan tentang kepenulisan. Maka memberikan suatu dukungan untuk menjadi penulis yang bertanggung jawab sangatlah perlu supaya tidak terjadi Sesutu yang tidak diinginkan oleh pihak-pihak terntu.
Di sini pak Yan berharap kepada seluruh penulis BMI untuk bersatu berjuang menegakkan kebenaran tanpa memandang agama dan golongan. Karena pada dasarnya semua tujuangnya sama, untuk memberikan segala informasi yang ada kepada semua pembaca media-media atau dengan sebuah karya sastra lainnya.
Maka, sangat dibutuhkan hal-hal demikian untuk memacu kembali penulis yang ada dan juga semakin melebar wadah untuk teman-teman yang mempunyai bakat menulis tapi tidak tahu bagimana cara mengekpresikan tulisannya itu menjadi manfaat bagi orang lain. Karena pada dasarnya hasil karya tulis dapat membuat orang lain mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dan juga dapat memberikan pencerahan bagi pembaca.
Semangat berjuang dalam pena untuk menegakkan kebenaran dan memberikan informasi untuk para kalayak masyarakat. Pena lebih tajam ( kata Ukhti Aliyah ) motto yang penuh makna besar.




[Selengkapnya]

CINTA

Cinta adalah menempati satu angka perangkaan fitrah manusia. Tanpa nilai cinta yang berdenifisis sebagai letusan rasa orbit naluri kearah mengenali satu obyek dengan penghayatan hakikat dan kewujutannya akan membuntutkan tumbuh besar manusia.
Aneka kesenian cinta yang didasari runtutan fitrah tanpa dicabul oleh hawa syahwat merupakan logo kedamaian, keamanan dan ketenangan. Namun cinta seringkali diperalatkan untuk menguasai kegairahan nafsu dan kebejatan iblis laknatullah. Demi kemakmuran manusia sejagat, kita mesti menangani fenomena cinta dengan nilai fikrah yang suci dan iman komited kepada Allah.
Permasalahan cinta dihadapi secara serius oleh umat Islam hari ini. Pertumbuhan antara cinta hakiki dan cinta palsu menyebabkan umat Islam menghadapi dilema perasaan yang kronik. Krisis cinta palsu telah memapah umat Islam ke medan pertembuhan yang memusnahkan etika dan sosial.
Bahkan konon sekarang ini yang terjadi banyaknya pasangan muda sudah mengikuti gaya kebaratan dengan mengagungkan bahwa pada tanggal 14 Pebruari sebagai hari kekasih. Padahal dalam islam tidak ada hal demikian, cinta ada suatu rasa hati yang cuci dalam menguaraiannya. Banyak manusia belum jelas akan cinta yang benar dalam mencurahkan rasa cinta.
Ada suatu cerita mengenai contoh ungkapan karena rasa cinta yang tumbuh hingga berani berkorban. Pertama, seorang istri minta cerai pada suaminya karena rasa cintainya pada suami dan anak-anaknya. Kedua, seorang kekasih (laki-laki) memutuskan tali kasih karena rasa cinta yang sangat besar.
Dari kedua cerita diatas, pasti kita akan membuat bertanya-tanya. Kenapa? Sebab kalau mencintai kenapa justru minta bercerai atau meninggalkannya. Seharusnya tetap bersatu supaya cinta dapat tersalurkannya. Pasti kita akan tanda tanya saat membaca sepintas saja, lalu bila mendapat penjelasannya, apakah pembaca akan bertinda demikian?
Dalam dua cerita diatas, seorang istri minta bercerai karena cinta pada anak, sebab si ibu tidak ingin atau tidak rela kelak anaknya mengikuti jejak ayahnya sebagai pemabuk dan penjudi. Karena seorang ayah tidak memperhatikan bagaimana perkembangan mental si anak bila setiap hari melihat pemandangan yang seharusnya si anak tidak melihatnya. Kemudian yang dua, seorang pacar (laki-laki) memutuskan kekasihnya karena cinta. kenapa? Sebab takut berbuat sesuatu yang dilarang agama maka lebih baik menghindarinya sebelum terjadi. selain itu dalam islam jelas tidak ada pacaran.
Semoga Allah memberikan ganjaran terhadap usaha yang kecil ini dalam membersihkan jiwa pemuda-pemuda dari sebarang permainan perasaan yang hanya akan menyesatkan fikiran.
Bagaimana kududukan cinta dalam pandangan islam?
Apakah islam sangat membenci cinta? tentu tidak. Tapi justru islam memandang tinggi akan kedudukan cinta yang tumbuh dalam naluri/ perasaan pada setiap manusia. namun cinta mendapat penjagaan yang sangat ketat dalam islam supaya tidak merusak jiwa manusia itu sendiri.
Islam meletakkan cinta tertinggi dalam diri manusia adalah cinta kepada Allah. Tanpa cinta kepada Allah yang murni perlakuan hamba tidak akan bersahaya. Kemudian sebagai tunjangan kehidupan manusia adalah bila dapat mengenali dan menyintai menciptanya. Sinaran cinta akan mendorong bertindak iklas dalam mengabdian diri kepada Allah dan menghasilkan iman yang mantap. Seperti sabda firmannya:
“( walaupun demikian), ada juga diantara manusia yang mengambil selain dari Allah( untuk menjadi) sekutu-kutu(Allah), mereka mencintainya, (memuja dan mentaatinya) sebagaimana mereka mencintai Allah; sedang orang-orang yang beriman itu lebih cinta (taat) kepada Allah….” (surat Al- Baqarah ayat : 165)
Memiliki cinta murni kepada Allah adalah sebagai kebanggan kita sebagai hambaNya. Bahkan untuk mendapat cinta dari Allah kita harus bisa mendahulukan pengorbanan yang sangat mahal untuk meraihnya. Sebab, tidak semua manusia akan dapat menikmati betapa indahnya mendapat cinta Allah tanpa ada perjuangan untuk meraihnya.
Bagaiamana dengan pembaca semua? apakah juga ingin menikmati indahnya cinta dari Allah? Kalau kalian menjawab iya, maka mulai sekarang berjuang dengan hati iklas lilahi ta’ala untuk mendapatkannya. Terutama harus berdasar dalam tatanan di jalanNya. Semoga pembaca semua dapat meraihnya. Amien.

[Selengkapnya]

Tayangan Kurang Mendidil

Disaat saya keliling ke blog-blog, saya menemukan sebuah artikel yang juga mengupas tentang tayangan televise tanah air semakin bobrok. Saat itu, saya sempat mengelus dada. Benarkah demikian yang terjadi tanah airku tercinta? Selama tujuh tahun saya tidak melihat langsung tayangan televise di tanah air. Kalau memang demikian, sungguh rasa kwatir akan menjalar dalam hati. Dunia semakin tua, begitu juga kecanggihan alat tecnologi semakin maju saling bersaing. Keadaan tidak membuat semakin maju untuk berpikir melainkan semakin banyak menggunakan kemajuan untuk berbuat seenaknya. Seperti yang terjadi didunia perfilman atau sinetron yang semakin banyak mengupas tentang cinta dan kenakalan pelajar yang seharusnya tidak terlalu diperlihatkan.
Meskipun saya tidak melihat secara langsung, tapi banyak DVD atau VCD yang menyebar hingga ke Hongkong tentang sinetron-sinetron tanah air. Setelah aku bandingkan dengan sinetron penampilan layar televise di Hongkong sangat berbeda. Banyak tayangan televise Hongkong yang mendidik dan juga hampir tidak ada tayangan sinetron percintaan hingga sampai melakukan zina.
Banyak aku lihat sinetron-sinetron di Indonesia masih sekolah SMA sudah memakai kendaraan roda empat saat berangkat sekolah. Aduh, seolah kalau penduduk Indonesia sangat kaya-kaya sekali hingga setiap insane mempunyai kendaraan roda empat. Padahal kenyataan mengatakan banyak anak-anak yang putus sekolah karena tidak ada biaya. Bahkan banyak pula anak-anak yang sudah beradu nasib dengan meminta-minta.
Bagaimana bila penerus bangsa semakin bobrok karena ulah orang-orang yang kurang memperhitungkan nasib bangsanya. Tentu akan membuat Negara semakin tertinggal dengan Negara lain. Kalau boleh cerita, sinetron yang ada di Negara Hongkong selalu mengupas tema yang tujuannya mendidik masyarakatnya. Bahkan aku juga jarang melihat remaja kulihan atau sekolah SMA pacaran sampai melakukan adegan ciuman atau sex.
Kebanyakan sinetron di Hongkong mengupas tentang dunia pekerjaan. Contohnya: tentang seluk beluk kedokteran/ rumah sakit, tentang kepolisian/tata cara mengatasi kejahatan, atau tentang hokum dan masih banyak lagi. Bahkan aku mengetahui banyak tentang tata cara kerja seorang pengacara, hakim, dokter, maupun kepolisian juga dari sinetron-sinetron yang ditayangkan televise Hongkong..
Bahkan, yang membuat aku semakin tertarik melihat sinetron Hongkong bila temanya tentang bisnis atau perdagangan. Yaitu tepak terjang supaya sukses dalam aminberdagang. Kalau Hongkong bisa menciptakan sinetron mendidik mengapa Indonesia tidak bisa. Saya yakin bisa, tapi entah kapan terwujud. Semoga deh, tulisanku ini dibaca seorang sutradara atau seorang yang membuat sinetron sehingga mau mewujudkannya.
Kuharap jangan membuat penerus bangsa semakin bobrok karena ikut-ikutan sinteron yang mengupas kenakalan atau kebebasan remaja dalam percintaan. Ya, semoga terbuka buat para remaja untuk tidak mencontohnya. Amien.

[Selengkapnya]

GEBRAKAN SASTRA BURUH MIGRAN

Minggu pagi hingga malam, hari padat dengan aktifitas rutin. Bila pagi dari rumah tujuan utama ke kantor majalah iqro untuk melayani distributor. Bila sudah agak sepi, baru menuju pertemuan rutin FLPHK untuk diskusi tentang kepenulisan. Aktifitas ini aku ikuti rutin tiap minggu, tapi kadang bila ada acara pengajian aku juga bantu liputan berita untuk majalah iqro.

Siang itu, menepati janji dengan temanku untuk bareng menuju pertemuan flphk. Setelah aku telepon ternyata dia sudah menunggu di taman victory dekat pintu masuk. Akhirnya segera aku menuju tempat itu, baru jalan bareng ke flp. Dari jauh kulihat wajah temanku tidak seperti biasa, begitu ceria sekali. Pasti ada kabar baik dari anaknya yang ada di Indonesia.

Ternyata, dugaanku salah. Dia bilang kalau buku kumcer ku maupun dia tidak akan lama terbit. Antara percaya dan tidak yang menari dalam pikiranku. Sebab, dari pihak editor tidak mengimpormasikan apa-apa pada diriku saat ngobrol lewat chat. Bahkan, dia dapat kabar juga dari temannya yang juga temanku berada di Indonesia. aku jadi bingung dengan apa yang dikatakan padaku.
Setelah dijelaskan secara gamblang, baru aku paham. Bahwa temanku di Indonesia bernama ( Ir ) melihat dari kompas. Kemudian temanku Ir menuruh temanku di Hong Kong ( Nad ) buka google lalu kilk namanya sendiri. Nah, dari situlah tampak beberapa surat kabar local yang ada di Indonesia sudah mempubikasikan bahwa ada 16 buku terbit berupa: kumce, kum opini, dan kumcer beberapa pemenang lomba cipta karya BI (Berita Indonesia)

Kebetulan saat itu, aku bawa laptop. Sampai di markas flp, aku langsung buka computer lalu mengikuti cara temanku ( Nad ) tapi dengan memasukan namaku sendiri. Dekk..! ternyata benar kata temanku tadi. Bahkan siang itu sudah lebih dari tiga Koran lokal yang posting hamper sama mempublikasikan tentang terbitnya buku buruh migrant di Hong Kong.

Sungguh, aku bahagia saat itu. Sebab, aku tidak percaya kalau kumcerku bisa lulus sensor. Karena aku membuatnya serba dadakan hanya satu bulan setengah mati-matian dapat nulis 12 cerpen. Apalagi saat itu, bulan puasa. Dimana seharian penuh kerja, kemudian malam harus kejar membuat cerpen. Sedangkan pukul empat harus saur. Nah… bayangkan berapa jam aku harus tidur tiap malamnya. Ini semua demi menggali rasa DP ku untuk menerbitkan buku sendiri.

Tapi setelah menang lomba cipta nulis cerpen di BI dan terbitnya buku ini, aku semakin giat mengasah belajar nulis. Ini semua aku anggap support yang sangat mahal harganya. Kenapa? Karena pada dasarnya aku bukanlah seoarang lulusan mahasiswa sastra dan tidak belajar nulis sejak kecil. Tapi aku belajar nulis pada tahun 2005 di Flphk, saat itu juga mut-mutan dalam menulisnya. Setelah menang lomba nulis kisah sejati pada tahun 2007 awal kemarin aku semakin semangat.

Semoga dengan gebrakan sastra buruh migrant melalui bukunya yang akan terbit ini, semakin terangkat derajat para BMI lainnya. Pada dasarnya, tidak semua buruh mingran itu bodoh. Tapi sangat berkwalitas potensi yang dimiliki, Cuma semua itu akan terbukti bila ada yang mau membimbingnya seperti sekarang ini. Dalam bimbingan Pak Bonari Nabonenar akhirnya dapat terwujudlah buku-buku karya BMI yang akan dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Bukti lainnya, yaitu terbitnya buku dari flphk peri Hong Kong, tarian naga kecil, perempuan di negri beton dan masih banyak lagi. Kuliah dunia nyata dengan jurusan pengalaman jawaban yang tepat bila ditanyain orang dimana aku kuliah. Karena aku belajar semua ilmu berharga tentang berbisnis maupun nulis dari mana saja. Setiap melangkahkan kaki pasti ada ilmu yang kita petik bila kita mau mencermati dengan jeli perubahan terjadi. Apakah yang aku katakan benar? Bisa di buktikan sendiri.
Ingin tahu isi cerita kumcernya? Tunggu kalau sudah terbit. Yang pasti menggambarkan situasi Hong Kong dan situasi di rumah majikan. Pastinya seru sekali, kalau isi kumcerku ada 6 cerita humor dan 6 lagi cerita kesedihan menjadi pembantu. Semoga terbitnya buku ini semakin semangat semua penulis buruh mingran. dengan

[Selengkapnya]

DINAMIKA HIDUP BURUH RANTAU


Hongkong dan TKI Kita. Itulah tajuk pameran foto yang diadakan di Galeri Surabaya hingga 11 September. Sesuai tajuk tersebut, 100 karya yang dipamerkan bercerita tentang dinamika buruh migran di Hongkong.

"Saya ingin menghapus stigma bahwa TKI identik dengan kebodohan," kata Bonari Nabonenar, seniman yang menggagas pameran foto tersebut.


Karena itu, berbagai aspek kehidupan yang sebelumnya tak terungkap juga ditampilkan. Misalnya, tentang Enny Kusuma, TKW yang menulis buku motivasi Anda Luar Biasa. Atau, Denok Rohmantika, TWI asal Malang yang menelurkan kumpulan cerpen Majikanku Empu Sendok.

Foto-foto itu pun terasa kuat dan intim. Sebab, yang menjepret adalah para TKI yang sehari-hari bekerja di sektor domestik. Momen yang diabadikan pun cukup beragam. Misalnya, cara para TKI berunjuk rasa, menjadi petugas pengibar bendera, hingga momen-momen santai.

Pameran tersebut baru kali pertama diadakan. Rencananya, pameran itu dikemas secara road show di kantong-kantong TKI di seluruh Jatim. Misalnya, Trenggalek, Tulungagung, dan Ponorogo.

Mei tahun depan, Bonari berancang-ancang mengadakan kembali pameran foto itu bersamaan dengan festival budaya buruh. Pada 11 September, pameran berakhir. Sebagai puncak acara, diadakan talk show dengan narasumber seorang TKI. (nar/ign)

sumber: Jawa Pos Jumat, 07 Sept 2007,
[Selengkapnya]

PAMERAN FOTO BMI

oSurabaya - Mungkin kita tak pernah tahu bagaimana kondisi para TKI di Hongkong Namun, kini aktivitas sehari-hari para TKI ini dipamerkan.

Tentunya, dipamerkan dalam bentuk pameran foto. Pameran foto ini memotret bagaimana kehidupan para TKI kita sebenarnya yang berada di Hong Kong.

Pameran yang bertajuk "Pameran Foto Para TKI Hong Kong dan TKI Kita" merupakan karya para TKI yang bekerja di Hong Kong. Acara ini digelar di Galeri Surabaya, Kompleks Balai Pemuda.

"Kita ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya. 100 Persen foto-foto yang ditampilkan adalah karya para tenaga kerja sendiri," ujar penggagas sekaligus panitia pameran, Bonari Nabnenar.

Banyak dari foto yang dipamerkan merupakan aktivitas mereka ketika sedang bersantai. Bahkan ada juga foto yang memperlihatkan mereka sedang berlatih pemandu sorak, juga sedang menarikan tarian Ngremo khas Jawa Timur.

Juga terekam dalam foto, kondisi yang membuat miris hati kita. Salah satunya adalah foto tentang tewasnya seorang PRT yang terjun bebas dari gedung yang menjulang tinggi. Foto-foto yang dipamerkan tersebut, selain dikirim langsung dari Hong Kong, juga merupakan sumbangan dari para TKI yang sudah malang melintang di luar negeri. n


Posted by : Redaksi - Fani 07 September 2007, 10:44 WIB

http://www.teenage-online.com [Selengkapnya]

GEBRAKAN BMI MENUNGGU CINTA NEGARA


Negara Hongkong adalah sasaran kaum hawa untuk mengkais rejeki. Selain gajinya besar juga Negara yang sangat disiplin dalam pemerinyahannya, terutama tentang hukum sangat ketat dan adil tanpa membeda-bedakan. Sehingga kaum BMI merasa dilindungi bila ada kejadian yang merugikannya.
Maka tidak heran bila banyak kaum hawa lebih betah tinggal di Hongkong. Selain itu pemerintah Hongkong juga memberi kebebasan kalangan BMI dari beberapa Negara untuk mengisi liburan dengan mengadakan organisasi yang positif. Maka, jangan heran kalau banyak BMI yang pulang tidak semakin bodoh tapi semakin pintar melebihi kepintaran yang mempunyai gelar sarjana.


Selain adanya organisasi, tempat-tempat kursus, kini ada gebrakan baru lagi yang telah diadakan oleh gabungan beberapa organisasi untuk memikirkan nasib BMI yang mempunyai sakit rohani karena terbawa arus kehidupan Hongkong yang serba bebas. Sebab, walaupun bagaimana mereka yang sangat butuh perhatian khusus untuk dibawa kembali kejalan yang benar.
Selain itu, sudah saatnya kalangan BMI untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia yang memandang sebelah mata tentang BMI yang dilihat sisi kerjaanya yang rendah. So.. gebrakan-gebrakan ini lah sebagai bukti bahwa para BMI lah yang telah mempunya jasa besar pada negaranya. Sebab, selain bekerja untuk keluarga secara tidak langsung juga bekerja untuk pemerintah juga dengan adanya devisa.
Tapi, sangat disayangkan sekali dengan keputusan Negara yang kurang bijak terhadap BMI yang sedang pulang ke tanah air sering terjadi pemerasana yang dilakukan oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab, disaat tiba di terminal 3 bandara Jakarta. Apa sebenarnya maksudnya, apakah BMI itu hanya akan dijadikan sapi perahan saja? Oh..!!! jangan lakukan itu, seharusnya justru diberi pelayanan serba nyaman dan aman.
Maka, walaupun dengan embel-embel pendidikan yang berbeda-beda tetapi hanya dengan modal nekat akhirnya terwujudnya manusia-manusia kreatif seperti contohnya: Organisasi PDV yang sudah dapat mendirikan pondok pesantren dijateng, meluncurnya buku-buku karya BMI yang dapat menggelitik para sastrawan, dan adanya dakwah-dakwah lainnya yang patut diacungi jempol.
Ini sebagai bukti walaupun hanya sebagai pembantu rumah tangga tapi dapat mengangkat derajat kaum hawa walaupun tidak harus mempunyai embel-embel gelar dibelakang namanya. Kalau menanyakan, kebenarannya bisa dibuktikan melalui surat kabar, internet, atau kasak-kusuk para Ustad yang sudah pernah datang ke Hongkong. Pasti merasa berdecak kagum akan semangat BMI yang berada di Hongkong dalam berjuangannya mengkais rejeki dan dalam perjuangan dakwah.
Kalau dilihat dengan logika memang tidak masuk akal, tapi berkat niat, semangat dan dukungan Pemerintah Hongkong akhirnya bisa terwujud walaupun harus dengan perjuangan yang sangat besar. Ini semua demi harga diri yang selama ini sering jadi fitnahan masyarakat Indonesia sendiri yang masih banyak memendang bahwa BMI itu adalah rendah.
Semoga perjuangan ini tidak akan sia-sia untuk membangun Negara yang sedang sakit jiwa dan rohaninya. Negara tidak akan sakit kalau tidak ada virusnya, maka mari bersatu membasmi virus-virus yang menyakiti Negara. Dengan senyum getir semua BMI menanti belaian kasih dari pemerintah Negara Indonesia untuk member kebijaksanaan dalam melayani BMI. SELALU MENUNGGU KASIHMU NEGARA INDONESIA
[Selengkapnya]

Tentang Saya

Saya Ilma Agustin. Ayah dan sekaligus ibu dari Putri, buah hati yang selalu menjadi spiritku.

Hadist

'Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan,' sabda Rasulullah SAW, 'adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi (hadits)